bacakoran.co

Maria Simare Mare, Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Polisi mengevakuasi jasad Maria Simare Mare, Staf Bawaslu OKU Selatan yang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah. (foto : ist)--

BACA JUGA: iPhone Fold Akhirnya Siap Hadir di Akhir 2026! Apple Siapkan Peluncuran yang Berbeda dari Biasanya

“Untuk dugaan penyebab kematian korban belum bisa pastikan. Namun kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara maksimal,”katanya. 

Polisi  masih menyelidiki apakah ada barang berharga milik korban yang hilang untuk mengetahui apakah korban merupakan korban perampokan.

Polisi juga mempelajari apakah ada bagian rumah atau pintu rumah korban yang terbuka sehingga memungkinkan pelaku masuk dan keluar rumah. 

Selain itu polisi juga masih mencari keterangan atau saksi kemungkinan ada "tamu" yang datang ke rumah korban sebelum korban ditemukan tewas bersimbah darah karena menurut pengakuan warga ketika ditemukan kondisi pintu dalam keadaan terkunci.

BACA JUGA:Harga iPhone Naik Tajam Akhir Maret 2026, Seri Lama Ikut Melambung! Ini Daftar Lengkapnya

BACA JUGA:Ngebut Dijalan Lurus, Terjebak Lubang, Ibu dan Balita Terpental, Disambar Mobil, Tewas di Tempat

Sementara itu, informasi mengenai identitas korban juga dibenarkan oleh mantan Sekretaris Bawaslu OKU Selatan, Defrizal. Ia memastikan korban merupakan ASN pegawai Bawaslu OKU Selatan. "Yang bersangkutan memang pegawai Bawaslu OKU Selatan, Statusnya PNS,” jelasnya.

Maria Simare Mare, Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- salah seorang yang bertugas sebagai ,  sumatera selatan, rabu 25 maret 2026 deitemukan tewas bersimbah darah.

jasadnya ditemukan terkapar bersimbah darah di dalam rumahnya di perumahan bukit berlian, jalan pemkab oku selatan, desa plangki, kecamatan muaradua, oku selatan.

dari olah tempat kejadian perkara terlihat darah yang mulai mengering sehingga dugaan sementara korban yang tinggal seorang diri, tewas sudah cukup lama sebelum jasadanya di temukan.

hingga siang hari, polisi dari polres oku selatan masih menyelidiki kasus tersebut guna mengungkap penyebab kematian korban dan menangkap pelaku penganiayaan.

keterangan yang dihimpun, penemuan jasad korban maria simare mare bermula dari kecurigaan warga sekitar yang mengaku sudah beberapa hari tidak melihat korban beraktivitas di luar rumahnya. 



sementara kondisi rumah korban tampak gelap. padahal korban yang dikenal  akrab dengan tetangganya itu tidak pernah berpamitan pergi meninggalkan rumah atau keluar kota.

“awalnya warga curiga, karena sudah beberapa hari korban tidak kelihatan, lampu rumahnya juga mati,"jelas salah satu warga setempat.

merasa ada yang janggal, warga kemudian berinisiatif mengintip ke dalam rumah dari celah jendela. ketika itulah warga melihat korban terkapar di rumahnya dan kondisi berlumuran darah.

sekira pukul 08.00 wib warga mendobrak dan membuka pintu rumah. melihat korban sudah tak bernyawa, warga lalu menginformasikan temuan itu ke  pihak kepolisian.

tak lama kemudian sejumlah aparat polres oku selatan bersama unit terkait mengevkuasi jenazah korban 

kapolres oku selatan, akbp i made redi hartana sh sik mik, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“memang benar ada penemuan mayat seorang perempuan di muaradua, tepatnya di perumahan bukit berlian, desa plangki, kecamatan muaradua," jelasnya, rabu (25/3/2026).

hanya saja polisi belum dapat memastikan penyebab kematian korban, apakah akibat penganiayaan murni atau korban pencurian dengan kekerasan yang di sertai penganiayaan.

“untuk dugaan penyebab kematian korban belum bisa pastikan. namun kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan secara maksimal,”katanya. 

polisi  masih menyelidiki apakah ada barang berharga milik korban yang hilang untuk mengetahui apakah korban merupakan korban perampokan.

polisi juga mempelajari apakah ada bagian rumah atau pintu rumah korban yang terbuka sehingga memungkinkan pelaku masuk dan keluar rumah. 

selain itu polisi juga masih mencari keterangan atau saksi kemungkinan ada "tamu" yang datang ke rumah korban sebelum korban ditemukan tewas bersimbah darah karena menurut pengakuan warga ketika ditemukan kondisi pintu dalam keadaan terkunci.

sementara itu, informasi mengenai identitas korban juga dibenarkan oleh mantan sekretaris bawaslu oku selatan, defrizal. ia memastikan korban merupakan asn pegawai bawaslu oku selatan. "yang bersangkutan memang pegawai bawaslu oku selatan, statusnya pns,” jelasnya.

Tag
Share