bacakoran.co

Review Jujur Infinix XPad Edge: Layar Jumbo Bikin Ngiler, Tapi Performa dan UI Bisa Bikin Mikir Dua Kali

Infinix XPad Edge hadir dengan layar 13,2 inci + keyboard dalam paket, siap jadi partner kerja & hiburan.-Gambar Ist-

Review Jujur Infinix XPad Edge: Layar Jumbo Bikin Ngiler, Tapi Performa dan UI Bisa Bikin Mikir Dua Kali

Yudha IP

Yudha IP


bacakoran.co – review jujur menjadi topik hangat karena tablet ini menawarkan layar super besar dan paket lengkap di harga menengah yang cukup menggoda.

namun, di balik spesifikasi yang terlihat menarik tersebut, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan sebelum benar-benar memutuskan untuk membelinya.

ini hadir sebagai opsi menarik bagi pengguna aktif di indonesia yang membutuhkan perangkat serbaguna untuk kerja sekaligus hiburan ringan.

dengan harga sekitar rp4,5 jutaan, ekspektasi tentu cukup tinggi, apalagi perangkat ini sudah dibekali keyboard dalam paket penjualan yang jarang ditemukan di kelasnya.

desain tipis, layar besar jadi daya tarik utama

salah satu hal paling mencolok dari infinix xpad edge adalah layar 13,2 inci yang terasa sangat luas untuk berbagai kebutuhan produktivitas maupun hiburan.

ukuran layar ini membuat pengalaman menonton film, membuka dokumen, hingga multitasking terasa jauh lebih lega dibanding tablet pada umumnya.

material bodinya juga terasa cukup solid saat digenggam, memberikan kesan premium meskipun berada di kelas harga menengah.

namun, bobot aslinya ternyata lebih berat dari spesifikasi resmi, sehingga pengguna perlu beradaptasi terutama saat digunakan dalam mobilitas tinggi seperti bekerja di luar rumah atau perjalanan jauh.

empat speaker yang disematkan pada perangkat ini juga cukup menunjang kebutuhan multimedia, meskipun belum dilengkapi teknologi .

untuk penggunaan sehari-hari seperti menonton video atau meeting online, kualitas suaranya masih tergolong memadai.

keyboard jadi nilai jual, tapi belum sempurna

keunggulan lain dari tablet ini adalah kehadiran keyboard case dalam paket pembelian, sesuatu yang tergolong langka di kelas harga rp4 jutaan.

hal ini jelas memberikan nilai tambah, terutama bagi pelajar, mahasiswa, maupun pekerja yang membutuhkan perangkat untuk mengetik.

namun, dalam penggunaan sehari-hari, trackpad pada keyboard masih terasa kurang responsif karena adanya sedikit delay saat navigasi.

meskipun begitu, pengalaman mengetik tetap nyaman karena ukuran keyboard cukup luas dan mendekati layout laptop pada umumnya.

ui terasa kurang maksimal untuk tablet

salah satu kekurangan yang cukup terasa adalah antarmuka sistem yang masih menyerupai tampilan smartphone versi besar.

hal ini membuat pengalaman multitasking belum optimal, meskipun fitur split screen sudah tersedia untuk membuka dua aplikasi sekaligus.

padahal, tablet ini sudah menjalankan android 15 yang seharusnya mampu memberikan pengalaman lebih maksimal di layar besar.

sayangnya, optimalisasi ui masih terasa kurang, sehingga belum sepenuhnya memanfaatkan potensi layar yang luas.

performa standar, cukup untuk harian

dari sisi performa, penggunaan chipset snapdragon 685 menempatkan tablet ini di kelas menengah.

untuk aktivitas ringan seperti browsing, streaming, dan meeting online, performanya masih cukup stabil meskipun terkadang terasa jeda saat membuka aplikasi.

namun, untuk kebutuhan yang lebih berat seperti gaming atau editing video kompleks, performanya mulai terasa terbatas.

game seperti roblox di pengaturan grafis tinggi kurang berjalan mulus, sehingga tablet ini lebih cocok untuk penggunaan santai.

baterai besar, tapi konsumsi cukup boros

dengan kapasitas baterai 8.000 mah, tablet ini sebenarnya cukup menjanjikan untuk penggunaan seharian.

namun dalam pengujian, konsumsi daya tergolong cukup tinggi, terutama saat digunakan untuk streaming dengan tingkat kecerahan maksimal.

selain itu, pengisian daya masih mengandalkan charger 18 watt yang tergolong standar, sehingga waktu pengisian hingga penuh terasa cukup lama dibanding perangkat lain di kelasnya.

Tag
Share