bacakoran.co

Antri Solar Tengah Malam Telan Korban, Sopir Truk Tewas Dikeroyok dan Ditikam Pengelola SPBU

Polisi melakukan oalah Tempak Kejadian Perkara di seberang SPBU Punti Kayu. (foto : ist)--

BACAKORAN.CO -- Penerepan peraturan pelayanan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar pada malam hari hingga tengah malam di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palembang, Sumatera Selatan menelan korban.

Kamis dinihari, 2 April 2026, seorang sopir truk berinsial MEP yang sudah mengantri berjam-jam, tewas setelah dikeroyok dan ditikam pengelola SPBU 24.301.111 yang berada di Jalan Kolonel H Burlian, Kilometer 7, Kecamatan Sukarami atau tepatnya di seberang Hutan Wisata Punti Kayu, Kota Palembang.

Kedua terduga pelaku pengeroyokan dan penikaman yaitu  SI (25) selaku pengawas SPBU dan EPP (22) yang bertugas sebagai security. Setelah kejadian, keduanya langsung diamankan anggota Polsek Sukarami Palembang.

Keterangan yang dihimpun insiden bermula saat korban melakukan pengisian solar. Ketika itu proses pengisian BBM terhenti karena operasional SPBU berakhir.

BACA JUGA:BBM Solar Langka, Supir Keluhkan Antrian Panjang, Mobilitas Pelaku Usaha Terganggu!

BACA JUGA:Ulah Pria Ini Salah satu Penyebab Kelangkaan BBM Solar, Masyarakat Sudah Tau Modus Penimbun

Tentu saja korban yang sudah mengantri berjam-jam dan  merasa pengisian BBM ke mobilnya  belum maksimal merasa kesal dan tidak puas.

Diduga hal itu memicu cekcok antara korbn dengan tersangka SI selaku pengawas SPBU yang ketika itu berusaha memberikan penjelasan.

Situasi kemudian memanas hingga korban keluar dari area SPBU. Diduga antara korban dan pelaku saling tantang. Korban kemudian menunggu di seberang SPBU.

Merasa tertantang, SI diduga menghubungi EPP untuk bersama-sama menemui korban.  Di tepi jalan yang masih sepi itu, antara korban dan pelaku terlibat adu fisik. Diduga SI melakukan penusukan yang menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka fatal.

BACA JUGA:Meresahkan, Masuk Kolam Ikan Milik Warga, Buaya Muara 2 Meter Dievakuasi Petugas BPBD

BACA JUGA:Bikin Kaget! Susu Sekolah MBG Bertuliskan ‘Gratis’ Dijual Rp4.000 di Minimarket

Setelah melukai korban, kedua pelaku kembali ke SPBU hingga akhirnya diamankan petugas kepolisian.

Beberapa warga dan sopir kemudian membawa korban ke RS Myria Palembang yang hanya berjarak beberapa puluh meter dari lokasi kejadian. Namun setibanyak di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal.

Antri Solar Tengah Malam Telan Korban, Sopir Truk Tewas Dikeroyok dan Ditikam Pengelola SPBU

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- penerepan peraturan pelayanan penjualan bahan bakar minyak (bbm) jenis pada hingga tengah malam di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (spbu) di kota palembang, sumatera selatan menelan korban.

kamis dinihari, 2 april 2026, seorang sopir truk berinsial mep yang sudah mengantri berjam-jam, tewas setelah dikeroyok dan ditikam pengelola yang berada di jalan kolonel h burlian, kilometer 7, kecamatan sukarami atau tepatnya di seberang hutan wisata punti kayu, kota palembang.

kedua terduga pelaku pengeroyokan dan penikaman yaitu  si (25) selaku pengawas spbu dan epp (22) yang bertugas sebagai security. setelah kejadian, keduanya langsung diamankan anggota polsek sukarami palembang.

keterangan yang dihimpun insiden bermula saat korban melakukan pengisian solar. ketika itu proses pengisian bbm terhenti karena operasional spbu berakhir.

tentu saja korban yang sudah mengantri berjam-jam dan  merasa pengisian bbm ke mobilnya  belum maksimal merasa kesal dan tidak puas.

diduga hal itu memicu cekcok antara korbn dengan tersangka si selaku pengawas spbu yang ketika itu berusaha memberikan penjelasan.

situasi kemudian memanas hingga korban keluar dari area spbu. diduga antara korban dan pelaku saling tantang. korban kemudian menunggu di seberang spbu.

merasa tertantang, si diduga menghubungi epp untuk bersama-sama menemui korban.  di tepi jalan yang masih sepi itu, antara korban dan pelaku terlibat adu fisik. diduga si melakukan penusukan yang menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka fatal.



setelah melukai korban, kedua pelaku kembali ke spbu hingga akhirnya diamankan petugas kepolisian.

beberapa warga dan sopir kemudian membawa korban ke rs myria palembang yang hanya berjarak beberapa puluh meter dari lokasi kejadian. namun setibanyak di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal.

Tag
Share