bacakoran.co

Leo/Bagas Tantang Wakil Prancis di Babak 16 Besar

Leo/Bagas amankan tiket 16 besar Orleans Masters badminton 2026, Prancis-PBSI-

BACAKORAN.CO - Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana tidak ada kendala di babak pertama Orleans Masters badminton 2026, Prancis. 

Pada turnamen yang perebutkan total hadiah USD 250.000 atau setara dengan Rp 4,2 miliar, mereka sukses kalahkan wakil Taiwan, Chen Cheng Kuan/Lin Bing-Wei dengan kedudukan 21-13, 21-15, selasa malam (17/3).

Di babak selanjutnya, Leo Carnando/Bagas Maulana akan hadapi wakil Prancis, Baptiste Labarthe/Quentin Ronget. 

Baptiste Labarthe/Quentin Ronget layak jadi lawan selanjutnya Le/Bagas usai memenangkan duel di babak 32 besar. Lawan yang dikalahkan adalah wakil Belgia, Iijo Van Delsen/Yaro Van Delsen dengan kedudukan 20-22, 21-19, 21-13.

BACA JUGA:Ganda Putra Sisakan Leo/Bagas di Swiss Open 2026

Meski akhirnya sukses melaju kebabak selanjutnya, Leo Rolly Carnando mengaku perjuangan ini tidak mudah. Bahkan mereka sempat tertinggal cukup jauh.

"Tadi di awal startnya ketinggalan cukup jauh, 9-3 atau 9-4. Setelah itu kami mencoba komunikasi harus bagaimana dan lebih perbaiki ke individunya dulu, jangan banyak mati sendiri dan harus jaga pikirannya," jelasnya. 

"Mulai enak, mulai lepas dari tekanan dan alhamdulillah bisa menang," lanjutnya.


Leo/Bagas solid saat tampil di babak 32 besar Orleans Masters badminton 2026, Prancis-PBSI-

Leo menegaskan bahwa penampilannya saat ini mulai ada perbaikan. Sejak dari All England, progres positif terus dirasakannya.

BACA JUGA:Belajar dari kesalahan, Leo/Bagas Melaju ke Babak 16 Besar

"Dari penampilan di All England yang di bawah standar lalu di Swiss Open kami merasa ada perbaikan dan kemajuan untuk kami sendiri karena kan main itu bukan hanya tentang menang kalah tapi bagaimana cara mengatasinya," terang Leo. 

"Di sini kami akan mencoba lebih baik lagi dan harus mencoba lebih tenang," tambahnya.

Bagas Maulana menambahkan bahwa kemenangan bisa dikoleksi usai mereka menerapkan strategi yang tepat. Bagas mewaspadai kecepatan lawan.

Leo/Bagas Tantang Wakil Prancis di Babak 16 Besar

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - pasangan ganda putra indonesia leo rolly carnando/bagas maulana tidak ada kendala di babak pertama orleans masters badminton 2026, prancis. 

pada turnamen yang perebutkan total hadiah usd 250.000 atau setara dengan rp 4,2 miliar, mereka sukses kalahkan wakil taiwan, chen cheng kuan/lin bing-wei dengan kedudukan 21-13, 21-15, selasa malam (17/3).

di babak selanjutnya, leo carnando/bagas maulana akan hadapi wakil prancis, baptiste labarthe/quentin ronget. 

baptiste labarthe/quentin ronget layak jadi lawan selanjutnya le/bagas usai memenangkan duel di babak 32 besar. lawan yang dikalahkan adalah wakil belgia, iijo van delsen/yaro van delsen dengan kedudukan 20-22, 21-19, 21-13.

meski akhirnya sukses melaju kebabak selanjutnya, leo rolly carnando mengaku perjuangan ini tidak mudah. bahkan mereka sempat tertinggal cukup jauh.

"tadi di awal startnya ketinggalan cukup jauh, 9-3 atau 9-4. setelah itu kami mencoba komunikasi harus bagaimana dan lebih perbaiki ke individunya dulu, jangan banyak mati sendiri dan harus jaga pikirannya," jelasnya. 

"mulai enak, mulai lepas dari tekanan dan alhamdulillah bisa menang," lanjutnya.


leo/bagas solid saat tampil di babak 32 besar orleans masters badminton 2026, prancis-pbsi-

leo menegaskan bahwa penampilannya saat ini mulai ada perbaikan. sejak dari all england, progres positif terus dirasakannya.

"dari penampilan di all england yang di bawah standar lalu di swiss open kami merasa ada perbaikan dan kemajuan untuk kami sendiri karena kan main itu bukan hanya tentang menang kalah tapi bagaimana cara mengatasinya," terang leo. 

"di sini kami akan mencoba lebih baik lagi dan harus mencoba lebih tenang," tambahnya.

bagas maulana menambahkan bahwa kemenangan bisa dikoleksi usai mereka menerapkan strategi yang tepat. bagas mewaspadai kecepatan lawan.

"kami mewaspadai speed mereka, permainannya sangat cepat. kami mencoba mengimbangi dengan sebisa mungkin tidak mudah mati sendiri, akhirnya mereka yang banyak melakukan kesalahan," jelasnya.

"untuk kondisi di lapangan memang berbeda, di sini shuttlecock agak lebih kencang dibanding dua turnamen sebelumnya," jelasnya.

"besok ada waktu untuk persiapan ke 16 besar, kami akan latihan lagi, evaluasi lagi apa yang masih kurang," tegasnya.

Tag
Share