bacakoran.co

Seorang Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak dengan Pertalite, Diduga Cekcok Gegara Korban Tolak Cari Rumput

Cekcok sepele di Sumbawa berujung tragedi. Seorang ibu diduga membakar anaknya dengan pertalite, korban kritis dirawat intensif./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo

Seorang Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak dengan Pertalite, Diduga Cekcok Gegara Korban Tolak Cari Rumput

Rida Satriani

Rida Satriani


palembang, bacakoran.co – peristiwa mengenaskan terjadi di kecamatan plampang, kabupaten sumbawa, minggu (22/2/2026) siang. 

seorang ibu berinisial sa (48) diduga anak kandungnya sendiri, mil, setelah soal permintaan mencari rumput untuk pakan sapi. 

kasus ini langsung menjadi perhatian aparat kepolisian dan masyarakat setempat.

kronologi kejadian

menurut keterangan kapolres sumbawa melalui kasi humas polres sumbawa, ipda mulyawansyah, insiden bermula saat korban sedang tertidur di belakang rumah. 

sang ibu membangunkan dan memintanya mencari rumput untuk pakan ternak. 

namun korban menolak, sehingga terjadi adu mulut.

diduga terbawa emosi, pelaku mengambil sebotol pertalite yang dijual di rumahnya lalu menyiramkan ke tubuh korban. 

saat korban berusaha membersihkan diri, pelaku melemparkan korek api hingga api menyambar tubuh korban. 

seketika korban berteriak meminta pertolongan kepada adiknya, iksan (23), yang kemudian berusaha memadamkan api dengan air.

kondisi korban dan pelaku

korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya. 

ia segera dievakuasi ke puskesmas plampang, lalu dirujuk ke rsma sumbawa untuk penanganan lebih lanjut. 

kondisinya disebut kritis dan membutuhkan perawatan intensif.

sementara itu, pelaku sa justru ikut histeris dan jatuh pingsan setelah melihat anaknya terbakar. 

hingga kini, ia masih dirawat di puskesmas plampang di bawah pengawasan petugas.

langkah kepolisian

kapolsek plampang, iptu joko wilopo, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah tkp dan berkoordinasi dengan unit pidana umum satreskrim polres sumbawa. 

polisi masih mendalami kasus ini dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti.

meski keluarga korban belum membuat laporan resmi, aparat tetap melanjutkan penyelidikan sesuai prosedur hukum. 

“kami tetap melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk memastikan kebenaran dan motif di balik peristiwa ini,” tegas mulyawansyah.

Tag
Share