Prestasi Prajurit TNI Gugur yang Diserang Israel di Lebanon Jadi Sorotan: Pernah Terima 2 Tanda Kehormatan
Prajurit TNI Farizal Rhomadhon gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan bangsa./Kolase Bacakoran.co--Instagram @feedgramindo
LEBANON, BACAKORAN.CO – Kabar duka menyelimuti Indonesia setelah seorang prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia bersama Pasukan Garuda di Lebanon Selatan.
Serangan artileri Israel yang menghantam pos penjagaan UNIFIL pada Minggu (29/3/2026) malam waktu setempat merenggut nyawa prajurit muda yang dikenal berdedikasi ini.
Gugur di Medan Perdamaian
Farizal Rhomadhon, prajurit Yonif 113/Jaya Sakti yang tergabung dalam Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL, tewas akibat proyektil yang meledak di pos Indobatt UNP 7-1, Desa Adchit al Qusayr, Lebanon Selatan.
Insiden terjadi sekitar pukul 20.44 waktu Lebanon atau 01.40 WIB. Lokasi tersebut memang dikenal rawan konflik karena berdekatan dengan perbatasan Israel–Lebanon.
BACA JUGA:Breaking News : 2 Anggota TNI Dilaporkan Tewas Lagi di Libanon, Mobilnya Diserang Tentara Israel
UNIFIL dalam rilis resminya menyebutkan bahwa serangan tersebut menghantam salah satu pos jaga, menewaskan Farizal yang saat itu tengah bertugas sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima.
Kepergian prajurit berusia 28 tahun ini menjadi kehilangan besar bagi Indonesia, khususnya bagi keluarga dan rekan-rekan di kesatuan.
Sosok Berprestasi dan Berdedikasi
Farizal lahir di Kulon Progo pada 3 Januari 1998. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai prajurit yang disiplin dan penuh loyalitas.
Dedikasinya dalam tugas negara dibuktikan dengan dua tanda kehormatan yang pernah ia terima, yakni Satyalancana Dharma Nusa dan Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun.
BACA JUGA:Serangan Israel di Lebanon Tewaskan 1 Prajurit TNI dan Lainnya Luka-luka, Terungkap Identitasnya!
Selain itu, Farizal juga dikenal sebagai sosok yang hangat dalam keluarga.
Ia menikah dengan Fafa Nur Azila pada 4 Juli 2023.
Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai seorang putri bernama Shanaya Almahyra Elshanu yang kini baru berusia dua tahun.
Keluarga kecil ini tinggal di Asrama Militer Kima Yonif 113/JS, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh.