bacakoran.co

Dewa United Yakin Bobol Gawang Manila Digger FC Leg 2 Perempat Final AFC Challenge League

Dewa United yakin bisa atasi Manila Digger FC kamis nanti-Dewa United-

BACAKORAN.CO - Dewa United percaya diri hadapi Manila Digger FC pada leg kedua perempat final AFC Challenge League 2026. Mereka meyakini bisa bobol gawang wakil Filipina tersebut.

Pada pertemuan pertama lalu, Dewa United tidak bisa mencetak gol. Berbagai peluang yang diciptakan tidak ada yang bisa dikonversi menjadi gol. 

Imbasnya, pada pertemuan pertama lalu di Manila, Dewa United harus pulang dengan kepala terntunduk usai kalah 0-1. 

Dengan kekalahan ini, Dewa United harus menang di leg kedua nanti. Untuk menang, harus cetak gol. 

BACA JUGA:AFC Challenge League: Dewa United Sesumbar Balas Kekalahan dari Wakil Filipina di Leg Kedua

Jika ingin lolos langsung ke babak selanjutnya, Dewa United harus menang dengan selisih dua gol. Jika menang dengan selisih satu gol, bisa bahaya.

Nanti akan berhitung terkait keunggulan gol away, namun peluang tipis jika Manila Digger FC juga bisa cetak gol tandang ke gawang Dewa United. 

Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink masih optimistis timnya bisa lolos ke babak semifinal meski kalah di leg pertama.


Dewa United melakukan persiapan matang jelang hadapi Manila Digger FC-Dewa United-

Jan Riekerink menegaskan bahwa situasi agregat saat ini tidak mengubah target utama timnya pada pertandingan berikutnya.

“Kami memang tertinggal 0-1, tetapi bahkan jika pertandingan pertama berakhir 0-0 pun kami tetap harus mencetak satu gol," terang Jan Riekerink.

BACA JUGA:Dewa United Hadapi Wakil Filipina di Perempat Final AFC Challenge League, Kambuaya: Siap Berikan Yang Terbaik!

"Jadi situasinya tidak banyak berubah. Tugas pertama kami tetap sama, yaitu mencetak gol,” ujarnya.

“Saya yakin kami akan memiliki kepercayaan diri penuh untuk menyelesaikan pekerjaan ini di Jakarta,” tambahnya.

Dewa United Yakin Bobol Gawang Manila Digger FC Leg 2 Perempat Final AFC Challenge League

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - percaya diri hadapi manila digger fc pada leg kedua perempat final afc challenge league 2026. mereka meyakini bisa bobol gawang wakil filipina tersebut.

pada pertemuan pertama lalu, dewa united tidak bisa mencetak gol. berbagai peluang yang diciptakan tidak ada yang bisa dikonversi menjadi gol. 

imbasnya, pada pertemuan pertama lalu di , dewa united harus pulang dengan kepala terntunduk usai kalah 0-1. 

dengan kekalahan ini, dewa united harus menang di leg kedua nanti. untuk menang, harus cetak gol. 

jika ingin lolos langsung ke babak selanjutnya, dewa united harus menang dengan selisih dua gol. jika menang dengan selisih satu gol, bisa bahaya.

nanti akan berhitung terkait keunggulan gol away, namun peluang tipis jika manila juga bisa cetak gol tandang ke gawang dewa united. 

pelatih dewa united jan olde riekerink masih optimistis timnya bisa lolos ke babak semifinal meski kalah di leg pertama.


dewa united melakukan persiapan matang jelang hadapi manila digger fc-dewa united-

jan riekerink menegaskan bahwa situasi agregat saat ini tidak mengubah target utama timnya pada pertandingan berikutnya.

“kami memang tertinggal 0-1, tetapi bahkan jika pertandingan pertama berakhir 0-0 pun kami tetap harus mencetak satu gol," terang jan riekerink.

"jadi situasinya tidak banyak berubah. tugas pertama kami tetap sama, yaitu mencetak gol,” ujarnya.

“saya yakin kami akan memiliki kepercayaan diri penuh untuk menyelesaikan pekerjaan ini di jakarta,” tambahnya.

jan riekerink menegaskan bahwa banyak hal positif yang bisa menjadi modal menghadapi leg kedua di kandang. duel leg ekdua nanti akan berlangsung di stadion indomilk arena, tangerang, kamis (12/3).

“saya rasa itu menjadi gambaran penting bagi kami. kami mampu mendominasi pertandingan dan jika sedikit lebih beruntung, kami sebenarnya bisa menciptakan beberapa peluang,” jelasnya.

lebih lanjut, pelatih bernama lengkap johannes hendrikus olde riekerink menjelaskan bahwa filosofi permainan dewa united bertumpu pada kolektivitas tim dan pergerakan tanpa bola.

“gaya bermain kami pada dasarnya menekankan pergerakan tanpa bola, penguasaan bola, kerja sama tim, serta sirkulasi permainan dari sisi kiri ke kanan untuk menempatkan pemain yang tepat di area dan ruang yang tepat,” terangnya.

 

Tag
Share