Ibu Kandung Nizam Korban Aniaya Ibu Tiri Duga Sang Ayah Ikut Terlibat: Dulu Saya Hamil Sering di-KDRT-in
Jenazah Nizam Safei penuh luka lebam dan bakar. Ibu kandung Lisnawati gugat keadilan, dugaan penganiayaan ibu tiri jadi sorotan publik.--Instagram @folkkonoha
PALEMBANG, BACAKORAN.CO – Kasus kematian tragis Nizam Safei (12) di Sukabumi kini tengah diperjuangkan sang ibu kandung, Lisnawati.
Ia menilai kepergian putranya penuh kejanggalan karena ditemukan luka lebam, luka bakar, hingga tanda pendarahan di tubuh almarhum.
Ibu Kandung Gugat Keadilan
Lisnawati menggandeng pengacara Mira Widyawati untuk mengawal kasus ini.
Mira menegaskan bahwa Lisnawati masih hidup, membantah kabar di media sosial yang menyebut sang ibu telah meninggal.
BACA JUGA:Ibu Kandung Bongkar Keinginan Terakhir Nizam Sebelum Tewas di Tangan Ibu Tiri
Sejak lahir hingga usia 7 tahun, Nizam tinggal bersama Lisnawati.
Namun, atas keputusan sang ayah, Anwar Satibi, ia kemudian dimasukkan ke pesantren di Pandeglang.
Hubungan Lisnawati dan Anwar disebut tidak harmonis, bahkan diwarnai dugaan KDRT sejak masa kehamilan.
Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri
Nizam diketahui tinggal bersama ayah dan ibu tirinya, TR (47).
Dugaan penganiayaan mencuat setelah kondisi jenazah ditemukan penuh luka.
Bahkan, sebelum meninggal, Nizam sempat menunjuk ibu tirinya dan mengatakan dirinya dipukul serta dicekoki air panas.
Mira menilai pernyataan spontan anak dalam kondisi kritis sulit dianggap rekayasa.
Hal ini menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk mendalami dugaan tindak pidana.