John Herdman Sebut Kualitas Lini Serang Timnas Indonesia Masih Kurang
Pemain Timnas Indonesia harus lebih tajam di pertandingan selanjutnya -PSSI-
BACAKORAN.CO - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyebut kualitas lini serang kurang berkualitas. Ketika melawan Bulgaria, hanya bisa bikin repot pertahanan lawan saja.
Timnas Indonesia kalah 0-1 atas Bulgaria pada pertandingan final FIFA Series 2026. Satu-satunya gol di pertandingan yang berlangsung di SUGBK Senayan itu dicetak oleh Marin Petkov (38').
Selama pertandingan, Timnas Indonesia menguasai 55 persen jalannya pertandingan. Sementara Bulgaria 45 persen saja.
Namun Bulgaria sukses melancarkan ancaman ke gawang Indonesia sebanyak 7 kali. dari total gangguan itu, 4 di antaranya tepat sasaran.
Itu belum lagi peluang yang tercipta melalui sepak pojok sebanyak 5 kali.
BACA JUGA:Begini Kata Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026
Bandingkan dengan Indonesia yang sukses kuasai permainan lebih banyak, namun hanya mampu lancarkan tembakan ke gawang lawan sebanyak 3 kali. Satu di antaranya on target.
Peluang emas itu terjadi saat tembakan Ole Romeny membentur mistar gawang. Timnas Indonesia menambah peluang melalui 6 kali sepak pojok.
Di pertandingan ini, Pelatih John Herdman mengandalkan pola 3-4-3 dengan menempatkan tiga penyerang Ramadhan Sananta, Oley Romeny, dan Ragnar Oratmangoen sebagai starter trisula di lini serang.

John Herdman belum puas dengan kinerja lini serang Timnas Indonesia-PSSI-
Kemudian dibantu empat gelandang seperti Tjoe A-on, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, dan Kevin Diks di lini tengah. Lalu untuk pertahanan diserahkan kepada trio Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner dengan kiper Emil Audero.
Perubahan komposisi pemain dilakukan di babak kedua dengan memasukkan Ivar Jenner gantikan Ramadhan Sananta (46'), Elkan Baggott gantikan Nathan (59'), Eliano Reijnders masuk gantikan Ragnar Oratmangoen (59').
BACA JUGA:Indonesia Harus Puas Jadi Runner Up FIFA Series 2026
Kemudian Dony Tri Pamungkas menggantikan tugas Justin Hubner menit ke-73 dan Beckham Putra gantikan Joey Pelupessy (79').
Pelayih John Herdman menyebut bahwa ada pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan, khususnya dalam penyelesaian akhir. Ini setelah melihat pertandingan lawan Bulgaria.
“Soal ketajaman, kami sebenarnya sudah masuk ke area-area berbahaya. Kombinasi permainan untuk menembus pressing Bulgaria sangat bagus hingga ke sepertiga akhir. Tapi kami masih perlu menambah kualitas di lini serang,” tegas Herdman.
Meski keluhkan kualitas lini serang, Joh Herdman menilai bahwa secara keseluruhan pemainnya tampil baik sepanjang pertandingan.
Mereka dinilai telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama dari segi komitmen, intensitas, dan penerapan gaya bermain.
“Dari penampilan ini, saya pikir kami bisa mengambil hal-hal positif. Saya melihat ini sebagai usaha kolektif. Kami berkomitmen pada tingkat fisik yang tinggi, kami berkomitmen pada gaya bermain kami," jelas John.
"Tapi pada akhirnya kami belum meraih hasil,” lanjutnya.