bacakoran.co

Jangan Kebanyakan! Ternyata Mencuci Beras Terlalu Sering Bisa Buang Nutrisi

Tip dan trik mencuci beras agar kandungan gizinya tetap terjaga --

Jangan Kebanyakan! Ternyata Mencuci Beras Terlalu Sering Bisa Buang Nutrisi

Wira

Daren


bacakoran.co - mencuci sebelum dimasak sudah menjadi kebiasaan turun-temurun di banyak rumah tangga.

namun, di balik rutinitas sederhana ini, ternyata ada fakta menarik yang sering luput diperhatikan.

mencuci beras terlalu sering bukan cuma membuat air cucian semakin bening, tetapi juga berpotensi mengurangi kandungan nutrisi penting di dalam beras.

tak sedikit orang percaya semakin banyak bilasan, semakin bersih pula nasi yang dihasilkan. 

bahkan ada yang merasa belum puas kalau air cucian beras masih terlihat keruh. 

padahal, anggapan tersebut belum tentu sepenuhnya benar.

air keruh saat mencuci beras bukan selalu tanda kotor

air cucian beras yang tampak putih atau keruh sebenarnya sebagian besar berasal dari pati alami atau kanji di permukaan beras. 

pati inilah yang memengaruhi tekstur nasi setelah matang.

jika beras terus dicuci hingga air benar-benar bening, lapisan alami tersebut ikut banyak terbuang.

dampaknya, nasi bisa kehilangan tekstur pulen dan sebagian nilai gizinya.

karena itu, mencuci beras secukupnya justru dianggap lebih ideal dibanding membilasnya berkali-kali.

berapa kali sebaiknya mencuci beras?

berdasarkan penelitian bidang ilmu pangan yang dipublikasikan melalui national center for biotechnology information (ncbi), tidak ada aturan baku soal berapa kali beras harus dicuci.

secara umum, pembilasan 1 hingga 2 kali sudah cukup untuk:

membersihkan debu dan kotoran ringan.

mengurangi sisa pati di permukaan.

membuat tekstur nasi tidak terlalu lengket.

artinya, tidak perlu mencuci beras sampai lima kali atau menunggu air cucian benar-benar jernih sempurna.

terlalu sering mencuci beras bisa mengurangi nutrisi

fakta yang jarang diketahui, mencuci beras berulang kali dapat menghilangkan sejumlah mineral penting. 

beberapa nutrisi yang bisa ikut larut bersama air cucian antara lain:

magnesium.

kalium.

fosfor.

semakin sering beras dicuci, semakin besar pula kemungkinan zat gizi tersebut ikut terbuang. 

jadi, kebiasaan mencuci beras secara berlebihan ternyata tidak selalu memberi manfaat lebih besar.

apakah mencuci beras bisa menghilangkan arsenik?

banyak orang mencuci beras dengan harapan dapat mengurangi zat berbahaya seperti arsenik.

namun, hasilnya ternyata tidak terlalu signifikan.

menurut food and drug administration (fda), membilas beras sebelum dimasak hanya memberi pengaruh kecil terhadap kadar arsenik pada nasi matang.

cara yang dianggap lebih efektif untuk mengurangi arsenik adalah memasak beras menggunakan air berlebih, lalu membuang sisa air setelah matang.

metode ini disebut mampu menurunkan kadar arsenik sekitar 40 hingga 60 persen.

meski begitu, ada konsekuensi yang perlu diperhatikan. 

teknik tersebut juga dapat mengurangi kandungan nutrisi penting seperti:

folat.

zat besi.

niasin.

tiamin.

jumlah nutrisi yang hilang bahkan bisa mencapai 50 hingga 70 persen.

tidak semua beras harus dicuci

hal penting lain yang sering terlupakan, tidak semua jenis beras dianjurkan untuk dicuci.

pada beras fortifikasi atau beras yang telah diperkaya vitamin dan mineral, proses pencucian justru berisiko menghilangkan nutrisi tambahan tersebut.

karena itu, beberapa produk beras fortifikasi biasanya mencantumkan petunjuk “jangan bilas” pada kemasan.

maka sebelum mencuci beras, penting juga memperhatikan jenis beras yang digunakan.

panduan sederhana mencuci beras yang benar

1.beras biasa

cukup bilas 1 sampai 2 kali untuk membersihkan permukaan beras. 

tidak perlu hingga air benar-benar bening.

2.beras fortifikasi

ikuti petunjuk pada kemasan. jika tertulis tidak perlu dicuci, sebaiknya langsung dimasak.

3.jika ingin mengurangi arsenik

gunakan metode memasak dengan air berlebih, lalu buang sisa airnya setelah matang. namun, pahami bahwa sebagian nutrisi juga ikut berkurang.

mencuci beras secukupnya justru lebih baik

mencuci beras memang penting untuk menjaga kebersihan dan memperbaiki tekstur nasi. 

namun, terlalu sering membilas beras bukan berarti hasilnya lebih sehat.

kebiasaan mencuci beras secukupnya justru membantu menjaga kandungan nutrisi tetap optimal tanpa mengorbankan kualitas nasi. 

jadi, mulai sekarang tak perlu buru-buru membuat air cucian beras sebening kristal.

kadang, yang terlalu bersih justru membuat manfaat alaminya ikut hilang.

Tag
Share