bacakoran.co - jagat media sosial x digemparkan oleh prosedur dalam rekrutmen kdkmp, di mana peserta diwajibkan menjalani tes kesehatan kdkmp
protes bermula dari keluhan para pelamar yang merasa dilecehkan karena pemeriksaan fisik tersebut dinilai berlebihan untuk posisi dengan sistem kontrak hanya 2 tahun.
informasi ini pertama kali meledak dan menjadi sorotan publik melalui unggahan akun x kapten haddock (@seekhustle) pada tanggal 22 mei 2026.
cuitan yang telah menembus angka 27 ribu tayangan tersebut mempertanyakan urgensi dari pemeriksaan fisik ekstrem untuk calon manajer koperasi.
dalam tangkapan layar yang dibagikan, terungkap beberapa pengakuan mengejutkan dari para pelamar rekrutmen kdkmp di berbagai daerah.
pengguna x dengan akun @miftahhjj menyebutkan bahwa lokasi tes yang ia jalani berada di pekanbaru dengan komponen cek yang seharusnya sama di tiap daerah.
lebih parah lagi, saat ada pengguna yang bertanya apakah peserta benar-benar harus membuka seluruh pakaian, muncul konfirmasi yang meresahkan.
"bantu jawab, telanjang bulat semua tubuh depan belakang diraba dan disenter," tulis @h2h_forever25.
penjelasan lebih lanjut datang terkait latar belakang pihak penyelenggara.
akun x @ireallylvyou menyebutkan bahwa rekrutmen ini diduga diadakan di bawah instansi pertahanan dan tes dilakukan di rumah sakit aparat militer.
meskipun pemeriksaan dilakukan oleh dokter dengan jenis kelamin yang sama, metode mengumpulkan 10 orang telanjang dalam satu ruangan dianggap sangat tidak lazim untuk masyarakat sipil.
pemeriksaan fisik menyeluruh secara telanjang dan berkelompok seperti ini rentan merendahkan martabat kemanusiaan dan rawan memicu trauma psikologis jangka panjang.
gelombang penolakan keras datang dari kelompok pemerhati hak perempuan dan masyarakat.
akun x sisters in danger x simponi langsung mengkategorikan praktik ini sebagai pelanggaran berat terhadap privasi.
"kekerasan seksual ini, harus ditolak keras!" tulis @sistersindanger.
mereka mendesak agar kementerian terkait segera menghentikan praktik tidak manusiawi ini dan memastikan cek kesehatan berjalan profesional, bersifat sangat pribadi, serta menghormati batasan privasi setiap individu.
terdapat pula ketakutan dari netizen lain terkait keamanan dokumentasi dan data pribadi.
"kalau 2029 ga nyoblos wowo..... foto telanjang bakal diviralin.... kira2 begitu," tulis @andremirza, menyampaikan kekhawatirannya akan potensi penyalahgunaan wewenang di masa depan.