bacakoran.co - badan gizi nasional (bgn) secara fantastis mencairkan anggaran rp1,5 miliar hanyan untuk belanja semir dan tali sepatu. total nilai kontrak sebesar rp 1.576.852.750 ini telah diterima dalam bentuk kontrak kepada beberapa perusahaan mitra bgn. hal ini memicu kritik tajam oleh netizen.
anggaran pengadaan semir dan pembelian tali sepatu dianggap tidak urgent.
netizen menggerutu sebaiknya anggaran tersebut dialihkan untuk kesejahteraan guru honorer.
dari dokumen yang beredar rincian kontrak pengadaan semir & sikat sepatu bgn (data lkpp) mengalir ke beberapa perusahaan sebagai berikut :
semir:
pt gajah mitra paragon — rp 610.231.050
pt tempa bersama — rp 230.158.500
cv globalindo garment industries (semir hitam) — rp 74.646.000
pt bijee galang indonesia (semir padat) — rp 136.104.540
hexagen indo global (semir hitam) — rp 67.056.990
pt arrnic setiajaya — rp 133.326.050
sikat semir:
pt arrnic setiajaya — rp 34.657.700
cv globalindo garment industries — rp 19.404.000
hexagen indo global — rp 17.431.260
pt tempa bersama — rp 59.829.000
pt bijee galang indonesia — rp 35.379.960
pt gajah mitra paragon — rp 158.627.700
kontrak fantastis untuk pengadaan dan pembelian semir dan tali sepatu ini tentu mengundang reaksi negatif netizen.
anggaran sebesar rp1,5 miliar ini dianggap mubazir dan tidak ada urgensinya.
banyak netizen yang membandingkan anggaran fantastis ini dengan gaji guru honorer yang hanya sebesar rp300 ribu per bulan.
sebelumnya bgn juga sempat dikritik terkait pengadaan puluhan ribu sepeda motor untuk kendaraan operasional.
badan gizi nasional atau bgn ugal-uugalan. di saat semua pihak kencangkan ikat pinggang karena penghematan efek dari konflik timur tengah, bgn malah borong motor.
motor yang diborong tidak sedikit. motor listrik jenis trail ini datang sebanyak 21 ribuaan.
kedatangan motor trail listrik masih akan bertambah karena bgn total memesan sepeda motor sebanyak 25 ribu unit.
ugal-ugalan bgn memborong motor trail listrik ini ramai di dunia maya. media sosial terus menggoreng aktivitas bgn ini.
bahkan video aksi borong motor trail listrik ini viral. beragam spekulasi pun muncul di tengah masyarakat.
mengingat, aksi borong motor ini menunjukkan bgn tidak peka dengan kondisi ekonomi masyarakat.
menanggapi hal tersebut, kepala bgn dadan hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025.
belanja motor trail listrik ini ditujukan untuk mendukung operasional program makan bergizi gratis (mbg), khususnya bagi kepala satuan pelayanan pemenuhan gizi (sppg).
"pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. fungsinya untuk mendukung operasional kepala sppg," ujar dadan di jakarta, sebagaimana dilansir situs resmi bgn.
meski demikian, dadan memastikan bahwa motor tersebut hingga saat ini belum didistribusikan kepada pihak terkait.
menurutnya, kendaraan yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai barang milik negara (bmn) sebelum dapat digunakan.
"motor tersebut belum dibagikan. setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai bmn sebelum didistribusikan," jelasnya.
lebih lanjut, proses realisasi pengadaan motor secara bertahap dimulai pada desember 2025.
sementara itu, terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan mencapai 70.000 unit, dadan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar atau hoaks.
"informasi 70.000 unit itu tidak benar. realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," sebut dadan.