bacakoran.co

Mobil Bekas Murah Bisa Buntung, Begini Cara Cek Mobil Bekas Tabrakan & Banjir Tanpa Harus Jadi Montir

Mobil bekas memang murah, tapi bisa berisiko. Simak panduan lengkap cara cek mobil bekas tabrakan dan banjir agar tidak menyesal kemudian.--Edited by Gemini AI

PALEMBANG, BACAKORAN.CO – Membeli mobil bekas memang jadi solusi cerdas bagi banyak orang yang ingin memiliki kendaraan dengan harga lebih terjangkau. 

Namun, di balik keuntungan harga miring, ada risiko besar yang sering luput dari perhatian pembeli. 

Mobil bekas tabrakan atau bekas banjir bisa menyimpan masalah serius yang baru terasa setelah digunakan. 

Karena itu, penting untuk memahami cara mendeteksi kondisi mobil sebelum memutuskan membeli.

Periksa Riwayat Kendaraan

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa riwayat kendaraan. 

BACA JUGA:Daftar Mobil Bekas 2020–2021 Anjlok, Harga Rp100 Juta Bisa Dapat Fitur Mewah?

Mintalah data servis rutin, catatan kecelakaan, hingga dokumen resmi seperti BPKB dan STNK. 

Dealer atau pemilik yang jujur biasanya tidak keberatan memberikan informasi ini. 

Jika ada riwayat kecelakaan besar atau mobil pernah terendam banjir parah, sebaiknya pertimbangkan ulang.

Selain itu, cek juga apakah mobil pernah berpindah tangan terlalu sering. 

Mobil dengan riwayat kepemilikan yang tidak jelas bisa menimbulkan masalah hukum maupun teknis di kemudian hari.

Amati Kondisi Bodi dan Rangka

Mobil bekas tabrakan biasanya meninggalkan jejak yang sulit disembunyikan. 

BACA JUGA:Avanza hingga Xpander, 4 Mobil Bekas untuk Keluarga MPV Berkualitas di Bawah Rp150 Juta Jadi Incaran Keluarga

  • Perhatikan sambungan bodi, bekas las, atau cat dengan warna berbeda. 
  • Jarak antar panel pintu, kap mesin, dan bagasi juga bisa menjadi indikator. 
  • Jika terlihat miring atau tidak simetris, kemungkinan besar mobil pernah mengalami benturan keras.
  • Bagian rangka dan chassis adalah komponen vital. Periksa bagian bawah mobil, area sasis, dan titik las. 
  • Mobil bekas tabrak parah biasanya memiliki bekas perbaikan yang jelas, seperti lasan kasar atau rangka yang bengkok.

Deteksi Mobil Bekas Banjir

Mobil bekas banjir menyimpan potensi kerusakan jangka panjang. Bau apek di kabin adalah tanda paling mudah dikenali. 

Mobil Bekas Murah Bisa Buntung, Begini Cara Cek Mobil Bekas Tabrakan & Banjir Tanpa Harus Jadi Montir

Rida Satriani

Rida Satriani


palembang, bacakoran.co – membeli memang jadi solusi cerdas bagi banyak orang yang ingin memiliki kendaraan dengan harga lebih terjangkau. 

namun, di balik keuntungan harga miring, ada risiko besar yang sering luput dari perhatian pembeli. 

mobil bekas tabrakan atau bekas banjir bisa menyimpan masalah serius yang baru terasa setelah digunakan. 

karena itu, penting untuk memahami cara mendeteksi sebelum memutuskan membeli.

periksa riwayat kendaraan

langkah pertama yang wajib dilakukan adalah memeriksa riwayat kendaraan. 

mintalah data servis rutin, catatan kecelakaan, hingga dokumen resmi seperti bpkb dan stnk. 

dealer atau pemilik yang jujur biasanya tidak keberatan memberikan informasi ini. 

jika ada riwayat kecelakaan besar atau mobil pernah terendam banjir parah, sebaiknya pertimbangkan ulang.

selain itu, cek juga apakah mobil pernah berpindah tangan terlalu sering. 

mobil dengan riwayat kepemilikan yang tidak jelas bisa menimbulkan masalah hukum maupun teknis di kemudian hari.

amati kondisi bodi dan rangka

mobil bekas tabrakan biasanya meninggalkan jejak yang sulit disembunyikan. 

  • perhatikan sambungan bodi, bekas las, atau cat dengan warna berbeda. 
  • jarak antar panel pintu, kap mesin, dan bagasi juga bisa menjadi indikator. 
  • jika terlihat miring atau tidak simetris, kemungkinan besar mobil pernah mengalami benturan keras.
  • bagian rangka dan chassis adalah komponen vital. periksa bagian bawah mobil, area sasis, dan titik las. 
  • mobil bekas tabrak parah biasanya memiliki bekas perbaikan yang jelas, seperti lasan kasar atau rangka yang bengkok.

deteksi mobil bekas banjir

mobil bekas banjir menyimpan potensi kerusakan jangka panjang. bau apek di kabin adalah tanda paling mudah dikenali. 

penjual nakal sering menutupi bau ini dengan parfum berlebihan, jadi tetap waspada.

periksa karpet, rel jok, dan sabuk pengaman. 

jika ada noda air, lumpur kering, atau karat di bagian tersembunyi, besar kemungkinan mobil pernah terendam. 

karet pintu dan kaca juga bisa menyimpan endapan lumpur yang sulit dibersihkan.

kelistrikan adalah titik paling rawan. mobil bekas banjir sering mengalami korslet. 

pastikan semua lampu, wiper, power window, dan audio berfungsi normal. 

periksa juga soket kelistrikan di ruang mesin. jika ada jamur atau korosi, itu tanda mobil pernah terendam air.

cek oli dan test drive

air banjir yang masuk ke mesin bisa bercampur dengan oli. 

periksa stik oli mesin. 

jika warnanya menyerupai kopi susu, itu tanda oli sudah tercampur air. 

kondisi ini sangat berbahaya karena bisa merusak mesin secara permanen.

jangan lupa lakukan test drive. 

rasakan apakah setir lurus, rem responsif, dan suspensi nyaman. 

mobil bekas tabrak sering memiliki masalah handling, sementara mobil bekas banjir bisa menimbulkan bunyi aneh saat berjalan.

apakah mobil bekas banjir bisa normal?

secara fungsional, mobil bekas banjir mungkin bisa berjalan. 

namun, karat yang sudah terbentuk akan terus menyebar, dan sistem elektronik yang pernah terkena air menjadi sangat sensitif. 

perbaikannya biasanya hanya bersifat sementara dan tidak permanen.

perlu dicatat, cek fisik di samsat tidak bisa mendeteksi mobil bekas banjir. 

pemeriksaan di samsat hanya untuk verifikasi nomor rangka dan mesin. 

jadi, pembeli harus melakukan inspeksi sendiri atau menggunakan jasa inspektor independen.

Tag
Share