Heboh! Inti Bumi Disebut Mulai Berputar Terbalik, Benarkah Tanda Kiamat?
Inti Bumi telah dipastikan membalikkan arah putarannya tanah di bawah kakimu diam-diam berubah arah tanpa kamu sadari. --thecurioustales
BACA JUGA:Bikin Geger! Peramal Asal India Mengatakan Kiamat Akan Terjadi 29 Juni 2024 Nanti, Beneran Ga Nih?
BACA JUGA:Meski Besok Kiamat, Warung Madura Tetap Akan Buka, Tutup Jika Diminta Tuhan...
Namun, perlu ditegaskan bahwa perubahan arah putaran inti dalam tidak sama dengan perubahan arah rotasi planet Bumi secara keseluruhan.
Inti bagian dalam berputar karena adanya kopling elektromagnetik dengan lapisan sekitarnya, dan meskipun ada hubungan dengan sistem rotasi planet, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa hal ini akan mengubah arah putaran Bumi secara keseluruhan.
Perubahan besar seperti itu akan menyebabkan gangguan geologis yang sangat ekstrem dan jelas terasa di permukaan padahal saat ini, kita sama sekali tidak merasakan efek langsung dari perubahan putaran inti Bumi.
Tidak ada gempa bumi skala besar, tidak ada pergeseran daratan yang signifikan, dan semua berlangsung dalam keheningan geologis total sementara manusia sibuk dengan aktivitas sehari-hari.
Peran Inti Bumi bagi Kehidupan dan Ancaman yang Sebenarnya
Yang membuat fenomena ini menjadi perhatian adalah peran kunci rotasi inti dalam terhadap kehidupan di Bumi.
Gerakan inti menghasilkan dan membentuk medan magnet Bumi sebuah lapisan pelindung tak terlihat yang menjadi penghalang utama bagi pancaran radiasi berbahaya dari Matahari.
Tidak hanya itu, hewan-hewan menggunakan medan magnet untuk bernavigasi, satelit bergantung padanya untuk beroperasi dengan baik, dan bahkan DNA makhluk hidup telah berevolusi di bawah perlindungannya selama ratusan juta tahun.
BACA JUGA:Update Banjir Bandang dan Longsor Sukabumi Telan Korban Jiwa 1 Meninggal dan 7 Orang Hilang
Data menunjukkan bahwa periode perlambatan inti Bumi yang terakhir dikonfirmasi bertepatan dengan anomali yang terukur dalam kekuatan medan magnet permukaan selama dua dekade terakhir.
Kompas kini sedikit kurang akurat dibandingkan tahun 1900, dan kutub utara magnetik telah mempercepat pergerakannya hingga sistem navigasi perlu kalibrasi ulang darurat lebih awal dari jadwal.