Harga Minyak Dunia Tembus USD 100, Iran Tutup Selat Hormuz, Pasar Ketar-Ketir!
Harga minyak dunia naik turun dipicu konflik Iran, Israel, dan AS. Pasar global waspada fluktuasi energi. --Infobanknews
Meski demikian, ketidakpastian tetap tinggi karena Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menuduh AS melanggar tiga poin penting dari usulan gencatan senjata Iran.
Ia menyoroti serangan Israel yang berlanjut di Lebanon, insiden pesawat tak berawak yang memasuki wilayah udara Iran, serta penolakan terhadap hak Teheran untuk memperkaya uranium.
BACA JUGA:Diduga Terpeleset Saat Bermain di Tepi Sungai, Balita Terjatuh dan Terseret Arus Sungai Komering
BACA JUGA:Barulah Landing! Ji Chang Wook Langsung Gaspol Main Padel di Jakarta
“Ketidakpercayaan mendalam yang kita miliki terhadap Amerika Serikat berakar dari pelanggaran berulang-ulang terhadap segala bentuk komitmen — sebuah pola yang sayangnya telah terulang kembali,” kata Ghalibaf dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial.
Presiden AS Donald Trump menilai proposal Iran bisa menjadi dasar pembicaraan, sementara Wakil Presiden JD Vance menekankan bahwa gencatan senjata selalu penuh kompleksitas.
“Gencatan senjata selalu rumit,” kata Vance, menanggapi insiden drone yang dilaporkan di wilayah udara Iran.
Ia menambahkan bahwa Washington tetap berpendapat Iran tidak boleh memperkaya uranium, dan menegaskan bahwa gencatan senjata yang mencakup Lebanon tidak termasuk dalam perjanjian tersebut.
BACA JUGA:Siswa SMP di Siak Tewas Akibat Ledakan Senapan Rakitan saat Ujian Sains, Polisi Selidiki Guru
BACA JUGA:Rumah Saksi Dibakar! KPK Bongkar Teror Gelap di Kasus Suap Bekasi
Perkembangan ini menunjukkan betapa harga minyak dunia sangat dipengaruhi oleh faktor geopolitik.
Setiap pernyataan, negosiasi, maupun insiden di kawasan Timur Tengah dapat langsung memicu volatilitas harga.
Bagi pasar global, harga minyak dunia bukan hanya soal pasokan dan permintaan, tetapi juga refleksi dari ketegangan politik internasional.
Dengan kondisi yang terus berubah, investor dan pelaku industri energi harus tetap waspada terhadap dinamika yang dapat menggeser harga minyak dunia secara drastis.