bacakoran.co - amarah selebgram ternama kini telah mencapai puncaknya setelah menjadi korban dugaan penggelapan dana oleh mantan admin media sosialnya.
selebgram yang akrab disapa fuji ini secara tegas menolak opsi damai terkait yang ditaksir hampir mencapai satu miliar rupiah.
keputusan berani ini diambil karena pelaku dinilai tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga menghancurkan kepercayaan serta privasi yang sangat krusial bagi publik figur di era digital saat ini.
mantan admin fuji ini kini menjadi sorotan tajam bagi publik.
kamu mungkin bertanya-tanya mengapa kemarahan sang selebgram begitu memuncak hingga menutup pintu maaf.
berdasarkan informasi dan kejadian di polres metro jakarta selatan pada hari senin tanggal 20 april 2026, terungkap bahwa tindakan terduga pelaku sudah melewati batas toleransi profesional.
sang mantan karyawan tidak sekadar menggelapkan uang hasil kerja keras yang jumlahnya fantastis, melainkan ikut menghapus ribuan data pekerjaan esensial dari perangkat seluler milik fuji.
tindakan tidak bertanggung jawab tersebut semakin diperparah dengan dugaan penyebaran percakapan pribadi untuk dijadikan bahan ejekan oleh pelaku.
hal inilah yang membuat fuji mantap memilih jalur hukum dan berharap pelaku mendapat ganjaran setimpal di balik jeruji besi, mengutip langsung pernyataan bernada emosi saat ditemui awak media, fuji menyampaikan keputusannya.
"saya bisa cari duit sendiri, makan tuh duit, biar saja di dalam penjara. capek saya kerja," tegas fuji di polres metro jakarta selatan, (20/4/2026).
kerugian yang ditimbulkan terbukti tidak hanya berimbas pada saldo perbankan, namun juga kesehatan mental sang pembuat konten.
"aku pengen dia dihukum seadil-adilnya, karena apa yang dia lakuin ke aku tuh udah kelewatan banget. bukan sekadar uang doang," tambah fuji menjelaskan kondisinya.
padahal, mantan karyawan tersebut diketahui telah menerima kompensasi yang sangat layak, menyentuh angka gaji dua digit setiap bulannya yang masih ditambah dengan berbagai bonus kinerja.
terkait perkembangan hukum terkini, langkah penindakan sudah dipastikan berjalan.
kuasa hukum sang selebgram, sandy arifin, mengonfirmasi bahwa kasus ini telah naik ke tahap penyidikan oleh pihak berwajib.
"terlapor sudah mengakui perbuatannya dan kerugiannya juga sudah dihitung. kami tinggal menunggu perkembangan selanjutnya," ujar sandy menjelaskan status hukum terlapor.