bacakoran.co

Tragis! Masinis di Kroya Tewas Diserang Tawon Vespa Saat Bersihkan Toren

Masinis asal Cilacap tewas diserang tawon vespa saat bersihkan tandon air di atap rumah. Warga geger, korban sempat dirujuk ke RS tapi nyawa tak tertolong./Kolase Bacakoran.co--Instagram @medsoszone

PALEMBANG, BACAKORAN.CO – Peristiwa tragis menimpa seorang warga Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap. 

Slamet Arifianto (53), yang berprofesi sebagai masinis, meninggal dunia setelah diserang kawanan tawon vespa saat membersihkan tandon atau toren air di atas rumahnya.

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi pada Kamis (26/2) sekitar pukul 10.30 WIB.

Slamet naik ke atap rumah untuk memperbaiki sekaligus membersihkan tandon air. 

BACA JUGA:Terkuak Profesi Ibu Tiri Aniaya Anak di Sukabumi Hingga Tewas, Ternyata P3K Kemenag

BACA JUGA:Meksiko Memanas, Gembong Narkoba El-Mencho Tewas Ditangan Militer, Kartel Ngamuk Bakar Kota Suasana Bak Neraka

Tanpa disadari, di sekitar tandon terdapat sarang tawon vespa.

Kepala Desa Mujur Lor, Sadimun, menjelaskan bahwa Slamet langsung diserang kawanan tawon begitu mendekat.

“Korban mau betulin isi air, toren di atas rumah. Ternyata di situ ada sarang tawon vespa yang tidak diketahui. Tahu-tahu langsung digerumut,” kata Sadimun.

Serangan berlangsung cukup lama. Slamet terlihat mengerang kesakitan sambil berusaha melindungi diri dengan pakaian yang dikenakannya. 

Meski sempat turun dari atap, kondisinya semakin melemah hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Evakuasi dan Penanganan Medis

Warga yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan. 

Lutfi Latifudin dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kroya ikut mengevakuasi Slamet ke PKU Muhammadiyah Kroya sekitar pukul 11.15 WIB. 

Dokter kemudian menyarankan agar korban dirujuk ke RSUD Banyumas untuk penanganan lanjutan.

Tragis! Masinis di Kroya Tewas Diserang Tawon Vespa Saat Bersihkan Toren

Rida Satriani

Rida Satriani


palembang, bacakoran.co – peristiwa tragis menimpa seorang warga desa mujur lor, kecamatan kroya, kabupaten cilacap. 

slamet arifianto (53), yang berprofesi sebagai masinis, meninggal dunia setelah diserang kawanan vespa saat membersihkan tandon atau toren air di atas rumahnya.

kronologi kejadian

terjadi pada kamis (26/2) sekitar pukul 10.30 wib.

slamet naik ke atap rumah untuk memperbaiki sekaligus membersihkan tandon air. 

tanpa disadari, di sekitar tandon terdapat sarang tawon vespa.

kepala desa mujur lor, sadimun, menjelaskan bahwa slamet langsung diserang kawanan tawon begitu mendekat.

“korban mau betulin isi air, toren di atas rumah. ternyata di situ ada sarang tawon vespa yang tidak diketahui. tahu-tahu langsung digerumut,” kata sadimun.

serangan berlangsung cukup lama. slamet terlihat mengerang kesakitan sambil berusaha melindungi diri dengan pakaian yang dikenakannya. 

meski sempat turun dari atap, kondisinya semakin melemah hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

evakuasi dan penanganan medis

warga yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan. 

lutfi latifudin dari muhammadiyah disaster management center (mdmc) kroya ikut mengevakuasi slamet ke pku muhammadiyah kroya sekitar pukul 11.15 wib. 

dokter kemudian menyarankan agar korban dirujuk ke rsud banyumas untuk penanganan lanjutan.

namun, meski sudah mendapat perawatan, sekitar pukul 16.00 wib slamet dinyatakan meninggal dunia. 

jenazahnya kemudian dimakamkan pada pagi hari berikutnya.

sosok slamet arifianto

slamet dikenal sebagai masinis aktif di wilayah kroya. 

kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan rekan kerja. 

warga setempat pun merasa kehilangan sosok yang dikenal ramah dan pekerja keras.

pelajaran dari insiden tawon vespa

kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap keberadaan sarang tawon, terutama jenis vespa yang dikenal agresif dan berbahaya. 

sengatan berulang dalam jumlah banyak bisa berakibat fatal, seperti yang dialami slamet.

pihak desa mengimbau warga agar segera melaporkan jika menemukan sarang tawon di sekitar pemukiman, sehingga dapat ditangani dengan aman oleh petugas. 

kesadaran bersama menjadi kunci agar kejadian serupa tidak terulang.

Tag
Share