bacakoran.co -- sepekan setelah diresmikan dan di buka wali kota prabumulih , yang digelar pemerintah kota prabumulih di kawasan prabumulih, sumatera selatan ditinggal pedagang.
pasar bedug itu diketahui diresmikan oleh h arlan pada rabu 25 februari 2026. acara pembukaan dihadiri sejumlah pejabat di kota prabumulih, termasuk ketua dprd prabumulih h deni victoria sh mh.
nah sepekan kemudian atau pada senin 2 februari 2026 sore, pasar bedug itu tampak lengang tak ada aktifitas pedagang kuliner maupun pembeli.
padahal sebelumnya wali kota prabumulih h arlan berharap agar pasar bedug itu menjadi pusat pergerakan ekonomi usaha mikro kecil menengan (umkm) khusunya selama ramadan.
wali kota prabumulih h arlan ketika itu juga menegaskan jika lokasi pasar bedug tersebut sangat strategis karena memiliki area parkir yang luas, aman, dan nyaman bagi pengunjung. namun ternyata kondisinya berbeda.
informasi yang dihimpun, sejak hari pertama pembukaan, sebenarnya kondisi pasar kuliner itu terlihat mnemang sepi pengunjung.
bahkan dihari-hari berikutnya hanya ada beberapa pedagang yang bertahan menggelar dagangan takjil untuk berbuka puasa di bawah tenda yang telah di siapkan.
hingga akhirnya pada senin sore 2 maret 2026 atau sepekan setelah pembukaan, tidak ada lagi pedagang yang berjualan di lokasi tersebut.

sejumlah pelaku umkm mengatakan, mereka memilih tidak lagi berdagang di pasar bedug yang disiapkan karena sepi pembeli. diduga pembeli enggan berbelanja di pasar bedug tersebut karena lokasinya kurang pas untuk warga yang hendak berbelanja takjil.
mereka mengatakan bahwa yang berbelanja takjil itukan bukan seperti orang mau berbelanja ke pasar yang biasanya dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga.
orang membeli takjil itu biasanya mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. belinya sore hari, sehingga mereka malas kalau harus sengaja ke pasar bedug di ptm.
belum lagi di kota prabumulih terbanyak banyak titik penjualan takjil yang sudah biasa di temukan warga, seperti di sekitar lapangan prabujaya, simpang nasional dan tempat lainnya yang pedagangnya lebih banyak sehingga banyak fariasi pilihan dan pembelinya juga ramai.
dikutip dari sejumlah media lokal, salah satu tokoh pemuda kota prabumulih, aden tamrin, menyayangkan sepinya pasar bedug yang disiapkan pemerintah kota prabumulih.
hal ini menurutnya akibat lokasi yang disiapkan kurang pas. menurutnya kawasan disekitar taman kota prabujaya lebih strategis jika dijadikan pasar bedug. “di taman kota prabujaya itu selama ini selalu ramai, banyak masyarakat yang menunggu waktu sore di sana. parkirnya luas, aktivitas warga sudah hidup,"katanya.
"kalau sejak awal pasar bedug ditempatkan di sana, tentu peluang umkm lebih besar untuk berkembang,” katanya.
meski demikian, aden juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan umkm lokal melalui program pasar beduk.
ia berharap ke depan pemerintah dapat melakukan evaluasi lokasi serta konsep pelaksanaan, agar pelaku usaha benar-benar mendapatkan manfaat maksimal.
“upaya pemerintah ini sudah baik untuk membangkitkan umkm lokal. tinggal bagaimana ke depan dikaji lagi konsepnya, termasuk penempatan lokasi yang benar-benar menjadi titik kumpul masyarakat,”tutupnya.
diketahui, ketika pembukaan pasar bedug di ptm i, pemerintah kota prabumulih menyiapkan 25 tenda untuk para pedagang.
wali kota prabumulih, h arlan, mengatakan bahwa pasar beduk kuliner merupakan pasar musiman yang hadir khusus selama bulan ramadan. kehadiran pasar ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan makanan untuk berbuka puasa maupun sahur.
"beragam jenis kuliner tradisional hingga modern tersedia, sehingga warga memiliki banyak pilihan menu dengan harga terjangkau,"kata arlan.
menurutnya, pemilihan lokasi di halaman ptm i prabumulih dinilai sangat strategis karena memiliki area parkir yang luas, aman, dan nyaman bagi pengunjung.
dengan fasilitas parkir yang besar, masyarakat tidak perlu khawatir kesulitan mencari tempat kendaraan saat berbelanja takjil dan kebutuhan berbuka puasa.
“pasar kuliner ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kota prabumulih kepada masyarakat. selain memudahkan warga mendapatkan makanan berbuka dan sahur, kegiatan ini juga menjadi peluang bagi para pedagang untuk meningkatkan pendapatan selama ramadan,” ujar h arlan, ketika meresmikan pasar bedug.