bacakoran.co

Dengan 10 Pemain Barcelona Takluk ke Atletico Madrid, Hansi Flick: Kami Kurang Beruntung!

Ekspresi Lamine Yamal usai Barcelona kalah 0-2 atas Atletico Madrid -UEFA-

BACAKORAN.CO - Barcelona harus akui keunggulan Atletico Madrid di Camp Nou. Bermain dengan 10 pemain, Barcelona dipaksa menyerah 0-2 atas Atletico Madrid dalam leg pertama Perempat Final Liga Champions, kamis dini hari (9/4).

Atletico Madrid dalam pertandingan ini membuka gol menit ke-45. Keunggulan itu tercipa melalui Julian Alvarez. Kemudian Alexander Solrloth menggandakannya pada menit ke-70. 

Barcelona di pertandingan ini bermain dengan 10 pemain. Ini setelah Pau Cubarsi mendapat kartu merah menit ke-44.

"Dengan 11 lawan 11, kami baik-baik saja, mengendalikan permainan. Kartu merah mengubah segalanya melawan tim sekaliber ini," jelas Gerard Martín, bek Barcelona sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA. 

"Kami memiliki cukup banyak peluang, tetapi kami tidak bisa mencetak gol. Mereka tidak memiliki banyak peluang dan mereka lebih klinis dalam memanfaatkan peluang mereka," lanjutnya. 

BACA JUGA:Hujani Gol Newcastle, Barcelona Tak Kesulitan ke Perempat Final Liga Champions

"Kami kecewa dengan jalannya pertandingan, tetapi kami tahu kami bisa pergi ke sana dan membalikkan keadaan," ujarnya.

Menurut Pelatih Barcelona Hansi Flick, anak asuhnya tidak bermain buruk di pertandingan ini. Bermain dengan 10 pemain, perlawanan tetap dipertunjukkan sepanjang pertandingan.


Barcelona masih ada kesempatan balikkan keadaan pada leg kedua nanti -UEFA-

"Pada gol pertama, kami seharusnya bertahan jauh lebih baik - kartu merah diikuti oleh gol dari tendangan bebas. Kami bisa dan seharusnya melakukan yang lebih baik. Saya pikir kami bermain bagus di babak pertama dan kedua, bahkan dengan satu pemain kurang," jelas Hansi Flick. 

"Kami memberikan segalanya tetapi di pertandingan ini kami kurang beruntung. Ini belum berakhir. Kami akan mencoba, kami akan berjuang. Semifinal mungkin tampak jauh sekarang tetapi kami akan mencoba untuk sampai di sana," tegasnya

Hansi Flick percaya diri tiket semifinal masih bisa perjuangkan. Ini karena dia meyakini kualitas anak asuhnya bisa melakukan itu. 

BACA JUGA:Nyesek! City Kalah dari Madrid di Kandang, Tersingkir dari Liga Champions Pula

"Kami memiliki kualitas, kami memiliki pemain yang dapat mengubah ini. Tetapi tentu saja kami harus berjuang. Kami harus fokus pada keajaiban," tegasnya. 

Dengan 10 Pemain Barcelona Takluk ke Atletico Madrid, Hansi Flick: Kami Kurang Beruntung!

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - barcelona harus akui keunggulan atletico madrid di camp nou. bermain dengan 10 pemain, barcelona dipaksa menyerah 0-2 atas atletico madrid dalam leg pertama perempat final liga champions, kamis dini hari (9/4).

atletico madrid dalam pertandingan ini membuka gol menit ke-45. keunggulan itu tercipa melalui julian alvarez. kemudian alexander solrloth menggandakannya pada menit ke-70. 

barcelona di pertandingan ini bermain dengan 10 pemain. ini setelah pau cubarsi mendapat kartu merah menit ke-44.

"dengan 11 lawan 11, kami baik-baik saja, mengendalikan permainan. kartu merah mengubah segalanya melawan tim sekaliber ini," jelas gerard martín, bek barcelona sebagaimana dikutip dari laman resmi uefa. 

"kami memiliki cukup banyak peluang, tetapi kami tidak bisa mencetak gol. mereka tidak memiliki banyak peluang dan mereka lebih klinis dalam memanfaatkan peluang mereka," lanjutnya. 

"kami kecewa dengan jalannya pertandingan, tetapi kami tahu kami bisa pergi ke sana dan membalikkan keadaan," ujarnya.

menurut pelatih barcelona hansi flick, anak asuhnya tidak bermain buruk di pertandingan ini. bermain dengan 10 pemain, perlawanan tetap dipertunjukkan sepanjang pertandingan.


barcelona masih ada kesempatan balikkan keadaan pada leg kedua nanti -uefa-

"pada gol pertama, kami seharusnya bertahan jauh lebih baik - kartu merah diikuti oleh gol dari tendangan bebas. kami bisa dan seharusnya melakukan yang lebih baik. saya pikir kami bermain bagus di babak pertama dan kedua, bahkan dengan satu pemain kurang," jelas hansi flick. 

"kami memberikan segalanya tetapi di pertandingan ini kami kurang beruntung. ini belum berakhir. kami akan mencoba, kami akan berjuang. semifinal mungkin tampak jauh sekarang tetapi kami akan mencoba untuk sampai di sana," tegasnya

hansi flick percaya diri tiket semifinal masih bisa perjuangkan. ini karena dia meyakini kualitas anak asuhnya bisa melakukan itu. 

"kami memiliki kualitas, kami memiliki pemain yang dapat mengubah ini. tetapi tentu saja kami harus berjuang. kami harus fokus pada keajaiban," tegasnya. 

hansi flick memberikan kredit khusus kepada lamine yamal. dia menilai pemain timnas spanyol itu sudah tampil maksimal untuk hindarkan barcelona dari kekalahan.

"tentu saja lamine yamal kecewa, seperti semua orang, tetapi dari awal hingga akhir, dalam menyerang dan bertahan, dia fantastis. dia melewati tiga, empat, lima pemain. itu luar biasa. bagi saya, dia melakukan pekerjaan yang fantastis," jelasnya.

"dia berusia 18 tahun, kita harus mengurangi kebisingan tentang dia. dia akan menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa. tetapi yang penting adalah mendukungnya. dialah alasan para penggemar datang ke stadion, vinícius júnior, pedri. begitulah cara saya melihatnya," terangnya.

melihat perjuangan semua pemain di pertandingan ini, ronald araújo, bek barcelona, menilai bahwa semua pemain sudah menjalankan tugasnya maksimal. terutama ketika memasuki babak kedua dengan kehilangan 1 pemain.

"kami sudah berusaha, tetapi itu tidak cukup. kami tampil lebih kuat di babak kedua, meskipun dengan satu pemain kurang. kami menguasai bola, tetapi kami tidak bisa mencetak gol. kami kecewa dengan kekalahan ini, tetapi saya pikir kami bisa membalikkan keadaan," ujarnya.

 

Tag
Share