bacakoran.co

Jalani Persidangan, Nadiem Makarim Syok SPT Pajaknya Dibuka di Sidang Chromebook: Saya Kaget!

Nadiem Makarim Syok SPT Pajak Dibuka dalam Persidangan Kasus Laptop Chromebook --DetikNews

BACAKORAN.CO - Dalam persidangan kasus Korupsi Laptop Chromebook, Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim mengaku kaget dan bingung.

Bukan tanpa alasan, ia akui bingung surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak miliknya dibuka dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

“Saya kaget bagaimana ada SPT pajak saya digunakan untuk membuktikan korupsi,” ujar Nadiem saat ditemui di jeda sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, dilansir Bacakoran.co dari Kompas.com, Senin (30/3/2026).

Nadiem mengatakan, SPT Pajak merupakan laporan yang sukarela dilakukan untuknya.

BACA JUGA:Saksi Stefani Ungkap Tujuan Dipanggil Oleh Nadiem Makarim ke Apartemen Sebelum Dilantik Jadi Mendikbudristek!

BACA JUGA:Eks Stafsus Jadi Buron, Ini Alasan Nadiem Makarim Rekrut Jurist Tan yang Membuatnya di Pusaran Korupsi!

Tapi, data-data itu justru dibuka di sidang seakan-akan ada manipulasi di dalamnya.

"Seluruh SPT pajak saya dipertontonkan di depan seluruh sidang, kejujuran saya melaporkan semuanya secara terbuka tanpa menyembunyikan apapun, sekarang digunakan untuk memanipulasi fakta dan untuk dibeberkan saja,” imbuh Nadiem.

Sebelumya Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menjadii saksi mahkota dalam persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook dan Chrome Device Management (CDM), Selasa (10/3/2026).

Nadiem Makarim kemudian justru dicecar oleh jaksa terkait pendirian perusahaan Gojek.

Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Nadiem sebagai saksi dalam kaitannya dengan terdakwa mantan konsultan Kemendikbudristek, Ibrahim Arief; mantan Direktur SD Kemendikbudristek. Sri Wahyuningsih; dan mantan Direktur SMP Kemendikbudristek, Mulyatsyah.

Tapi, JPU terlihat mencecar Nadiem terkait pendirian Gojek.

BACA JUGA:Ungkap Rasa Kecewa, Nadiem Makarim Syok dengan Kesaksian Vendor Chromebook dalam Persidangan!

BACA JUGA:Diduga Terima Aliran Dana, Saksi Sebut Tak Ada Transaksi Rp 809 Miliar ke Rekening Nadiem Makarim

Jalani Persidangan, Nadiem Makarim Syok SPT Pajaknya Dibuka di Sidang Chromebook: Saya Kaget!

Yanti D.P

Yanti D.P


bacakoran.co - dalam persidangan kasus korupsi laptop chromebook, eks menteri pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi nadiem makarim mengaku kaget dan bingung.

bukan tanpa alasan, ia akui bingung surat pemberitahuan tahunan (spt) pajak miliknya dibuka dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis chromebook.

“saya kaget bagaimana ada spt pajak saya digunakan untuk membuktikan korupsi,” ujar nadiem saat ditemui di jeda sidang di pengadilan tipikor jakarta, dilansir bacakoran.co dari kompas.com, senin (30/3/2026).

nadiem mengatakan, spt pajak merupakan laporan yang sukarela dilakukan untuknya.

tapi, data-data itu justru dibuka di sidang seakan-akan ada manipulasi di dalamnya.

"seluruh spt pajak saya dipertontonkan di depan seluruh sidang, kejujuran saya melaporkan semuanya secara terbuka tanpa menyembunyikan apapun, sekarang digunakan untuk memanipulasi fakta dan untuk dibeberkan saja,” imbuh nadiem.

sebelumya mantan menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi (mendikbudristek),  menjadii saksi mahkota dalam persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis chromebook dan chrome device management (cdm), selasa (10/3/2026).

nadiem makarim kemudian justru dicecar oleh jaksa terkait pendirian perusahaan gojek.

jaksa penuntut umum (jpu) menghadirkan nadiem sebagai saksi dalam kaitannya dengan terdakwa mantan konsultan kemendikbudristek, ibrahim arief; mantan direktur sd kemendikbudristek. sri wahyuningsih; dan mantan direktur smp , mulyatsyah.

tapi, jpu terlihat mencecar nadiem terkait pendirian gojek.

nadiem membeberkan bahwa perusahaan gojek sebenarnya didirikan pada tahun 2010.

tapi, menurutnya gojek yang kebanyakan masyarakat tahun sebetulnya dibangun pada tahun 2014 dengan berdirinya pt aplikasi karya anak bangsa (akab).

"saudara mendirikan gojek pada tahun berapa?" tanya jaksa, dilansir bacakoran.co dari , selasa (10/3/2026).

nadiem kemudian sebut pendirian pt akab dilakukan lantaran saat 2010 perusahaan gojek masih merupakan perusahaan penanaman modal dalam negeri (pmdn) yang tidak bisa menerima investasi asing.

oleh karena itu, pt akab didirikan lantaran saat itu ada pemodal.

"ini perusahaan saudara dirikan, ini tujuannya apa? karena di sini kalau saya lihat, coba saudara jelaskan maksud dari tujuan perusahaan ini didirikan tahun 2010. pemborongan pada umumnya, kontraktor, pembangunan kawasan, atau saya salah baca ini? bagaimana? maksudnya apa ini?" tanya jaksa.

"seingat saya tujuannya itu generik sebagai perusahaan pmdn. tetapi pada saat itu, pt gojek indonesia secara operasional adalah call center, menggunakan telepon dan sms untuk bisa meminta pertolongan ojek," jawab nadiem.

sebelumnya eks menteri pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi nadiem makarim akui kecewa setelah dengarkan keterangan dari sejumlah saksi dari vendor atau produsen laptop chromebook yang dihadirkan dalam sidang hari ini.

saat ditanya mengenai keterangan para saksi, nadiem sempat menggelengkan kepalanya seperti kecewa.

"saya hari ini sangat kecewa ya. dan, sedih bahwa bisa sampai ke sini kita, kasus ini,” ujar nadiem saat memberikan keterangan di waktu istirahat sidang di pengadilan tipikor jakarta, dilansir bacakoran.co dari kompas.com, rabu (5/3/2026).

nadiem kemudian respon penjelasan para saksi terkait dengan angka kerugian keuangan negara sebesar rp 1,5 triliun untuk bagian pengadaan chromebook yang tercantum di dakwaan.

berdasarkan penuturan nadiem makarim, angka kerugian negara yang dihitung oleh bpkp dilakukan secara terburu-buru.

“yang rp 1,5 t adalah hasil audit bpkp setelah saya ditahan. audit yang terburu-buru untuk mengeluarkan... ternyata, yang disebut situ adalah harga selisih antara yang menurut audit kerugian harusnya harganya di sini, dengan harga riilnya,” kata nadiem.

berdasarkan perhitungan bpkp, harga wajar untuk satu unit chromebook adalah rp 4,3 juta.

tapi para saksi yang hadir dalam sidang hari ini, yaitu acer indonesia, asus, dell, advan, dan pihak distributor, menjelaskan, harga produk mereka rp 4,3 juta atau di atasnya.

Tag
Share