bacakoran.co

Marbot Temukan 2 Mayat Membusuk di Atap Masjid Brebes, Ternyata Ini Penyebab Kematiannya!

Penemuan mayat membusuk di atap masjid Brebes gegerkan warga. Polisi pastikan korban tewas tersengat listrik bertegangan tinggi./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo

BREBES, BACAKORAN.CO – Warga Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, digemparkan dengan penemuan dua mayat pria di atap Masjid Miftahul Jannah. 

Kedua korban, yang diketahui bernama Iwan dan Bambang, ditemukan dalam kondisi membusuk setelah dilaporkan hilang selama hampir sepekan. 

Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik karena lokasi penemuan yang tidak biasa serta penyebab kematian yang tragis.

Kronologi Penemuan Mayat di Atap Masjid

Penemuan bermula ketika seorang marbot masjid mencium bau busuk yang menyengat di dalam masjid. 

Tidak hanya itu, ia bahkan sempat kejatuhan belatung dari atap. 

BACA JUGA:Geger! Warga Temukan Mayat Wanita Muda dalam Boks di Medan, Pelaku 2 Remaja Kini Jalani Pra-Rekonstruksi

Merasa curiga, marbot kemudian menelusuri sumber bau hingga akhirnya mendapati dua jasad pria di bagian atas masjid, dekat kubah. 

Sekretaris Desa Pengaradan, Dwi Andriyanto, membenarkan bahwa kedua korban sudah dalam kondisi membusuk dan berbelatung saat ditemukan.

Evakuasi dilakukan pada Rabu (25/3) malam dengan menggunakan tali untuk menurunkan jenazah dari atap masjid. 

Kedua korban diketahui merupakan warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat (20/3).

Polisi Pastikan Korban Tersengat Listrik

Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Farid Nur Aziz, menjelaskan hasil visum RSUD Brebes menunjukkan adanya luka bakar pada tubuh korban. 

BACA JUGA:Heboh Warga Brebes Temukan Mayat dalam Koper Tertutup Pasir di Rumah Kosong

Luka tersebut diyakini akibat sengatan listrik. 

Di lokasi kejadian, tepatnya di atap masjid, ditemukan kabel listrik bertegangan tinggi yang terbuka.

Marbot Temukan 2 Mayat Membusuk di Atap Masjid Brebes, Ternyata Ini Penyebab Kematiannya!

Rida Satriani

Rida Satriani


brebes, bacakoran.co – warga desa pengaradan, kecamatan tanjung, kabupaten brebes, digemparkan dengan penemuan dua pria di atap masjid miftahul jannah. 

kedua korban, yang diketahui bernama iwan dan bambang, ditemukan dalam kondisi membusuk setelah dilaporkan hilang selama hampir sepekan. 

peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik karena lokasi penemuan yang tidak biasa serta penyebab kematian yang tragis.

kronologi penemuan mayat di atap masjid

penemuan bermula ketika seorang mencium bau busuk yang menyengat di dalam masjid. 

tidak hanya itu, ia bahkan sempat kejatuhan belatung dari atap. 

merasa curiga, marbot kemudian menelusuri sumber bau hingga akhirnya mendapati dua jasad pria di bagian atas masjid, dekat kubah. 

sekretaris desa pengaradan, dwi andriyanto, membenarkan bahwa kedua korban sudah dalam kondisi membusuk dan berbelatung saat ditemukan.

evakuasi dilakukan pada rabu (25/3) malam dengan menggunakan tali untuk menurunkan jenazah dari atap masjid. 

kedua korban diketahui merupakan warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak jumat (20/3).

polisi pastikan korban tersengat listrik

kasat reskrim polres brebes, akp farid nur aziz, menjelaskan hasil visum rsud brebes menunjukkan adanya luka bakar pada tubuh korban. 

luka tersebut diyakini akibat sengatan listrik. 

di lokasi kejadian, tepatnya di atap masjid, ditemukan kabel listrik bertegangan tinggi yang terbuka.

“penyebab kematian dipastikan karena tersengat listrik. kabel bertegangan tinggi di atap masjid menjadi faktor utama,” ungkap akp farid. 

pernyataan ini diperkuat oleh kesaksian warga yang juga sempat tersengat listrik saat berusaha menolong korban, dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit.

hilang sejak menjelang lebaran

sebelum ditemukan meninggal, iwan dan bambang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga. 

keduanya terakhir terlihat pada jumat (20/3), sehari sebelum lebaran. 

motor yang mereka gunakan bahkan masih terparkir di depan masjid hingga hari penemuan.

menurut keterangan sekdes, keduanya sempat menemui seorang kerabat bernama marhadi di atap masjid. 

saat itu, marhadi sedang memperbaiki lampu di kubah. 

setelah berpamitan, iwan dan bambang tidak pernah kembali hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

warga minta pemerintah perhatikan keselamatan fasilitas publik

peristiwa ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan warga. 

selain duka atas kehilangan dua warga desa, masyarakat juga menyoroti pentingnya keselamatan fasilitas publik, khususnya masjid yang menjadi pusat aktivitas keagamaan. 

kabel listrik bertegangan tinggi yang terbuka jelas menjadi ancaman serius bagi siapa pun yang berada di sekitar lokasi.

warga berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan instalasi listrik di masjid agar kejadian serupa tidak terulang. 

tragedi ini menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan rumah ibadah.

Tag
Share