bacakoran.co

Warga Rusak Bangunan Dapur MBG di Paok Lombok, Diduga Gegara Berdiri di Tanah Wakaf

Warga Paok Lombok merusak dapur MBG karena polemik tanah wakaf. Ketegangan memuncak, aparat turun tangan jaga situasi tetap kondusif./Kolase Bacakoran.co--Instagram @medsoszone

Warga Rusak Bangunan Dapur MBG di Paok Lombok, Diduga Gegara Berdiri di Tanah Wakaf

Rida Satriani

Rida Satriani


lombok, bacakoran.co – ketegangan warga desa paok lombok, kecamatan suralaga, kabupaten timur, berujung pada aksi perusakan bangunan dapur program makan bergizi gratis (). 

insiden ini terjadi pada selasa (17/2/2026) dan menyorot polemik status lahan yang disebut sebagai tanah wakaf.

kronologi peristiwa

puluhan warga dilaporkan mendatangi lokasi dapur mbg sekitar pukul 10.40 wita. 

mereka merusak sejumlah bagian bangunan, termasuk gerbang dan kanopi. 

rekaman video yang beredar memperlihatkan kondisi fasilitas yang rusak, sementara sehari setelah kejadian, area dapur tampak sepi dan telah dipasangi garis polisi. 

sisa material bangunan terlihat menumpuk di sekitar pintu masuk.

kepala desa paok lombok, h. abdurrasyid, membenarkan adanya insiden tersebut. 

ia menegaskan bahwa pemerintah desa tengah berupaya meredam situasi agar tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan. 

“persoalan ini masih dalam proses mediasi bersama tokoh masyarakat,” ujarnya.

polemik tanah wakaf

polemik bermula dari keberatan sejumlah warga terhadap lokasi pembangunan dapur mbg yang disebut berdiri di atas tanah wakaf. 

kepala desa paok lombok lainnya, rasidi, mengungkapkan bahwa ketegangan sudah muncul sejak beberapa waktu lalu. 

“sebelumnya sempat ada aksi penyampaian aspirasi. warga meminta agar lokasi dapur dipindahkan,” jelasnya.

menurut rasidi, pemerintah desa telah memfasilitasi musyawarah antara masyarakat dan pengurus yayasan pondok pesantren. 

dalam rapat koordinasi yang digelar minggu sebelumnya, disepakati pembangunan tetap berjalan. 

yayasan juga menyampaikan bahwa dapur mbg diharapkan dapat membantu pendapatan pondok pesantren sekaligus mendukung program gizi masyarakat.

upaya penyelesaian

meski telah ada kesepakatan, perbedaan pandangan di masyarakat masih berlanjut hingga berujung pada perusakan. 

rasidi berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. 

“kalau ada keberatan, mari duduk bersama untuk mencari solusi,” tegasnya.

aparat keamanan kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi dan penyebab insiden. 

polsek suralaga juga menjaga situasi agar tetap kondusif, mengingat potensi konflik sosial yang bisa meluas jika tidak segera ditangani.

dampak sosial dan harapan

program mbg sejatinya dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak sekolah dan santri di lingkungan pondok pesantren. 

namun, polemik lahan wakaf membuat tujuan mulia tersebut terhambat. 

warga berharap pemerintah dan yayasan dapat menemukan jalan tengah agar pembangunan dapur tidak menimbulkan perpecahan.

Tag
Share