Begal di OKI yang Tikam Siswa SD Hingga Tewas Tertangkap Saat Hendak Kabur ke Jambi
Keterangan Pers ungkap kasus begal yang tewaskan siswa SD di OKI. (foto : ist)--
Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang dititipkan pelaku di salah satu bengkel, dokumen kendaraan, pakaian, sandal, serta sebuah telepon genggam.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 458 KUHP Tentang Tindak Pidana Pembunuhan dengan Ancaman paling lama 15 tahun, Pasal 479 Ayat 3 KUHP pembunuhan dengan kekerasan yang menyebabkan matinya nyawa orang dengan ancaman paling lama 15 tahun dan Pasal 80 Ayat 3 UU RI No 43 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak ancaman paling lama 15 tahun.
BACA JUGA:Persis VS Persija: Seberapa Kuat Tekad Persis Bertahan di Super League?
BACA JUGA:Bocoran HP Midrange Redmi Note 17 Pro Max: Layar 7 Inci Kamera 200 MP dan Hadirkan Dimensity 7500
Diwartakan sebelumnya, korban ditemukan tak sengaja oleh pemilik kebun karet yang pagi itu sedang beraktifitas menyadap getah karet.
Saat ditemukan kondisi MSA sangat mengenaskan. Setidaknya terdapat 8 luka tusuk menganga di sekujur tubuhnya yang saat itu sudah kaku dan darah sudah mengering.
Dari keterangan orang tua korban kepada polisi diketahui bahawa pada Rabu (15/4) sekira pukul 19.00 WIB korban berpamitan kepada orang tuanya untuk menemui temannya dirumah Warnadi.
Korban ketika itu membawa tas kecil berisi hanphone dan powerbank. Namun hingga larut korban tidak pulang ke rumah. Penelusuran lebih lanjut mengungkapkan bahwa korban sempat meminjam sepeda motor milik warga dengan alasan membeli makanan, tetapi tidak kembali.
BACA JUGA:Timnas Basket 3x3 Putri Lolos Babak 16 Besar Asian Beach Games Sanya 2026
BACA JUGA:Bali United FC Bertekad Cetak Hat-trick Menang, Tim Ini Calon Korban Selanjutnya
Lalu pagi harinya orang tua korban mendatangi rumah Warnadi menanyakan keberadaan korban. Namun kemudian diperoleh kabar jika korban ditemukan tewas diduga akibat dibegal.