bacakoran.co

Persebaya Bersiap Lampiaskan Kecewa di Bumi Kartini, Persijap Wajib Siaga!

Leo Lelis siap bangjkit di kandang Persijap -Persebaya-

BACAKORAN.CO - Pemain Persebaya Surabaya siap melampiaskan kekecewaannya usai kalah di kandang atas Bhayangkara FC 1-2 di laga pekan ke-21 pada 14 Februari lalu. Mereka siap meledak saat menantang tuan rumah Persijap Jepara di Stadion Bumi Kartini, Jepara, sabtu malam (21/2). 

Pemain Persebaya layak kecewa karena kekalahan atas Bhayangkara FC itu tidak hanya menunda perpendek jarak dengan tim atasnya. Lebih dari itu, rekor tak terkalahkan di 13 pertandingan juga rontok.

Ironisnya, rekor itu runtuh di hadapan pendukung setia mereka, Bonek dan Bonita. Ini karena laga itu berlangsung di Gelora Bung Tomo.

Leo Lelis, salah satu pemain Persebaya, bertekad bangkit. Melupakan momen pahit itu kemudian meresponsnya dengan penampilan lebih di baik di laga berikutnya, melawan Persijap. 

BACA JUGA:12 Laga Tak Terkalahkan, Persebaya Belum Puas, Kenapa?

"Kekalahan adalah hal yang tidak menyenangkan. Jadi kami menantikan pertandingan berikutnya agar kami dapat mengubah situasi dan meraih tiga poin untuk membawa suasana positif bagi tim secepat mungkin,” ucapnya.

Namun tekad untuk bangkit ini dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah. Persijap masih berjuang mengoleksi poin untuk menjauh dari zona degradasi. 

Karena itu, laga ini diprediksi berjalan ketat karena tuan rumah dikenal kuat saat bermain di hadapan suporternya. Sementara Persebaya datang dengan ambisi besar menebus kegagalan di pertandingan sebelumnya.

Leo menegaskan seluruh pemain sudah mengubah rasa kekecewaan menjadi bahan bakar motivasi. Intensitas latihan meningkat, komunikasi tim diperkuat, dan fokus diarahkan sepenuhnya pada pertandingan berikutnya.

“Kami bekerja sangat keras karena jawaban terbaik untuk kekalahan adalah dengan bekerja keras, dan terus bekerja dengan lebih keras. Jadi kami mempersiapkan diri dengan sangat serius dan sebaik mungkin untuk pertandingan berikutnya,” ucapnya.

Secara statistik, Persijap memang hanya meraih tiga kemenangan kandang dari total 21 pertandingan musim ini. Angka tersebut bisa saja dianggap sebagai celah. 


Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyadari bahwa laga ini tak akan berjalan mudah. Selain faktor tandang, kondisi kebugaran pemain juga menjadi perhatian khusus tim pelatih.-Persebaya-

Namun, pemain Pwersebaya lainnya, Francisco Rivera menolak menjadikannya tolok ukur kekuatan lawan.

BACA JUGA:Ngeri! Persebaya Bekali Bernardo Tavares untuk Belanja 3 Pemain Asing Brasil

Persebaya Bersiap Lampiaskan Kecewa di Bumi Kartini, Persijap Wajib Siaga!

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - pemain persebaya surabaya siap melampiaskan kekecewaannya usai kalah di kandang atas bhayangkara fc 1-2 di laga pekan ke-21 pada 14 februari lalu. mereka siap meledak saat menantang tuan rumah persijap jepara di stadion bumi kartini, jepara, sabtu malam (21/2). 

pemain persebaya layak kecewa karena kekalahan atas bhayangkara fc itu tidak hanya menunda perpendek jarak dengan tim atasnya. lebih dari itu, rekor tak terkalahkan di 13 pertandingan juga rontok.

ironisnya, rekor itu runtuh di hadapan pendukung setia mereka, bonek dan bonita. ini karena laga itu berlangsung di gelora bung tomo.

leo lelis, salah satu pemain persebaya, bertekad bangkit. melupakan momen pahit itu kemudian meresponsnya dengan penampilan lebih di baik di laga berikutnya, melawan persijap. 

"kekalahan adalah hal yang tidak menyenangkan. jadi kami menantikan pertandingan berikutnya agar kami dapat mengubah situasi dan meraih tiga poin untuk membawa suasana positif bagi tim secepat mungkin,” ucapnya.

namun tekad untuk bangkit ini dipastikan tidak akan berjalan dengan mudah. persijap masih berjuang mengoleksi poin untuk menjauh dari zona degradasi. 

karena itu, laga ini diprediksi berjalan ketat karena tuan rumah dikenal kuat saat bermain di hadapan suporternya. sementara persebaya datang dengan ambisi besar menebus kegagalan di pertandingan sebelumnya.

leo menegaskan seluruh pemain sudah mengubah rasa kekecewaan menjadi bahan bakar motivasi. intensitas latihan meningkat, komunikasi tim diperkuat, dan fokus diarahkan sepenuhnya pada pertandingan berikutnya.

“kami bekerja sangat keras karena jawaban terbaik untuk kekalahan adalah dengan bekerja keras, dan terus bekerja dengan lebih keras. jadi kami mempersiapkan diri dengan sangat serius dan sebaik mungkin untuk pertandingan berikutnya,” ucapnya.

secara statistik, persijap memang hanya meraih tiga kemenangan kandang dari total 21 pertandingan musim ini. angka tersebut bisa saja dianggap sebagai celah. 


pelatih persebaya bernardo tavares menyadari bahwa laga ini tak akan berjalan mudah. selain faktor tandang, kondisi kebugaran pemain juga menjadi perhatian khusus tim pelatih.-persebaya-

namun, pemain pwersebaya lainnya, francisco rivera menolak menjadikannya tolok ukur kekuatan lawan.

ia menilai catatan statistik tidak selalu mencerminkan karakter tim di lapangan. apalagi bermain di kandang sendiri sering menghadirkan energi berbeda bagi tuan rumah.

“persijap adalah tim yang sulit dikalahkan di kandang. kami tahu mereka ada di papan bawah. meski begitu, kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin,” ucapnya.

kepercayaan diri persebaya juga datang dari modal pertemuan pertama musim ini. saat duel sebelumnya di gelora bung tomo, bajol ijo tampil dominan dan menang telak 4-0 di kandang sendiri. rivera turut menyumbang gol dalam pertandingan tersebut, sebuah momen yang masih membekas dalam ingatannya.

meski punya kenangan manis, gelandang asal meksiko itu tetap menaruh respek pada calon lawan. ia menilai setiap pertandingan memiliki cerita berbeda, terlebih laga tandang selalu menghadirkan tekanan tersendiri.

“jadi, kami harus pergi ke sana dan meraih kemenangan. tapi kami menghormati setiap tim dan kami menginginkan tiga poin,” tandasnya dengan nada penuh keyakinan. 

sementara itu, pelatih persebaya bernardo tavares menyadari bahwa laga ini tak akan berjalan mudah. selain faktor tandang, kondisi kebugaran pemain juga menjadi perhatian khusus tim pelatih.

“sayangnya, minggu ini tidak mudah karena beberapa pemain cedera dan demam. saya harap para pemain bisa beristirahat cukup karena kami memulai perjalanan di malam hari. jadi, kita juga perlu memiliki sikap ekstra, fokus dan intensitas yang baik,” ujar coach tavares.

pelatih asal portugal itu menegaskan timnya tetap menjaga standar latihan meski sebagian pemain tengah menjalani ibadah puasa ramadan. menurutnya, adaptasi dilakukan tanpa mengurangi esensi persiapan tim.

“untuk saat ini tidak ada masalah, karena mereka sudah bisa makan dan minum. mereka sudah bisa melakukannya. namun di minggu awal tetap memperhatikan durasi sesi latihan menjadi sedikit lebih singkat,” jelasnya.

Tag
Share