Reporter: Rida Satriani
|
Editor: Rida Satriani
|
Kamis , 02 Apr 2026 - 07:00
BEKASI TIMUR, BACAKORAN.CO – Kebakaran hebat disertai ledakan mengguncang kawasan Bekasi Timur Regency, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026) malam.
Peristiwa di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) ini membuat warga sekitar panik lantaran suara ledakan keras diikuti kobaran api yang membubung tinggi ke langit malam.
Api Membesar dan Merambat ke Permukiman
Kobaran api yang muncul dari area SPBE dengan cepat merambat hingga ke sejumlah rumah warga di sekitar lokasi.
Kepanikan pun tak terhindarkan, banyak warga berusaha menyelamatkan diri dan barang berharga.
Hingga kini, penyebab pasti ledakan maupun kebakaran masih belum diketahui.
BACA JUGA:Korsleting Listrik Picu Kebakaran Hebat di Pasar Baru Labuan Pandeglang, 19 Kios Hangus Jelang Buka Puasa
Aparat berwenang masih fokus pada pemadaman serta pengamanan warga agar tidak mendekat ke lokasi berbahaya tersebut.
Respons Cepat Aparat dan Damkar
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat bersama Dinas Pemadam Kebakaran begitu mendapat laporan.
Sedikitnya 10 unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api yang sempat berkobar cukup besar. Setelah upaya intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan.
“Alhamdulillah api sudah padam. Saat ini kami masih fokus pada pendataan dampak, termasuk mendirikan posko untuk korban dan warga terdampak,” ujarnya.
Korban Luka dan Penutupan Akses Jalan
Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka bakar akibat insiden ini.
Data sementara menyebutkan ada sekitar lima hingga enam orang korban luka yang sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
BACA JUGA:Kebakaran di Gunung Menang, Nek Cik Dah Tewas Terpanggang
Untuk memperlancar proses evakuasi, polisi menutup sementara akses jalan menuju lokasi kejadian. Warga juga diimbau tidak mendekat demi keselamatan dan kelancaran penanganan.
Penyelidikan dan Sterilisasi Lokasi
Ledakan di SPBE Cimuning Bekasi Bakar Sejumlah Rumah Warga dan Kios, Polisi Dirikan Posko
Rida Satriani
Rida Satriani
bekasi timur, bacakoran.co – kebakaran hebat disertai ledakan mengguncang kawasan bekasi timur regency, kelurahan cimuning, kecamatan mustikajaya, kota bekasi, pada rabu (1/4/2026) malam.
peristiwa di stasiun pengisian bulk elpiji (spbe) ini membuat warga sekitar panik lantaran suara ledakan keras diikuti kobaran api yang membubung tinggi ke langit malam.
api membesar dan merambat ke permukiman
kobaran api yang muncul dari area spbe dengan cepat merambat hingga ke sejumlah rumah warga di sekitar lokasi.
kepanikan pun tak terhindarkan, banyak warga berusaha menyelamatkan diri dan barang berharga.
hingga kini, penyebab pasti ledakan maupun kebakaran masih belum diketahui.
aparat berwenang masih fokus pada pemadaman serta pengamanan warga agar tidak mendekat ke lokasi berbahaya tersebut.
respons cepat aparat dan damkar
kapolres metro bekasi kota, kusumo wahyu bintoro, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat bersama dinas pemadam kebakaran begitu mendapat laporan.
sedikitnya 10 unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api yang sempat berkobar cukup besar. setelah upaya intensif, api akhirnya berhasil dipadamkan.
“alhamdulillah api sudah padam. saat ini kami masih fokus pada pendataan dampak, termasuk mendirikan posko untuk korban dan warga terdampak,” ujarnya.
korban luka dan penutupan akses jalan
sejumlah warga dilaporkan mengalami luka bakar akibat insiden ini.
data sementara menyebutkan ada sekitar lima hingga enam orang korban luka yang sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
untuk memperlancar proses evakuasi, polisi menutup sementara akses jalan menuju lokasi kejadian. warga juga diimbau tidak mendekat demi keselamatan dan kelancaran penanganan.
penyelidikan dan sterilisasi lokasi
pihak kepolisian bersama tim terkait kini masih melakukan pendataan jumlah rumah yang terdampak serta menyelidiki penyebab pasti ledakan dan kebakaran.
area lokasi juga disterilkan guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.
hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun total kerugian materiil.
dampak sosial dan kewaspadaan warga
insiden ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan bahaya instalasi gas di tengah permukiman.
warga sekitar berharap pemerintah dan pihak terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan spbe agar kejadian serupa tidak terulang.