Pemadaman Listrik Sumatra Makan Korban: 4 Warga Tewas Akibat Keracunan Asap Genset
Tragedi mati listrik massal di Sumatra telan 4 korban jiwa --X
BACAKORAN.CO – Pemadaman listrik massal yang melanda Pulau Sumatra sejak Jumat malam berujung pada tragedi mematikan bagi masyarakat kecil.
Sebanyak 4 orang dilaporkan meninggal dunia dan 3 lainnya dalam kondisi kritis akibat keracunan asap karbon monoksida dari mesin genset.
Insiden nahas ini terjadi di 2 lokasi berbeda karena kurangnya pemahaman warga tentang bahaya mengoperasikan generator di ruang tertutup saat mencari sumber penerangan dan daya alternatif.
Informasi mengejutkan mengenai rentetan korban tewas mati listrik ini pertama kali mencuat melalui platform media sosial X.
Berdasarkan unggahan dari akun @SistersInDanger, peristiwa tragis pertama menimpa sekelompok remaja di Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat.
Awalnya ada 5 pelajar mendatangi Masjid Nurul Huda di Tanjung Pandai Sikek untuk mengisi daya ponsel karena rumah mereka gelap gulita di tengah pemadaman listrik massal Sumatra.
Sayangnya, 3 dari mereka tertidur lelap dengan kondisi mesin genset menyala sementara pintu masjid tertutup rapat.
Akibat paparan mematikan dari keracunan asap genset tersebut, 2 remaja bernama Haikal Arya Kamil usia 15 tahun dan Gibran Arrasyid usia 15 tahun ditemukan tak bernyawa.
Sementara itu, 1 korban lainnya, Burhanuddin Hakim usia 16 tahun, kini berada dalam kondisi kritis dan sedang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Ibnu Sina Yarsi, Padang Panjang.
Akun tersebut juga menegaskan bahwa ketiga korban adalah warga sekitar dan bukan santri pondok pesantren setempat.
BACA JUGA:Viral SUV Jerman Porsche Macan Pakai Plat Merah TNI, Segini Taksiran Harga dan Pajaknya
Gelapnya malam tanpa aliran listrik juga memakan korban di wilayah Sumatra Utara.
Akun X @SistersInDanger kembali melaporkan kejadian serupa di sebuah toko aksesori ponsel bernama Indrapura ACC yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatra, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.