bacakoran.co

Profil Jahmada Girsang dari Debat Panas Ijazah Palsu Hingga Nyaris Gelut Dengan Refly Harun di Live Acara TV

Profil Jahmada Girsang, pengacara yang nyaris gelut dengan Refly Harun saat live TV.--

BACAKORAN.CO – Emosi Meledak di TV Nasional Sosok Jahmada Girsang yang nyaris gelut dengan Refly Harun.

Ya, nama pengacara Jahmada Girsang mendadak menjadi pusat perhatian publik usai terlibat perdebatan sengit dengan pakar hukum tata negara Refly Harun.

Perseteruan yang nyaris berujung nyaris gelut tersebut terjadi saat keduanya menjadi narasumber dalam sebuah program stasiun televisi nasional yang dipandu Aiman Witjaksono pada Selasa malam, 21 April 2026.

Momen ketegangan ini memicu rasa penasaran masyarakat mengenai siapa sebenarnya sosok Jahmada yang secara tegas berani mengonfrontasi argumen hukum secara langsung di layar kaca.

BACA JUGA:Polda Sumsel Gerebek 3 Gudang Penampungan BBM, Polisi Amankan 8 Orang, Apakah akan Diproses?

Diskusi malam itu awalnya berjalan kondusif namun, suasana berubah memanas ketika Jahmada Girsang dan Refly Harun mulai saling menyanggah terkait pengelolaan buku Jokowi's White Paper, sebuah isu yang melekat pada polemik ijazah palsu Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo.

Dalam tayangan televisi nasional tersebut, Jahmada hadir mewakili kliennya sebagai pengacara Rismon Sianipar, sementara Refly Harun duduk di bangku seberang sebagai pengacara Roy Suryo.

Ketegangan tidak hanya berhenti pada adu argumen logis, melainkan merambat ke ranah personal setelah sesi debat selesai.

Peristiwa memuncak ketika acara usai dan Refly menyalami Rismon sambil berkelakar menyebutnya menggunakan pengacara raja konten.

BACA JUGA:Mobil BUMDes Dipakai Aksi Demo LSM ke Pertamina, Begini Pengakuan Kades

Berdasarkan kutipan langsung dari tayangan program televisi tersebut, Refly melontarkan pernyataan, "Ini teman saya yang paling baik. Tetapi ketika belok, dia tidak ngomong."

Pernyataan ini memicu reaksi keras Jahmada tampak enggan melepaskan jabatan tangan, lalu berusaha mendorong Refly sambil berteriak, "Saya nggak terima."

Aiman Witjaksono dan beberapa narasumber lain terpaksa turun tangan untuk melerai keduanya agar konflik fisik tidak berlanjut.

Lantas banyak publik bertanya siapa Jahmada Girsang?

Jahmada Girsang bukanlah nama baru dalam kancah hukum nasional.

Profil Jahmada Girsang dari Debat Panas Ijazah Palsu Hingga Nyaris Gelut Dengan Refly Harun di Live Acara TV

Aini

Ayu


bacakoran.co – emosi meledak di tv nasional sosok yang nyaris gelut dengan refly harun.

ya, nama pengacara jahmada girsang mendadak menjadi pusat perhatian publik usai terlibat sengit dengan pakar hukum tata negara refly harun.

perseteruan yang nyaris berujung tersebut terjadi saat keduanya menjadi narasumber dalam sebuah program stasiun televisi nasional yang dipandu aiman witjaksono pada selasa malam, 21 april 2026.

momen ketegangan ini memicu rasa penasaran masyarakat mengenai siapa sebenarnya sosok jahmada yang secara tegas berani mengonfrontasi argumen hukum secara langsung di layar kaca.

diskusi malam itu awalnya berjalan kondusif namun, suasana berubah memanas ketika jahmada girsang dan refly harun mulai saling menyanggah terkait pengelolaan buku jokowi's white paper, sebuah isu yang melekat pada polemik ijazah palsu presiden ke-7 republik indonesia joko widodo.

dalam tayangan televisi nasional tersebut, jahmada hadir mewakili kliennya sebagai pengacara rismon sianipar, sementara refly harun duduk di bangku seberang sebagai pengacara roy suryo.

ketegangan tidak hanya berhenti pada adu argumen logis, melainkan merambat ke ranah personal setelah sesi debat selesai.

peristiwa memuncak ketika acara usai dan refly menyalami rismon sambil berkelakar menyebutnya menggunakan pengacara raja konten.

berdasarkan kutipan langsung dari tayangan program televisi tersebut, refly melontarkan pernyataan, "ini teman saya yang paling baik. tetapi ketika belok, dia tidak ngomong."

pernyataan ini memicu reaksi keras jahmada tampak enggan melepaskan jabatan tangan, lalu berusaha mendorong refly sambil berteriak, "saya nggak terima."

aiman witjaksono dan beberapa narasumber lain terpaksa turun tangan untuk melerai keduanya agar konflik fisik tidak berlanjut.

lantas banyak publik bertanya siapa jahmada girsang?

jahmada girsang bukanlah nama baru dalam kancah hukum nasional.

analisis terhadap latar belakangnya menunjukkan bahwa mentalitas bertarungnya ditempa sejak ia meraih gelar sarjana hukum dari universitas jayabaya pada tahun 1987, hingga menyelesaikan magister hukum di kampus yang sama pada 2013.

pembawaannya yang lugas juga didukung oleh berbagai sertifikasi profesi elit, mulai dari kurator dan pengurus akpi pada 2015, auditor hukum pada 2016, hingga keahlian sebagai mediator bersertifikat sejak 2021.

pengalaman komprehensif inilah yang memberinya landasan analitis dan manuver argumen yang kokoh saat berhadapan dengan tokoh sekelas refly harun.

perjalanan karier jahmada juga mencerminkan transisi keahlian yang solid dari korporasi ke praktik mandiri. ia mengawali langkah pada 1988 sebagai asisten pengacara di kantor hukum effendi perangin, s.h. dan associates.

kualitas manajerialnya terbukti saat ia dipercaya memimpin departemen hrd dan legal di pt hardi agung perkasa dan pt royal sentul highland atau yang kini dikenal sebagai sentul city.

pengalaman korporatnya berlanjut hingga ke jenjang manajer di pt suba indah manufacturing bagian dari hero group, dan regional human resources di pt orang tua group selama enam tahun sejak 1997.

puncak kemandiriannya terjadi pada 2003 saat ia mendirikan law offices jahmada girsang dan partners, firma yang dipimpinnya sebagai managing partners hingga detik ini.

di luar meja hijau, dedikasi pria ini merambah ke ranah pelayanan masyarakat dan keagamaan.

ia saat ini menduduki posisi direktur eksekutif di lembaga sumbangan agama kristen indonesia dan aktif melayani jemaat sebagai sintua di gkps salemba.

jaringan profesionalnya juga sangat luas, tercatat dari keikutsertaannya dalam perkumpulan advokat batak indonesia serta peran krusialnya sebagai wakil sekjen perhimpunan advokat indonesia peradi sai.

Tag
Share