Bayern Munchen Melenggang ke Semifinal Liga Champions, Madrid Tersungkur
Bayern Munchen melenggang ke semifinal Liga Champions usai kalahkan Real Madrid-UEFA-
Pemain Munchen Michael Olise terpilihs ebagai pemain terbaik di pertandingan ini. Dia sangat kagum dengan atmosfer perntandingan yang sengit sejak menit awal.
"Ini pertandingan yang bagus dan saling berbalas serangan. Kami tahu mereka akan mencoba untuk mengejar ketertinggalan. Awalnya seperti 'gol, gol, gol'. Ketika akhirnya keadaan mulai tenang, kami bermain sedikit lebih baik di babak kedua dan memanfaatkan peluang kami," terang Olise kepada TNT Sports sebagaimana dilansir di laman UEFA.
"Kami menunjukkan ketahanan yang baik untuk terus bangkit. Pada akhirnya, itu adalah hasil yang kami senangi," lanjutnya.
"Saya telah mencoba gol dengan cara itu selama lima atau enam kali sebelumnya dan saya semakin dekat setiap kali. Senang rasanya bisa mencetak gol," tukasnya.
Penyerang Munchen Harry Kane menembahkan bahwa dirinya sempat kewalahan di awal pertandingan. Suasana menjadi sedikit kacau karena Real Madrid sukses mencetak gol.
BACA JUGA:Terhenti di Liga Champions, Pelatih Chelsea Pilih Fokus di Liga Inggris
"Babak pertama agak kacau, jelas memulai dengan awal terburuk, tetapi kami berhasil kembali ke permainan dan terlihat sebagai tim yang lebih berbahaya, tetapi pemain mereka dalam transisi benar-benar dapat membahayakan kami, dan itulah yang menghukum kami," jelas Kane kepada TNT Sports melalui laman UEFA.
"Di babak kedua, kami memutuskan untuk sedikit lebih sabar. Kami tahu seiring berjalannya pertandingan, kami akan menjadi sedikit lebih kuat, dan kami mampu memanfaatkan peluang kami menjelang akhir," lanjutnya.

Vincent Company sukses pimpin Munchen ke semifinal Liga Champions-UEFA-
Namun Kane menyadari bahwa kesulitan itu akan dihadapi di pertandingan ini. Mengingat, Real Madrid memang tim yang tidak mudah ditaklukkan.
"Kami tahu akan sulit melawan Real Madrid di Liga Champion. Jelas, mereka memiliki koneksi khusus dan kami perlu berada di level tertinggi untuk mengalahkan mereka dan menyingkirkan mereka," tukasnya.
BACA JUGA:PSG Lolos Perempat Final Liga Champions Usai Taklukkan Chelsea
Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany mengakui bahwa laga ini penuh emosional. Ini karena tim asuhnnya kuasai jalannya pertandingan dan selalu berkeinginan mencetak gol.
Total, Munchen kuasai 67 persen jalannya pertandingan. Dengan penguasaan itu, Munchen mencatatkan 17 kali gangguan ke gawang lawan yang 8 di antaranya shoot on goal.
"Ini adalah pertandingan yang sangat emosional. Kami banyak menguasai bola dan selalu merasa bisa mencetak gol. Tetapi Real Madrid adalah Real Madrid. Mereka selalu menjadi ancaman," tukasnya kepada DAZN sebagaimana dilansir di laman UEFA.
"Para pemain memiliki mental yang kuat hari ini untuk bangkit dari kemunduran. Para penggemar juga membantu kami. Kami tetap tenang dan selalu merasa bahwa momen kami akan tiba," jelasnya.
