Mauricio Souza Butuh Ini Dari Pemain saat Persija Hadapi PSIM di Bali, Ini Jadwal Livenya
Persija harus lebih kreatif saat hadapi PSIM di Bali-Persija-
BACAKORAN.CO - Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza senang pertandingan melawan PSIM Yogyakarta berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali.
Pertandingan ini akan berlangsung Rabu (22/4) pukul 15.30 WIB. Duel akan live di Indosiar.
PSIM terpaksa mengungsi ke Bali karena saat menjamu Persija Jakarta tidak bisa memakai Stadion Sultan Agung. Dengan alasan keamanan.
Muaricio Souza senang dengan perubahan venue ini karena faktor teknis. Stadion Kapten I Wayan Dipta yang jadi markas Bali United itu memiliki permukaan lapangan bagus.
“Hal yang paling baik dari situasi ini adalah kualitas lapangan di sana sangat baik. Ada dua tim yang sama-sama gemar menguasai bola dan bermain ofensif,” ujar Mauricio.
BACA JUGA:Pemain Semen Padang Punya Motivasi Tambahan Kalahkan Persijap
Ia menambahkan, gaya bermain seperti itu sangat membutuhkan kondisi lapangan yang bagus agar aliran bola dapat berjalan dengan baik.
“Saya sangat menyukai gaya bermain lawan yang akan kami hadapi nanti. Permainan mereka sangat tertata dan agresif saat menguasai bola," terangnya.
"Tim kami juga memiliki karakter yang sama. Karena itu, saya senang pertandingan ini digelar di lapangan dengan kondisi yang sangat baik,” tuturnya.
Persija melangkah ke pertandingan kontra PSIM dengan modal yang cukup kuat. Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Persebaya (11/4), disusul hasil positif 1-0 melawan PSBS (18/4), menjadi dasar optimisme tim dalam menyongsong laga tersebut.
BACA JUGA:Persijap Percaya Diri Hadapi Persik di Brawijaya, Tak Terkalahkan di 4 Pertandingan!
Karena itu, mauricio sangat yakin bisa memetik kemenangan di pertandingan melawan PSIM ini. Apalagi pada pertemuan pertama lalu, Persija bisa pesta kemenangan.

Pemain Persija akan hadapi PSIM di markas Bali United -Persija-
Pada laga sebelumnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (28/11), tim berjuluk Macan Kemayoran berhasil menang 2-0 lewat gol Emaxwell Souza dan Allano Lima.