Bagaimana Mencintai Diri Sendiri dengan Benar? Simak Ajaran Ustadzah Halimah Alaydrus
Cinta diri sesuai ajaran Islam bukanlah egoisme, melainkan cara merawat diri dengan mengutamakan hubungan dengan Allah SWT dan Rasulullah SAW.--Tiktok-@fairyswine90
BACAKORAN.CO - Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang seringkali membuat kita terjebak pada tuntutan orang lain dan standar masyarakat, pesan tentang cinta diri semakin penting untuk diperhatikan.
Salah satu sosok yang menyampaikan pesan ini dengan gaya khas dan penuh kehangatan adalah Ustadzah Halimah Alaydrus, yang kontennya tentang "Cintai Dirimu Sendiri" baru-baru ini ramai diperbincangkan.
Apa Itu Cinta Diri Sesuai Ajaran Ustadzah Halimah Alaydrus?
Melansir dari video tiktok @akhwat.desa, Menurut Ustadzah Halimah, cinta diri bukanlah bentuk kesombongan atau egoisme yang berlebihan.
BACA JUGA:Cinta vs Syahwat Menurut Buya Yahya! Mengapa Salah Cinta Lebih Sakit Dari pada Salah Makan?
Sebaliknya, ia menjelaskan bahwa cinta diri adalah tentang bahagiakan dan cintailah dirimu sendiri, pedulilah pada rasa hatimu sendiri.
Pesan ini menjadi sangat relevan karena banyak orang seringkali mengorbankan kebahagiaan dan kesejahteraan diri mereka hanya untuk menyenangkan orang lain atau memenuhi harapan sekitar.
Ustadzah Halimah juga menekankan bahwa cinta diri yang benar tidak boleh membuat kita melupakan prioritas utama dalam hidup.
Ia menyarankan agar kita selalu minta kepada Allah agar selalu melindungi cinta kita hanya untuk-Nya dan kepada Rasulullah SAW.
BACA JUGA:Jangan Jatuh Cinta dengan Suami Orang ala Ustadzah Halimah Alaydrus, Ini Alasannya!
BACA JUGA:Doa Setelah Sholat ala Ustadzah Halimah Alaydrus yang Buat Sayyidina Mu'adz Dicintai Rasulullah
Dengan demikian, cinta diri yang dibangun akan memiliki dasar yang kokoh dan penuh makna, tidak terjebak pada kesenangan duniawi semata.
Mengapa Cinta Diri Sangat Penting?
Di era di mana perbandingan sosial menjadi hal yang lumrah, banyak orang merasa tidak cukup baik atau selalu menginginkan hal-hal yang dimiliki orang lain.
Hal ini dapat menyebabkan stres, kecemasan, bahkan masalah kesehatan mental.