bacakoran.co

Penipu Kelas Wahid yang Dicari FBI Ternyata Warga Negara Indonesia

ilustrasi--

Penipu Kelas Wahid yang Dicari FBI Ternyata Warga Negara Indonesia

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- kepolisian imigrasi nasional thailand, jumat 24 april 2026  menangkap seorang kelas wahid yang dicari (fbi).

buronan tersebut diketahui bernama awang williang (33) yang diketahui merupakan (wni). pria itu ditangkap di sebuah resor mewah di kota pesisir phuket, thailand.

"fbi menyatakan dia dicari karena melakukan penipuan terhadap warga amerika senilai sekitar us$10 juta (rp172 miliar)," jelas pejabat kepolisian imigrasi nasional thailand, suriya puongsombat.

awang williang merupakan tersangka utama jaringan penipuan investasi bodong melalui aplikasi kencan. 

sebelum penangkapan, fbi telah memberi tahu otoritas thailand bahwa tersangka telah meninggalkan dubai dan melakukan perjalanan ke negara asia tenggara tersebut pada rabu lalu.

setelah ditangkap, pria itu dibawa ke pusat detensi imigrasi di ibu kota bangkok dan kini menunggu proses ekstradisi ke amerika serikat, ujarnya.

seorang pejabat polisi imigrasi thailand lainnya mengatakan kepada media lokal bahwa tersangka diduga menyewa model untuk memancing target masuk ke skema investasi palsu melalui panggilan video, aplikasi kencan, dan media sosial.

ia disebut mengendalikan operasi penipuan tersebut dari uni emirat arab (uea).



diketahui, asia tenggara dalam beberapa tahun terakhir menjadi pusat operasi penipuan siber, dengan kelompok kriminal terorganisasi menggunakan kasino, hotel, dan kompleks berpagar di kawasan itu sebagai basis untuk menjalankan penipuan daring yang canggih.

pelaku penipuan siber diketahui merugikan korban di seluruh dunia hingga puluhan miliar dolar setiap tahun, sering kali melalui investasi kripto palsu dan hubungan asmara palsu.

namun, para pelaku dan jaringan mereka juga diyakini telah memperluas operasi ke luar kawasan.

menurut laporan tahun 2025 dari united nations office on drugs and crime, pekerja asing di uea telah "dibujuk masuk ke pekerjaan penipuan di asia tenggara".

ini menunjukkan bahwa dubai mulai menjadi pusat global perekrutan dan perdagangan manusia yang terkait dengan industri penipuan berbasis siber.

Tag
Share