bacakoran.co

Usai Uji Kompetensi, 98.036 Guru Tunggu Kepastian Tunjangan Profesi

Guru menajdi pilar bangsa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. 98.036 guru binaan Kemenag usai jalani uji kompetensi.-Kemenag-

BACAKORAN.CO - Sebanyak 98.036 guru binaan Kementrian Agama baik PNS maupun bukan PNS, kini sedang menunggu tunjangan profesi. Mereka kini dalam posisi harap-harap cemas usai jalani uji kompetensi akhir pekan lalu.

Para guru tersebut pekan lalu mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan Profesi Guru (PPG) angkatan 4. Ini merupakan tahapan akhir dari proses sertifikasi guru. 

Mereka berhak mendapatkan tunjangan profesi mulai tahun depan jika dinyatakan lulus ujian ini. Mereka juga berhak menyandang status sebagai guru professional.

“Sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif, tetapi bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme guru,” ungkap Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Menurut Menag Nasaruddin, pihaknya terus melakukan akselerasi PPG sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu dan profesionalisme pendidik serta peningkatan kesejahteraan mereka. 

BACA JUGA:Program PPG Kemenag 2026: Kunci Sertifikasi dan Peningkatan Kesejahteraan Guru

Menurutnya, program ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Bagi Menag, martabat profesi guru harus dijaga. Ini karena guru itu tugas mulia.

"Muru’ahnya harus kita jaga. Karena dari tangan guru lahir generasi masa depan bangsa. Kesadaran ini menjadi komitmen kami untuk mengakselerasi sertifikasi dan nantinya berdampak pada pengikatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Guru binaan Kementerian Agama ini terdiri atas 62.419 guru mata pelajaran agama pada madrasah, 18.737 guru mata pelajaran umum pada madrasah, 15.160 guru Pendidikan Agama Islam, 804 guru Pendidikan Agama Kaotlik, 899 guru Pendidikan Agama Kristen, dan 17 guru Pendidikan Agama Khonghucu. 


Menag Nasaruddin menyebut Kemenag melakukan akselerasi PPG sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu dan profesionalisme pendidik serta peningkatan kesejahteraan guru-Kemenag-

Uji Pengetahuan PPG ini dilaksanakan selama dua hari, 21-22 Februari 2026 pada 15 LPTK tempat uji pengetahuan (TUK). Sebanyak 2.454 pengawas dikerahkan untuk memastikan ujian berjalan sesuai aturan dan berkualitas.

BACA JUGA:Kemenag Umumkan Hasil Sidang Isbat: 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Uji Pengetahuan merupakan tahapan akhir dalam pelaksanaan PPG. Bersama dengan Uji Kinerja, hasilnya akan menentukan kelulusan peserta PPG dan menjadi dasar penerbitan sertifikat pendidik. 

Usai Uji Kompetensi, 98.036 Guru Tunggu Kepastian Tunjangan Profesi

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - sebanyak 98.036 guru binaan kementrian agama baik pns maupun bukan pns, kini sedang menunggu tunjangan profesi. mereka kini dalam posisi harap-harap cemas usai jalani uji kompetensi akhir pekan lalu.

para guru tersebut pekan lalu mengikuti uji pengetahuan (up) pendidikan profesi guru (ppg) angkatan 4. ini merupakan tahapan akhir dari proses sertifikasi guru. 

mereka berhak mendapatkan tunjangan profesi mulai tahun depan jika dinyatakan lulus ujian ini. mereka juga berhak menyandang status sebagai guru professional.

“sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif, tetapi bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme guru,” ungkap menteri agama nasaruddin umar.

menurut menag nasaruddin, pihaknya terus melakukan akselerasi ppg sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu dan profesionalisme pendidik serta peningkatan kesejahteraan mereka. 

menurutnya, program ini sejalan dengan asta cita presiden prabowo subianto yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

bagi menag, martabat profesi guru harus dijaga. ini karena guru itu tugas mulia.

"muru’ahnya harus kita jaga. karena dari tangan guru lahir generasi masa depan bangsa. kesadaran ini menjadi komitmen kami untuk mengakselerasi sertifikasi dan nantinya berdampak pada pengikatan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

guru binaan kementerian agama ini terdiri atas 62.419 guru mata pelajaran agama pada madrasah, 18.737 guru mata pelajaran umum pada madrasah, 15.160 guru pendidikan agama islam, 804 guru pendidikan agama kaotlik, 899 guru pendidikan agama kristen, dan 17 guru pendidikan agama khonghucu. 


menag nasaruddin menyebut kemenag melakukan akselerasi ppg sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu dan profesionalisme pendidik serta peningkatan kesejahteraan guru-kemenag-

uji pengetahuan ppg ini dilaksanakan selama dua hari, 21-22 februari 2026 pada 15 lptk tempat uji pengetahuan (tuk). sebanyak 2.454 pengawas dikerahkan untuk memastikan ujian berjalan sesuai aturan dan berkualitas.

uji pengetahuan merupakan tahapan akhir dalam pelaksanaan ppg. bersama dengan uji kinerja, hasilnya akan menentukan kelulusan peserta ppg dan menjadi dasar penerbitan sertifikat pendidik. 

melalui mekanisme ini, kemenag memastikan bahwa guru yang dinyatakan lulus benar-benar memenuhi standar kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian.

saat ini tengah dilakukan proses penilaian. jika 98.036 guru peserta ppg angkatan 4 ini lulus semua, maka total guru binaan kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 guru. 

capaian tersebut menunjukkan percepatan signifikan dalam proses sertifikasi guru di lingkungan kementerian agama.

direktur jenderal pendidikan islam, amien suyitno, menyampaikan bahwa pelaksanaan uji pengetahuan dan uji kinerja dilakukan secara objektif dan akuntabel.  

“kami ingin memastikan setiap guru yang lulus benar-benar kompeten dan siap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” jelasnya.

ppg menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas guru kemenag di seluruh indonesia. 

“saya berharap para peserta terus meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan pendidikan agama di semua satuan pendidikan,” tutup suyitno.

setelah lulus ppg dan memperoleh sertifikat pendidik, peserta akan menerima tunjangan profesi guru (tpg). bagi guru asn, tunjangan diberikan sebesar satu kali gaji pokok, sedangkan bagi guru bukan asn sebesar rp2.000.000 per bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

langkah ini menjadi bukti nyata komitmen kementerian agama untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memastikan kesejahteraan guru terjamin. dengan guru yang profesional dan sejahtera, kualitas pendidikan diharapkan semakin meningkat dan mampu mencetak generasi bangsa yang unggul dan berakhlak mulia.

 

Tag
Share