bacakoran.co

Abdul Wahid Gubernur Riau Nonaktif Tiba di Pekanbaru untuk Sidang Tipikor, Ramai Simpatisan Teriak Begini

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid tiba di Pekanbaru di bawah pengawalan aparat KPK untuk menjalani proses persidangan di Pengadilan Tipikor. Simpatisan terdengar meneriakkan dukungan saat rombongan meninggalkan Bandara Sultan Syarif Kasim II.--Ist

“Pertama, kami dari keluarga dan kawan-kawan Abdul Wahid yang tergabung dalam Gerakan Keadilan Abdul Wahid mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari kawan-kawan semua,” kata Rinaldi.

BACA JUGA:22 WNI Berhasil Dipulangkan dari Iran, Menlu: Evakuasi Masih Berlangsung

Menurut Rinaldi, dukungan masyarakat terhadap Abdul Wahid Gubernur Riau nonaktif muncul secara spontan dan tidak diorganisir secara khusus.

“Solidaritas ini tidak terkoordinasi secara formal. Siapa saja yang ingin memberikan dukungan, menjemput, dan menyambut beliau dipersilakan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan pihaknya menerima sejumlah video yang memperlihatkan masyarakat menyambut kedatangan Abdul Wahid Gubernur Riau nonaktif di Rumah Tahanan Jalan Sialang Bungkuk Pekanbaru.

Tim Pengacara Siap Hadapi Sidang Tipikor

Rinaldi menjelaskan bahwa tim keluarga telah berkoordinasi dengan tim pengacara yang saat ini masih berada di Jakarta. Konsolidasi dilakukan untuk menghadapi persidangan yang akan segera berlangsung.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pengacara yang saat ini masih berada di Jakarta. Mereka sedang melakukan konsolidasi dan menyatakan sangat siap menghadapi sidang pokok materi,” ujarnya.

Menurutnya, pihak tim hukum juga mengklaim telah menemukan sejumlah fakta baru yang diyakini dapat menjadi bagian penting dalam proses persidangan mendatang.

BACA JUGA:Info Bansos Kemensos 2026: PKH BPNT Sudah Cair 90 Persen, Buruan Cek dengan 2 Data Ini!

“Insyaallah kami telah menemukan hal-hal baru yang nantinya dapat menjadi senjata dalam persidangan untuk membuktikan bahwa Abdul Wahid tidak bersalah,” katanya.

Rinaldi juga menyampaikan keyakinan dari orang-orang terdekat Abdul Wahid Gubernur Riau nonaktif bahwa yang bersangkutan tidak terlibat dalam perkara yang dituduhkan.

“Keyakinan itu juga datang dari orang-orang terdekat beliau, bahwa Abdul Wahid tidak melakukan dan tidak memiliki hubungan dengan perkara yang dituduhkan,” tuturnya.

Berkas Perkara Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru

Sementara itu, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya menyampaikan bahwa berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Abdul Wahid Gubernur Riau nonaktif telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

“Jika sudah dipindahkan kami akan update ya Pak,” kata Budi saat dikonfirmasi.

BACA JUGA:KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong Lewat OTT, Publik Tunggu Kejelasan Perkara!

Abdul Wahid Gubernur Riau Nonaktif Tiba di Pekanbaru untuk Sidang Tipikor, Ramai Simpatisan Teriak Begini

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co – kedatangan gubernur riau nonaktif di pekanbaru pada rabu pagi 11 maret 2026 menarik perhatian publik. 

abdul wahid gubernur riau nonaktif dibawa penyidik komisi pemberantasan menuju pekanbaru untuk menjalani proses hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi yang kini memasuki tahap persidangan.

momen kedatangan abdul wahid gubernur riau nonaktif di bandara sultan syarif kasim ii pekanbaru bahkan diwarnai dukungan dari sejumlah simpatisan yang hadir di lokasi. 

teriakan dukungan terdengar saat kendaraan tahanan yang membawa abdul wahid gubernur riau nonaktif bersiap meninggalkan area bandara menuju rumah tahanan kelas i pekanbaru.

abdul wahid dibawa kpk ke pekanbaru

abdul wahid gubernur riau nonaktif diterbangkan dari jakarta menuju pekanbaru menggunakan pesawat garuda indonesia dengan nomor penerbangan ga 172. 

pesawat tersebut berangkat dari bandara cengkareng dan mendarat di bandara sultan syarif kasim ii sekitar pukul 09.25 wib.

setibanya di pekanbaru, penyidik langsung membawa abdul wahid gubernur riau nonaktif menuju rumah tahanan kelas i pekanbaru untuk menjalani proses hukum lanjutan.

saat mobil tahanan akan meninggalkan area bandara, terdengar teriakan dukungan dari seorang simpatisan.

"pak gub (gubernur) benar, pak gub tak bersalah"

selain abdul wahid gubernur riau nonaktif, penyidik juga membawa dua tersangka lain dalam perkara yang sama.

mereka adalah muhammad arief setiawan yang menjabat kepala dinas pupr pkpp provinsi riau serta dani m. nursalam yang merupakan tenaga ahli gubernur.

dukungan relawan dan simpatisan terus mengalir

koordinator gerakan keadilan abdul wahid, rinaldi, menyampaikan apresiasi kepada relawan serta simpatisan yang terus memberikan dukungan terhadap abdul wahid gubernur riau nonaktif.

“pertama, kami dari keluarga dan kawan-kawan abdul wahid yang tergabung dalam gerakan keadilan abdul wahid mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari kawan-kawan semua,” kata rinaldi.

menurut rinaldi, dukungan masyarakat terhadap abdul wahid gubernur riau nonaktif muncul secara spontan dan tidak diorganisir secara khusus.

“solidaritas ini tidak terkoordinasi secara formal. siapa saja yang ingin memberikan dukungan, menjemput, dan menyambut beliau dipersilakan,” katanya.

ia juga mengungkapkan pihaknya menerima sejumlah video yang memperlihatkan masyarakat menyambut kedatangan abdul wahid gubernur riau nonaktif di rumah tahanan jalan sialang bungkuk pekanbaru.

tim pengacara siap hadapi sidang tipikor

rinaldi menjelaskan bahwa tim keluarga telah berkoordinasi dengan tim pengacara yang saat ini masih berada di jakarta. konsolidasi dilakukan untuk menghadapi persidangan yang akan segera berlangsung.

“kami sudah berkoordinasi dengan pengacara yang saat ini masih berada di jakarta. mereka sedang melakukan konsolidasi dan menyatakan sangat siap menghadapi sidang pokok materi,” ujarnya.

menurutnya, pihak tim hukum juga mengklaim telah menemukan sejumlah fakta baru yang diyakini dapat menjadi bagian penting dalam proses persidangan mendatang.

“insyaallah kami telah menemukan hal-hal baru yang nantinya dapat menjadi senjata dalam persidangan untuk membuktikan bahwa abdul wahid tidak bersalah,” katanya.

rinaldi juga menyampaikan keyakinan dari orang-orang terdekat abdul wahid gubernur riau nonaktif bahwa yang bersangkutan tidak terlibat dalam perkara yang dituduhkan.

“keyakinan itu juga datang dari orang-orang terdekat beliau, bahwa abdul wahid tidak melakukan dan tidak memiliki hubungan dengan perkara yang dituduhkan,” tuturnya.

berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan tipikor pekanbaru

sementara itu, juru bicara kpk budi prasetyo sebelumnya menyampaikan bahwa berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa abdul wahid gubernur riau nonaktif telah dilimpahkan ke pengadilan tipikor pada pengadilan negeri pekanbaru.

“jika sudah dipindahkan kami akan update ya pak,” kata budi saat dikonfirmasi.

selain abdul wahid gubernur riau nonaktif, dua pihak lain yang juga dilimpahkan perkaranya adalah muh. arif setiawan serta dani m. nur salam.

saat ini tim jaksa penuntut umum kpk masih menunggu penetapan majelis hakim serta jadwal sidang perdana dari pengadilan tipikor pekanbaru.

“kpk mengajak masyarakat untuk mengikuti perkembangan perkara ini dan mencermati fakta-fakta yang akan terungkap dalam proses persidangan nanti,” tutup budi.

Tag
Share