bacakoran.co - sepasang petani sawit asal kampung suka mulya, kecamatan dayun, kabupaten siak tengah dirundung kekecewaan mendalam pada instansi perbankan.
tabungan masa tua milik suhar dan marmi senilai lebih dari rp1,1 miliar ludes digasak habis oleh orang yang seharusnya melindungi uang mereka, yakni kepala unit bank rakyat indonesia (bri) kecamatan lubuk dalam berinisial r.
aksi jahat ini saat r memanfaatkan jabatannya untuk mendatangi kediaman korban dengan dalih memberikan layanan nasabah prioritas, kamis (5/6/2025) lalu.
membawa bingkisan nasi tumpeng serta cendera mata seperti tumbler, payung, dan dompet khusus kartu atm, pelaku merayu korban agar mau memindahkan kartu atm ke dalam dompet baru tersebut dengan alasan kerapian.
"tengok, pas kan buk, kalau di dompet ini jadi rapi, tidak tercecer," ujar kapolres siak, sepuh ade irsyam siregar menirukan taktik tipu muslihat pelaku, dilansir bacakoran.co dari , kamis (5/3/2026).
suhar dan marmi yang selama ini menyimpan rapat kartu atm di dalam lemari karena takut peretasan, tidak menaruh curiga sedikit pun.
tapi disadari korban, r secara diam-diam menyembunyikan satu dari empat kartu atm utama di balik telepon genggamnya sebelum dimasukkan ke saku celana.
kartu yang masih menggunakan pin standar bank itu pun berpindah tangan, disusul iming-iming palsu soal program undian berhadiah dari pelaku.
tapi rencana finansial ini baru terungkap ketika korban mendatangi kantor bri unit lubuk dalam untuk menyetorkan uang hasil panen sawit sebesar rp50 juta, rabu (30/7/2025).
mereka juga kaget bukan kepalang mendapati saldo yang semula berjumlah rp1,6 miliar menyusut drastis menjadi sekitar rp599 juta.
usut punya usut, r secara bertahap memanipulasi kelemahan sistem perbankan dengan menguras uang miliaran rupiah tersebut melalui berbagai agen brilink di wilayah pekanbaru.