Top! Petenis Muda Indonesia Ini Catatkan Sejarah di ITF, Ini Target Selanjutnya
Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong (17 tahun) catatkan sejarah di ajang ITF.-Pelti-
Pada gelaran ATF 16U Jakarta, dua tahun lalu, Rafa mesti mengakui keunggulan wakil Negeri Paman Sam tersebut lewat straight set, 4-6, 4-6.
"Kekalahan di ATF sudah cukup lama dan saya sudah siap buat revans. Lawan kidal sepertinya, saya akan coba cross rally ke arah backhand. Juga bakal coba main serve and volly biar cepet," ujar Rafa, penggemar Jannik Sinner.
Akan tetapi, capaian ini tak akan mudah. Brian sendiri mengincar gelar ITF kedua di Indonesia.
Langganan tur ITF di Bumi Nusantara ini meraih gelar perdananya pada akhir tahun lalu di turnamen selevel, ITF J30 Surabaya. Kala itu, ia pun mengalahkan perwakilan tuan rumah, Alfaradu Sumirat, 6-3, 6-7(5), 6-2.
BACA JUGA:Top! 6 Petenis Muda Indonesia Sukses Kawinkan Gelar di Detec Kentoeng Open Cup 2025
Sementara di tunggal putri, menyuguhkan final ideal. Unggulan pertama asal Indonesia, Gwen Emily Kurniawan (15) akan meladeni unggulan kedua asal Tiongkok, Xinran Yan (13).
Keduanya mengincar trofi perdana tur junior ITF. Keduanya pun berada dalam tren menanjak dan membukukan prestasi terbaik pada April lalu.
Gwen mencapai final turnamen selevel, ITF J30 Bình Duong, Vietnam. Sementara itu, Yan datang bermodal perempat final ITF J100 Huzhou, Tiongkok--dua tingkat lebih tinggi dari J30.
Pada semifinal, Gwen mengatasi kompatriotnya, Lulwa Naswardhani (16), dalam dua set langsung, 7-5, 6-4. Yan melewati petenis Hong Kong, Lena Lin (14), lewat straight set, 6-3, 6-4.
Turnamen bertitel resmi ITF J30 Sukoharjo adalah edisi kelima turnamen besutan DETEC. Konsisten menggelar turnamen entry level ITF di Indonesia, DETEC berharap dapat mengantarkan para petenis belia Indonesia ke sirkuit junior internasional dan memunculkan bibit baru.
