bacakoran.co

Heboh Kasir Indomaret Tolak Uang Rp 75.000, Bank Indonesia Buka Suara Ingatkan Sanksi Pidana

Respon Bank indonesia setelah viral kasus penolakan uang Rp 75.000 di indomaret--twitter

Menariknya kasus penolakan ini justru membuka wawasan baru terkait nilai intrinsik dari edisi terbatas tersebut.

Beberapa pengguna X sempat menyebut bahwa pecahan ini kerap ditolak karena menyulitkan proses setor tunai administratif di mesin anjungan tunai mandiri.

"Harusnya sekelas Bank Indonesia itu melakukan respon yg luar biasa..misal langsung gercep tugaskan kurir utk mengganti uang tsb ke pemilik, kasih bonus tambahan kek, atau tawarin pemilik uang utk menukar uang dgn pecahan lain..atau apa yg membuat pemilik mendecak kagum ke BI," tulis akun X @brewokputih117.

"Masih banyak sejenisnya gak cuma di Indomaret, pekerjaan yang administrasi harus melalui setoran Tunai Transfer ke ATM dengan adanya pecahan 75Ribu membuat transaksi harus menahan uang itu dan bikin makin ribet. Ya pokoknya gitu lah," tulis akun X @_ygpr.

"BI d tempat aku uang receh seribu anglung dah g bisa d tukar ke uang kertas bank d sini nolak penukaran nya," tulis akun X @jancoks_rio.

"Apakah ada sangsinya bagi yang nolak ?" tulis akun X @joysetiawan27.

Pertanyaan ini kemudian dijawab secara tegas oleh Bank Indonesia dengan merujuk pada Undang Undang Nomor 7 Tahun 2011 Pasal 23 ayat 1, yang menginstruksikan bahwa setiap orang dilarang menolak untuk menerima Rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran.

Pelaporan dapat diteruskan kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang merugikan konsumen.

BACA JUGA:Fatal! Niat Viralkan Pelanggan Ngutang, Pagi Sore Malah Tanggung Malu Hingga Warga Malaysia Kompak Boikot

Namun dari kacamata kolektor numismatik, uang peringatan seperti ini memiliki prospek nilai jual kembali yang sangat tinggi di masa depan karena kelangkaannya dan bukan sekadar alat tukar biasa.

Menyadari nilai tambah ini, akun @heniloenar pada cuitan lanjutannya yang mendapat 335.000 tayangan memutuskan untuk tidak lagi membelanjakan uang tersebut dan memilih langkah investasi jangka panjang.

"buset rame bgt wadidaw. banyak yg bilang ini lumayan rare, jadinya aku simpen aja uangnya manteman. siapa tau 100 tahun lagi bisa buat tuker tambah mclaren. aamiin,"pungkasnya.

Heboh Kasir Indomaret Tolak Uang Rp 75.000, Bank Indonesia Buka Suara Ingatkan Sanksi Pidana

Mail

Tri


bacakoran.co - baru-baru ini jagat dikejutkan dengan insiden penolakan uang rp 75.000 saat seorang warga ingin berbelanja di sebuah indomaret.

kejadian ini memicu perdebatan luas karena uang pecahan khusus tersebut sejatinya diterbitkan secara resmi oleh negara sebagai yang sah.

informasi mengenai penolakan uang rp 75.000 ini pertama kali mencuat melalui cuitan akun x @heniloenar pada tanggal 18 mei 26 yang sukses meraup 2,5 juta tayangan.

dalam unggahannya, pemilik akun membagikan pengalaman saat uang hasil transaksinya ditolak oleh pihak kasir

 "kemarin di cf dapet pecahan 75k ini dari pembeli. hari ini mau dipake jajan di indomaret ternyata mereka ga mau menerima, katanya udah ga berlaku mohon solusinya om @bank_indonesia," tulis akun tersebut.

merespons keluhan viral tersebut, akun resmi x pada 18 mei 26 yang tayang sebanyak 430.000 kali langsung memberikan klarifikasi tegas.

pihak otoritas moneter menyatakan bahwa uang peringatan kemerdekaan dengan nominal rp 75.000 sepenuhnya sah digunakan di seluruh wilayah negara kesatuan republik indonesia.

"sayang banget, heni, kalau masih ada yang nolak uang peringatan kemerdekaan (upk) rp75.000. padahal selama uang rupiah asli, maka sah dipakai transaksi di seluruh nkri," jelas perwakilan bank indonesia merespons aduan tersebut.

sanksi hukum menolak rupiah asli

bank indonesia juga mengingatkan masyarakat bahwa menolak rupiah yang masih berlaku merupakan sebuah pelanggaran hukum.

berdasarkan undang-undang nomor 7 tahun 2011 pasal 23 ayat 1, rupiah wajib diterima sebagai alat pembayaran.

apabila kamu menemukan pedagang yang menolak, laporan dapat diteruskan kepada pihak kepolisian republik indonesia untuk ditindaklanjuti.

edukasi kepada para pedagang sangat diperlukan agar ekosistem ekonomi tetap berjalan lancar dan masyarakat tidak lagi dirugikan saat berbelanja.

menariknya kasus penolakan ini justru membuka wawasan baru terkait nilai intrinsik dari edisi terbatas tersebut.

beberapa pengguna x sempat menyebut bahwa pecahan ini kerap ditolak karena menyulitkan proses setor tunai administratif di mesin anjungan tunai mandiri.

"harusnya sekelas bank indonesia itu melakukan respon yg luar biasa..misal langsung gercep tugaskan kurir utk mengganti uang tsb ke pemilik, kasih bonus tambahan kek, atau tawarin pemilik uang utk menukar uang dgn pecahan lain..atau apa yg membuat pemilik mendecak kagum ke bi," tulis akun x @brewokputih117.

"masih banyak sejenisnya gak cuma di indomaret, pekerjaan yang administrasi harus melalui setoran tunai transfer ke atm dengan adanya pecahan 75ribu membuat transaksi harus menahan uang itu dan bikin makin ribet. ya pokoknya gitu lah," tulis akun x @_ygpr.

"bi d tempat aku uang receh seribu anglung dah g bisa d tukar ke uang kertas bank d sini nolak penukaran nya," tulis akun x @jancoks_rio.

"apakah ada sangsinya bagi yang nolak ?" tulis akun x @joysetiawan27.

pertanyaan ini kemudian dijawab secara tegas oleh bank indonesia dengan merujuk pada undang undang nomor 7 tahun 2011 pasal 23 ayat 1, yang menginstruksikan bahwa setiap orang dilarang menolak untuk menerima rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran.

pelaporan dapat diteruskan kepada pihak kepolisian republik indonesia apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang merugikan konsumen.

namun dari kacamata kolektor numismatik, uang peringatan seperti ini memiliki prospek nilai jual kembali yang sangat tinggi di masa depan karena kelangkaannya dan bukan sekadar alat tukar biasa.

menyadari nilai tambah ini, akun @heniloenar pada cuitan lanjutannya yang mendapat 335.000 tayangan memutuskan untuk tidak lagi membelanjakan uang tersebut dan memilih langkah investasi jangka panjang.

"buset rame bgt wadidaw. banyak yg bilang ini lumayan rare, jadinya aku simpen aja uangnya manteman. siapa tau 100 tahun lagi bisa buat tuker tambah mclaren. aamiin,"pungkasnya.

Tag
Share