bacakoran.co

Kian Memanas, Iran Siapkan Rudal Haj Qasem, AS dan Israel Ketar ketir?

Kelebihan Rudal Haj Qasem yang Powernya Bikin As-Israel Ketar-ketir --Makassar chanel

Penggunaan rudal ini menjadi pesan simbolis Iran untuk membalas kematian Soleimani sekaligus menunjukkan kemampuan militer baru.

BACA JUGA:Serangan Iran ke Negara Teluk Makin Brutal: Dubai hingga Qatar Diguncang Rudal dan Drone

BACA JUGA:Iran Tuduh Israel Dalang Serangan Fasilitas Saudi Aramco, Situasi Timur Tengah Memanas

Sebelumnya selat Hormuz kembali menjadi sorotan dunia setelah otoritas Iran memutuskan membuka jalur pelayaran secara terbatas di tengah konflik yang memanas antara Teheran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Kebijakan ini menunjukkan bahwa meskipun situasi geopolitik sedang tegang, Iran tidak sepenuhnya menutup akses di Selat Hormuz, melainkan hanya membatasi perlintasan bagi pihak yang dianggap sebagai “musuh”.

Dalam pernyataan resmi, Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz masih dapat dilintasi oleh kapal-kapal dari negara yang tidak terlibat dalam konflik.

Namun, perlintasan tersebut harus melalui koordinasi ketat dengan militer Iran.

BACA JUGA:Jelang Lebaran 2026! Harga Samsung Galaxy S26 hingga A37 Turun? Ini Daftar Terbaru + Tips Beli Biar Nggak Rugi

Langkah ini dinilai sebagai strategi untuk tetap menjaga stabilitas perdagangan global, sekaligus mempertahankan posisi politik Iran di tengah tekanan internasional.

Keputusan Iran terkait Selat Hormuz ini menjadi perhatian serius bagi dunia, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu titik paling vital dalam distribusi energi global.

Dengan sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia melewati wilayah ini, setiap gangguan di Selat Hormuz berpotensi memicu gejolak besar di pasar energi internasional.

Selat Hormuz dikenal sebagai jalur sempit namun sangat strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab.

BACA JUGA:RSCM Beberkan Kondisi Andrie Yunus Pasca Serangan Air Keras, Ini Dampaknya

Peran vitalnya dalam rantai pasokan energi membuat kawasan ini kerap menjadi titik panas ketika konflik geopolitik meningkat di Timur Tengah.

Karena itu, keputusan Iran untuk tidak menutup total jalur ini dianggap sebagai langkah yang cukup diperhitungkan.

Kian Memanas, Iran Siapkan Rudal Haj Qasem, AS dan Israel Ketar ketir?

Yanti D.P

Yanti D.P


bacakoran.co - iran pertama kali akan menggunakan rudal haj qasem dalam konflik yang sedang berlangsung dengan amerika serikat-israel.

info ini berasal dari kantor berita fars melaporkan pada selasa (17/3/2026), mengutip garda revolusi iran (irgc).

irgc membeberkan rudal tersebut digunakan dalam rangkaian operasi militer terbaru.

hal ini termasuk fase ke-59 operasi "true promise 4" yang menargetkan pangkalan militer as di qatar, kuwait, bahrain, uni emirat arab, serta kurdistan irak.

garda revolusi juga sudah melaporkan serangan terhadap sejumlah kota di israel, termasuk tel aviv, yerusalem barat, dan beit shemesh.

seperti yang dikutip bacakoran.co dari merdeka.com, rudal haj qasem adalah rudal balistik taktis buatan iran dengan jangkauan sekitar 1.400 km, berbahan bakar padat.

dan baru pertama kali digunakan dalam operasi militer besar melawan amerika serikat dan israel pada maret 2026.

senjata ini dinamai dari jenderal qasem soleimani, komandan irgc yang tewas pada 2020, dan dirancang untuk sulit dicegat sistem pertahanan musuh.

keunggulan dan karakteristik

rudal ini sulit dicegat, iran mengklaim rudal ini memiliki kemampuan manuver tinggi sehingga menyulitkan sistem pertahanan udara as dan israel.

rudal ini juga dilengkapi dengan mobilitas tinggi karena berbahan bakar padat, peluncuran bisa dilakukan lebih cepat dan fleksibel.

penggunaan rudal ini menjadi pesan simbolis iran untuk membalas kematian soleimani sekaligus menunjukkan kemampuan militer baru.

sebelumnya selat hormuz kembali menjadi sorotan dunia setelah otoritas iran memutuskan membuka jalur pelayaran secara terbatas di tengah konflik yang memanas antara teheran melawan amerika serikat (as) dan israel.

kebijakan ini menunjukkan bahwa meskipun situasi geopolitik sedang tegang, iran tidak sepenuhnya menutup akses di selat hormuz, melainkan hanya membatasi perlintasan bagi pihak yang dianggap sebagai “musuh”.

dalam pernyataan resmi, iran menegaskan bahwa selat hormuz masih dapat dilintasi oleh kapal-kapal dari negara yang tidak terlibat dalam konflik.

namun, perlintasan tersebut harus melalui koordinasi ketat dengan militer iran.

langkah ini dinilai sebagai strategi untuk tetap menjaga stabilitas perdagangan global, sekaligus mempertahankan posisi politik iran di tengah tekanan internasional.

keputusan iran terkait selat hormuz ini menjadi perhatian serius bagi dunia, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu titik paling vital dalam distribusi energi global.

dengan sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia melewati wilayah ini, setiap gangguan di selat hormuz berpotensi memicu gejolak besar di pasar energi internasional.

selat hormuz dikenal sebagai jalur sempit namun sangat strategis yang menghubungkan teluk persia dengan laut arab.

peran vitalnya dalam rantai pasokan energi membuat kawasan ini kerap menjadi titik panas ketika konflik geopolitik meningkat di timur tengah.

karena itu, keputusan iran untuk tidak menutup total jalur ini dianggap sebagai langkah yang cukup diperhitungkan.

menteri luar negeri iran, abbas araghchi, menegaskan bahwa hanya kapal-kapal yang berasal dari negara musuh atau pihak yang mendukung agresi terhadap iran yang akan diblokir.

pernyataan ini diperkuat oleh juru bicara kementerian luar negeri iran, esmaeil baghaei, yang menyebut bahwa kapal dari negara netral tetap bisa melintas dengan izin resmi dari otoritas militer iran.

di tengah konflik yang masih berlangsung, kebijakan ini memberikan sedikit angin segar bagi pasar global.

sejumlah kapal tanker dari berbagai negara dilaporkan berhasil melintasi selat hormuz dalam beberapa hari terakhir.

negara-negara seperti india, pakistan, bangladesh, dan turki menjadi contoh pihak yang mendapatkan izin melintas, menunjukkan bahwa iran menerapkan kebijakan selektif dalam mengatur lalu lintas laut.

salah satu contoh konkret datang dari india, di mana dua kapal tanker yang mengangkut lpg dilaporkan berhasil melintasi selat hormuz dengan aman.

sementara itu, kapal tanker berbendera pakistan bernama karachi juga berhasil menyelesaikan perjalanannya tanpa hambatan berarti. 

dari turki, kapal rozana turut mendapatkan izin setelah melalui koordinasi diplomatik dengan teheran.

meski demikian, situasi di kawasan tetap jauh dari kata stabil.

sejak serangan besar-besaran yang melibatkan amerika serikat dan israel lebih dari dua pekan lalu, iran terus melancarkan serangan balasan ke berbagai target, termasuk pangkalan militer dan infrastruktur energi di kawasan teluk.

konflik ini secara langsung berdampak pada aktivitas pelayaran di selat hormuz yang sempat melambat drastis.

perlambatan lalu lintas kapal ini sempat memicu kekhawatiran akan terjadinya krisis energi global.

banyak kapal tanker terpaksa menunda perjalanan atau mencari jalur alternatif yang lebih aman, meskipun biayanya jauh lebih tinggi.

hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh selat hormuz terhadap stabilitas ekonomi global.

namun, dengan mulai dibukanya jalur terbatas oleh iran, ada harapan bahwa gangguan terhadap distribusi energi dapat ditekan.

meski belum sepenuhnya pulih, aktivitas pelayaran yang kembali berjalan menunjukkan bahwa iran masih mempertimbangkan dampak global dari kebijakan militernya.

di sisi lain, langkah iran ini juga bisa dilihat sebagai strategi diplomasi terselubung.

dengan tetap membuka akses bagi negara netral, iran berusaha menjaga hubungan internasional sekaligus menghindari isolasi total di tengah konflik yang sedang berlangsung.

kesimpulannya, kebijakan iran membuka selat hormuz secara terbatas mencerminkan keseimbangan antara kepentingan militer dan ekonomi global.

di satu sisi, iran ingin menunjukkan kekuatan dan kedaulatannya, namun di sisi lain tetap mempertimbangkan dampak luas terhadap pasar energi dunia.

ke depan, stabilitas kawasan ini akan sangat bergantung pada perkembangan konflik dan langkah diplomasi yang diambil oleh pihak-pihak terkait.

Tag
Share