bacakoran.co

Kronologi Lengkap Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau di Kampus Pekanbaru, Diduga Ditolak Cinta!

Kronologi Lengkap Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau di Kampus Pekanbaru--Riau Pos

Tanpa banyak basa-basi, pelaku sempat mengungkapkan perasaan sakit hatinya kepada korban, lalu secara tiba-tiba menyerang dengan kampak.

Korban mengalami luka serius di tangan kiri dan kepala akibat bacokan tersebut. Dalam kondisi bersimbah darah, Farradhila berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar ruangan.

BACA JUGA:Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal, Nirmala: Pelopor Berobat dan Sekolah Gratis

BACA JUGA:Api Mengamuk di Asrama Polisi Pekanbaru, Dua Rumah Dinas Ludes!

Namun, pelaku terus mengejarnya hingga akhirnya berhenti setelah banyak mahasiswa lain berteriak meminta pelaku menghentikan aksinya.

Situasi di kampus seketika menjadi panik. Mahasiswa yang menyaksikan kejadian berusaha menolong korban, sementara petugas keamanan kampus segera bertindak.

Farradhila kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi korban dengan luka di bagian kepala, menambah kepanikan sekaligus simpati publik terhadap tragedi ini.

BACA JUGA:Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Alex Noerdin Meninggal Dunia di RS Siloam Jakarta

BACA JUGA:Viral Aksi Mobil Lawan Arah dan Tabrak Sejumlah Kendaraan di Gunung Sahari Jakpus, Berakhir Dikepung Massa

Sementara itu, pelaku berhasil diamankan oleh petugas keamanan kampus sebelum diserahkan ke Polsek Bina Widya.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah kampak dan satu bilah parang yang digunakan dalam aksi tersebut.

Saat ini, pelaku telah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kompol Nusirwan menegaskan bahwa kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku, mengingat tindakan pelaku sudah masuk kategori percobaan pembunuhan.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa persoalan pribadi, terutama yang berkaitan dengan hubungan asmara, tidak seharusnya diselesaikan dengan kekerasan.

BACA JUGA:Viral Rekaman CCTV Pria Tendang Pacar di Bandung, Kabur Usai Minta Maaf dan Masih Punya Utang

Kronologi Lengkap Pembacokan Mahasiswi UIN Suska Riau di Kampus Pekanbaru, Diduga Ditolak Cinta!

Ayu

Ayu


bacakoran.co - peristiwa tragis terjadi di lingkungan universitas islam negeri (uin) sultan syarif kasim (suska) riau, kota pekanbaru, pada kamis pagi, 26 februari 2026.

seorang mahasiswi bernama farradhila ayu pramesti (23), asal kecamatan bintan timur, kepulauan riau, menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh sesama mahasiswa di kampus tersebut.

insiden ini sontak menggemparkan civitas akademika dan masyarakat luas, karena berlangsung di ruang ujian akhir, tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa.

kapolsek bina widya, kompol nusirwan, menjelaskan bahwa pelaku bernama rehan mujafar (21), mahasiswa semester viii jurusan ilmu hukum fakultas syariah dan hukum.

rehan diketahui berangkat dari bangkinang, kabupaten kampar, dengan membawa parang dan kampak.

menurut dugaan polisi, motif utama pembacokan ini berkaitan dengan persoalan asmara.

pelaku merasa sakit hati karena korban berencana mengakhiri hubungan mereka, lantaran korban sudah memiliki kekasih baru.

rasa cemburu dan dendam diduga mendorong pelaku untuk melakukan aksi nekat tersebut.

kronologi kejadian bermula ketika pelaku tiba di kampus sekitar pukul 07.30 wib.

ia langsung menuju lantai dua gedung fakultas syariah dan hukum, tempat korban sedang duduk sendirian di ruang ujian akhir.

tanpa banyak basa-basi, pelaku sempat mengungkapkan perasaan sakit hatinya kepada korban, lalu secara tiba-tiba menyerang dengan kampak.

korban mengalami luka serius di tangan kiri dan kepala akibat bacokan tersebut. dalam kondisi bersimbah darah, farradhila berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar ruangan.

namun, pelaku terus mengejarnya hingga akhirnya berhenti setelah banyak mahasiswa lain berteriak meminta pelaku menghentikan aksinya.

situasi di kampus seketika menjadi panik. mahasiswa yang menyaksikan kejadian berusaha menolong korban, sementara petugas keamanan kampus segera bertindak.

farradhila kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi korban dengan luka di bagian kepala, menambah kepanikan sekaligus simpati publik terhadap tragedi ini.

sementara itu, pelaku berhasil diamankan oleh petugas keamanan kampus sebelum diserahkan ke polsek bina widya.

polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah kampak dan satu bilah parang yang digunakan dalam aksi tersebut.

saat ini, pelaku telah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. kompol nusirwan menegaskan bahwa kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku, mengingat tindakan pelaku sudah masuk kategori percobaan pembunuhan.

peristiwa ini menjadi pengingat keras bahwa persoalan pribadi, terutama yang berkaitan dengan hubungan asmara, tidak seharusnya diselesaikan dengan kekerasan.

kampus sebagai ruang pendidikan seharusnya menjadi tempat yang aman, bukan arena pertumpahan darah.

Tag
Share