bacakoran.co - kasus perampasan mobil daihatsu ayla milik febri, seorang sopir taksi online, akhirnya terungkap setelah sempat membuat geger publik.
peristiwa ini terjadi pada senin, 16 februari 2026, di tol jakarta–tangerang km 9.800 a arah karang tengah, kota tangerang.
febri ditemukan dalam kondisi mengenaskan, berlumuran darah di pinggir jalan tol, sehingga langsung memicu perhatian masyarakat dan menjadi viral di media sosial.
banyak pengendara yang merekam momen ketika korban meminta pertolongan, dan video tersebut dengan cepat menyebar luas, menimbulkan rasa ngeri sekaligus simpati.
kapolsek ciledug, kompol ra dalby, menjelaskan bahwa kasus ini bermula ketika febri mengisi bahan bakar di sebuah spbu wilayah cengkareng, jakarta barat.
saat itu, ia dihampiri oleh seorang wanita berinisial as, yang ternyata merupakan teman lamanya.
merasa tidak curiga, febri meminggirkan mobil toyota ayla berpelat nomor b 1803 hkr untuk berbincang dengan wanita tersebut.
percakapan berlangsung sekitar 15 menit di dalam mobil, hingga kemudian datang seorang pria berinisial d yang mengaku sebagai suami as. kehadiran pria ini menjadi titik awal tragedi.
pria tersebut meminta febri bergeser ke kursi depan sebelah kiri, sementara as duduk di bangku belakang.
mobil kemudian dikemudikan oleh d. dalam perjalanan, terjadi cekcok antara febri dan d. ketegangan semakin memuncak ketika mobil memasuki tol.
di km 9.800 a, as yang duduk di belakang tiba-tiba menyerang leher febri dengan tali rafiah.
tidak berhenti di situ, d yang mengemudi juga berusaha menusuk leher korban dengan pisau.
serangan brutal ini membuat febri berusaha keras melawan demi menyelamatkan diri.
dalam kondisi panik dan terluka, febri akhirnya berhasil keluar dari mobil. ia kabur dengan tangan serta leher berlumuran darah, hingga menarik perhatian pengendara lain yang melintas.
salah seorang pengguna jalan segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut.
polisi yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi, membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
tak butuh waktu lama, aparat berhasil menangkap kedua pelaku yang ternyata pasangan suami istri.
mobil milik korban yang sempat dibawa kabur juga berhasil diamankan.
“kedua pelaku sudah ditangkap dan masih dalam pemeriksaan,” ujar kompol dalby.
meski demikian, pihak kepolisian belum membeberkan identitas lengkap kedua pelaku maupun detail kronologi penangkapan mereka.
kasus ini menimbulkan kehebohan besar karena memperlihatkan bagaimana aksi kejahatan bisa terjadi secara tiba-tiba, bahkan melibatkan orang yang dikenal korban.
publik menyoroti keberanian febri yang berhasil melawan meski dalam kondisi kritis, serta respons cepat aparat kepolisian yang segera mengamankan pelaku.
peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa kewaspadaan harus selalu dijaga, bahkan terhadap orang yang tampak akrab sekalipun.