bacakoran.co - komisi pemberantasan korupsi (kpk) membeberkan fakta baru dalam kasus korupsi yang menjerat bupati pekalongan fadia arafiq.
pt raja nusantara berjaya (rnb), diduga jadi media penampung uang hasil tindak pidana korupsi, ternyata dipimpin oleh asisten rumah tangga (art) fadia bernama rul bayatun (rul).
"info terakhir yang kami dapat itu, dia (rul bayatun) menyebutnya art. art-nya far," ungkap deputi penindakan dan eksekusi kpk asep guntur rahayu, dikutip dari bacakoran.co dari , minggu (8/3/2026).
fadia diduga sudah memanfaatkan perusahaan keluarganya, yaitu pt raja nusantara berjaya yang didirikan oleh anggota dpr ri mukhtaruddin ashraff abu, suaminya.
tak hanya itu anggota dprd pekalongan muhammad sabiq ashraff, anaknya, untuk melakukan monopoli proyek dalam lingkup pemerintah kabupaten pekalongan.
fadia diduga telah memanfaatkan rul bayatun untuk menarik dana saat diperlukan.
rul diungkapkan mengambil uang tunai dari rekening perusahaan dan memberikannya kepada fadia, baik secara langsung maupun melalui pihak ketiga seperti ajudan.
tak hanya kuasai proyek layanan outsourcing di area pemerintah kabupaten pekalongan, pt raja nusantara berjaya juga teridentifikasi sebagai penyedia bahan baku di tiga rumah sakit umum daerah (rsud) kabupaten pekalongan.
di kontrak yang cukup besar ini pt rnb menyediakan berbagai kebutuhan dasar untuk konsumsi pasien, seperti sayuran, buah-buahan, beras, dan bahan makanan lainnya.
sebelumnya komisi pemberantasan korupsi (kpk) menuturkan alasan bupati pekalongan fadia arafiq ditangkap di semarang, jawa tengah dalam operasi tangkap tangan atau ott, selasa (3/3/2026) dini hari.
menurut kpk, fadia kebetulan sedang berada di semarang saat terjaring ott.
budi belum menjelaskan secara detail posisi fadia arafiq saat terjaring ott, apakah berada di kediaman, kantor atau di hotel.
"nanti, detailnya nanti kita sampaikan," ungkapnya, dilansir bacakoran.co dari , selasa (3/3/2026).
pada saat ott digelar fadia arafiq ditangkap bersama orang kepercayaannya dan ajudan bupati.
pada saat itu juga ketiganya dibawa ke gedung merah putih kpk, kuningan, jakarta selatan dan tiba di kpk pada 10.22 wib.
disisi lain, wakil gubernur jateng taj yasin maimoen menyatakan pihaknya menghormati langkah ott yang dilakukan kpk terhadap bupati pekalongan.
"kami hormati ya, sampai saat ini kan belum ada tindak lanjutnya. kita tunggu saja hasilnya bagaimana, rilisnya dari kpk seperti apa, kasus-kasusnya bagaimana," kata gus yasin, sapaan akrabnya
untuk jalannya pemerintahan, ia memastikan bahwa pelayanan publik dan pemerintahan di kabupaten pekalongan tetap berjalan dengan baik, seperti terjadi sebelumnya ott di kabupaten pati.
"saya pastikan (pemerintahan, red.) berjalan untuk pemerintahan di kabupaten pekalongan. ya, kayak kemarin kita masih pantau, seperti yang di pati, kita pantau jalan," katanya.