bacakoran.co

Heboh, H&M Toko Populer dan Trendi akan Tutup Permanen 160 Gerai di 2026 Ini, Ternyata Ini Alasannya!

H&M Resmi Tutup 160 Gerai di Seluruh Dunia Tahun 2026 Ini--VOI

BACAKORAN.CO - H&M fast fasion akan bersiap menutup 160 toko secara global pada 2026 ini.

Ini adalah langkah dari rencana yang lebih luas dari merek tersebut untuk memprioritaskan e-commerce dan mengoptimalkan toko-toko unggulan.

Dilansir Bacakoran.co dari Liputan6, Kamis (9/4/2026), merk fast fashion tersebut sebelumnya menutup 163 lokasi secara global karena mereka beralih ke e-commerce dan berinvestasi di lokasi yang paling menguntungkan.

Raksasa populer dan trendy ritel ini juga alami penurunan laba sedikit pada kuartal pertama tahun 2026 karena menyesuaikan diri dengan jumlah toko yang lebih sedikit.

BACA JUGA:Kabar Gembira, Ini Daftar Bansos April 2026 yang Mulai Dicairka, Begini Cara Cek Penerima Cukup KK dan KTP!

BACA JUGA:Sidak Waka BGN Bongkar Dapur Bergizi Gratis Tak Layak di Bandung Barat, Langsung Disemprot!

"Optimalisasi portofolio toko telah berdampak agak negatif pada penjualan kuartal pertama tahun 2026 karena penutupan dan pembangunan kembali toko," kata H&M dalam laporan pendapatan.

"Namun, untuk perkiraan menyeluruh sepanjang 2026, efek penjualan dari optimalisasi toko diperkirakan akan sedikit positif."'

Optimalisasi toko memiliki tujuan untuk mencatat margin lebih tinggi per meter persegi sambil mengurangi biaya terkait staf dan kelebihan persediaan.

Faktor besar dalam restrukturisasi H&M adalah penekanan pada e-commerce, klaim pihaknya dan belanja online menyumbang 30 persen dari total pendapatan mereka.

BACA JUGA:Duel Sengit Motor Retro: Yamaha RX King Reborn 2026 vs Yamaha XSR 155, Mana Paling Nyaman Buat Harian?

BACA JUGA:Tangan Kanan Korban Belum Ditemukan, Di Jari Manis Ada Cincin Emas 3 Suku, Pelaku Pernah Dipenjara

"Pelanggan ingin terinspirasi dan memiliki produk yang tersedia sehingga mereka dapat berbelanja di mana, kapan, dan bagaimana pun mereka pilih, entah itu di toko, di situs web merek sendiri, di pasar digital, dan di media sosial," kata H&M.

Seperti yang diketahui bahwa sejak 2019, H&M telah menutup 1.000 toko di seluruh dunia, lapor Wales Online.

Heboh, H&M Toko Populer dan Trendi akan Tutup Permanen 160 Gerai di 2026 Ini, Ternyata Ini Alasannya!

Yanti D.P

Yanti D.P


bacakoran.co - h&m fast fasion akan bersiap menutup 160 toko secara global pada 2026 ini.

ini adalah langkah dari rencana yang lebih luas dari merek tersebut untuk memprioritaskan e-commerce dan mengoptimalkan toko-toko unggulan.

dilansir bacakoran.co dari liputan6, kamis (9/4/2026), merk fast fashion tersebut sebelumnya menutup 163 lokasi secara global karena mereka beralih ke e-commerce dan berinvestasi di lokasi yang paling menguntungkan.

raksasa populer dan trendy ritel ini juga alami penurunan laba sedikit pada kuartal pertama tahun 2026 karena menyesuaikan diri dengan jumlah toko yang lebih sedikit.

"optimalisasi portofolio toko telah berdampak agak negatif pada penjualan kuartal pertama tahun 2026 karena penutupan dan pembangunan kembali toko," kata h&m dalam laporan pendapatan.

"namun, untuk perkiraan menyeluruh sepanjang 2026, efek penjualan dari optimalisasi toko diperkirakan akan sedikit positif."'

optimalisasi toko memiliki tujuan untuk mencatat margin lebih tinggi per meter persegi sambil mengurangi biaya terkait staf dan kelebihan persediaan.

faktor besar dalam restrukturisasi h&m adalah penekanan pada e-commerce, klaim pihaknya dan belanja online menyumbang 30 persen dari total pendapatan mereka.

"pelanggan ingin terinspirasi dan memiliki produk yang tersedia sehingga mereka dapat berbelanja di mana, kapan, dan bagaimana pun mereka pilih, entah itu di toko, di situs web merek sendiri, di pasar digital, dan di media sosial," kata h&m.

seperti yang diketahui bahwa sejak 2019, h&m telah menutup 1.000 toko di seluruh dunia, lapor wales online.

merek ini sebelumnya telah melaporkan perlambatan penjualan di tengah permintaan pembeli yang lesu saat natal tahun lalu.

hal ini terjadi setelah mereka menutup 200 cabang di seluruh dunia pada 2025.

grup fast fasion ini melaporkan peningkatan laba operasional sebesar 6 persen untuk tahun keuangan yang berakhir pada 30 november 2026, berkat lonjakan 38 persen pada kuartal terakhirnya karena diuntungkan dari penjualan periode black friday.

Tag
Share