Meledak! Jusuf Kalla Bantah Keras Isu Rp5 Miliar dan Ungkap Sejarah Manuver Politik yang Bawa Jokowi ke Istana
Jusuf Kalla memberikan klarifikasi tegas terkait isu ijazah Jokowi dan membongkar sejarah hubungan politik mereka di kediaman pribadinya Jakarta Selatan.--Ist
Ia menuturkan bahwa Megawati memintanya secara khusus untuk mendampingi calon presiden yang saat itu dinilai belum memiliki kapasitas pengalaman yang cukup di pemerintahan pusat.
BACA JUGA:Jelang Pelantikan, Perempuan ICMI Jajaki Kerjasama dengan TP PKK Sumsel
"Ya bukan saya minta, bukan. Ibu Mega yang minta sama saya agar dampingi karena beliau tidak berpengalaman. Mengerti? Jadi jangan coba. Minta maaf ya, kasih tahu semua itu buzer buzzer itu. Dia tidak jadi Gubernur kalau bukan saya, ngerti?" imbuh JK dengan nada lugas.
Menanggapi keriuhan isu yang menjerat namanya, Jusuf Kalla menyoroti masalah ijazah yang terus dibiarkan berlarut-larut hingga memunculkan spekulasi yang menyeret nama-nama besar lain seperti Puan Maharani dan Susilo Bambang Yudhoyono.
JK memandang bahwa tudingan ini telah merugikan banyak pihak dan menciptakan polarisasi.
Ia mendesak ketegasan agar polemik ini segera dipadamkan demi ketenangan ruang publik.
BACA JUGA:Helikopter Jatuh di Kalbar, 8 Korban Dipastikan Tewas, 3 Masih Terjepit
"Sudahlah Pak Jokowi, sudahlah. Kasih lihat ijazah saja. Itu saja. Timbul lagi, sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih? Dan saya yakin itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat berkelahi sendiri, saling memaki masyarakat dua tahun," Pungkas JK menyuarakan pandangannya.