bacakoran.co

Sebelum Ditangkap Tim Kejati Sumsel, Iwan Tuaji Ajak Jadikan Nilai Luhur Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

Sehari sebelum di tangkap, Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji menjadi inspektur upacara Hari Kesaktian Pancasila, Selasa 2 Juni 2026 (foto : ist)--

BACAKORAN.CO -- Penangkapan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Iwan Tuaji SH, oleh Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu 3 Juni 2026 atas dugaan keterlibatan kasus pemerasan proyek bernilai 10 miliar rupiah mengundang keprihatinan berbagai pihak.

Betapa tidak, Wakil Bupati PALI Iwan Tuaji yang bergelar Sarjana Hukum malah menjadi pejabat di Kabupaten PALI yang tersandung masalah hukum.

Bahkan sehari sebelumnya yaitu pada 2 Juni 2026, Iwan Tuaji yang menjadi inspektur upara Hari Kesaktian Pancasila masih sempat mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang disaksikan masyarakat peserta upacara tentang nilai-nilai luhur Pancasila.

Tidak hanya itu, informasinya Iwan Tuaji juga mengingatkan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak bermain-main dengan anggaran, terlebih karena sudah ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Perjalanan Dinas.

BACA JUGA:Iwan Tuaji Tersangka , Netizen Unggah Ulang Pidato Bupati PALI Asgianto tentang Masa Keemasan Kabupaten PALI

BACA JUGA: Wakil Bupati PALI dan Kadis Bapenda Diduga Terjaring OTT Kejati Sumsel

Dalam amanatnya pada  peringatan Hari Lahir Pancasila, Iwan Tuaji mengajak seluruh masyarakat Kabupaten PALI untuk menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 

Menurutnya Pancasila bukan sekadar rangkaian kalimat semata, melainkan jiwa dan identitas bangsa yang harus terus dijaga, dirawat, dan diamalkan dalam setiap langkah pembangunan daerah maupun kehidupan sehari-hari.

Iwan Tuaji menegaskan, semangat persatuan yang terkandung dalam sila ketiga harus menjadi kekuatan utama masyarakat PALI. Dengan menjaga persatuan dan kesatuan, segala potensi sumber daya alam maupun manusia yang melimpah di daerah ini dapat dikelola secara bersama-sama demi kesejahteraan rakyat.

Demikian pula, prinsip keadilan sosial menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan, di mana kemajuan dan fasilitas yang dibangun harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, dari desa hingga perkotaan, tanpa ada yang tertinggal.

BACA JUGA:3 Ganda Campuran Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar Indonesia Open 2026

BACA JUGA:Pulang Haji Langsung Masuk Jeruji Besi, Nasib Dadan Setelah Dicopot dari Kepala BGN

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten PALI senantiasa berlandaskan amanat konstitusi dan nilai-nilai Pancasila. Setiap kebijakan, program kerja, maupun pelayanan yang disusun dan dilaksanakan diarahkan untuk memenuhi hak-hak masyarakat serta mewujudkan keadilan dan kebenaran.

Hal ini kata dia sejalan dengan tanggung jawab besar penyelenggara negara untuk melayani, melindungi, dan menyejahterakan rakyat.

Di akhir pesannya, Wakil Bupati Iwan Tuaji kembali mengajak seluruh warga PALI, mulai dari para tokoh agama, tokoh adat, pendidik, pemuda, hingga seluruh elemen masyarakat, untuk bersatu padu dan bergotong royong memajukan daerah.

Ia berharap, semangat Pancasila yang terus menyala di hati setiap warga Bumi Serepat Serasan akan membawa Kabupaten PALI menuju kemajuan, kemakmuran, dan keharmonisan yang lebih baik lagi di masa depan.

BACA JUGA:Tanpa Penonton, Uji Coba Timnas Putri Bisa Disaksikan di Televisi Ini, Catat!

BACA JUGA:John Herdman Beberkan Misi Bersama Timnas Indonesia, Yang Komit Lanjut!

Setelah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan oleh Tim Kejati Sumsel,  Pernyataan Iwan Tuaji itu langsung mengundang berbagai komentar di media sosial facebook.

@Putra Abab : Antara mulut dgn pikiran Idak sejalan????????????

@Tota Mysterio : Dak nia ke maju pali kalu di isi pejabat2 korup ????

@Aqu Aqu : Habis memperingati hari pancasila, Sekarang sedang mendalami makna² keluhuran Pancasila..kalo tidak sekarang Kapan lagi..mumpung masi bisa ????

Sebelum Ditangkap Tim Kejati Sumsel, Iwan Tuaji Ajak Jadikan Nilai Luhur Pancasila Sebagai Pedoman Hidup

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- penangkapan , sumatera selatan, , oleh tim kejaksaan tinggi (kejati) sumatera selatan (sumsel), rabu 3 juni 2026 atas dugaan keterlibatan kasus pemerasan proyek bernilai 10 miliar rupiah mengundang keprihatinan berbagai pihak.

betapa tidak, wakil bupati pali iwan tuaji yang bergelar sarjana hukum malah menjadi pejabat di kabupaten pali yang tersandung masalah hukum.

bahkan sehari sebelumnya yaitu pada 2 juni 2026, iwan tuaji yang menjadi inspektur upara hari kesaktian pancasila masih sempat mengingatkan aparatur sipil negara (asn) yang disaksikan masyarakat peserta upacara tentang nilai-nilai luhur pancasila.

tidak hanya itu, informasinya iwan tuaji juga mengingatkan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (opd) agar tidak bermain-main dengan anggaran, terlebih karena sudah ada temuan dari badan pemeriksa keuangan (bpk) terkait perjalanan dinas.

dalam amanatnya pada  peringatan hari lahir pancasila, iwan tuaji mengajak seluruh masyarakat kabupaten pali untuk menjadikan nilai-nilai luhur pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 

menurutnya pancasila bukan sekadar rangkaian kalimat semata, melainkan jiwa dan identitas bangsa yang harus terus dijaga, dirawat, dan diamalkan dalam setiap langkah pembangunan daerah maupun kehidupan sehari-hari.

iwan tuaji menegaskan, semangat persatuan yang terkandung dalam sila ketiga harus menjadi kekuatan utama masyarakat pali. dengan menjaga persatuan dan kesatuan, segala potensi sumber daya alam maupun manusia yang melimpah di daerah ini dapat dikelola secara bersama-sama demi kesejahteraan rakyat.

demikian pula, prinsip keadilan sosial menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan, di mana kemajuan dan fasilitas yang dibangun harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, dari desa hingga perkotaan, tanpa ada yang tertinggal.



lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di kabupaten pali senantiasa berlandaskan amanat konstitusi dan nilai-nilai pancasila. setiap kebijakan, program kerja, maupun pelayanan yang disusun dan dilaksanakan diarahkan untuk memenuhi hak-hak masyarakat serta mewujudkan keadilan dan kebenaran.

hal ini kata dia sejalan dengan tanggung jawab besar penyelenggara negara untuk melayani, melindungi, dan menyejahterakan rakyat.

di akhir pesannya, wakil bupati iwan tuaji kembali mengajak seluruh warga pali, mulai dari para tokoh agama, tokoh adat, pendidik, pemuda, hingga seluruh elemen masyarakat, untuk bersatu padu dan bergotong royong memajukan daerah.

ia berharap, semangat pancasila yang terus menyala di hati setiap warga bumi serepat serasan akan membawa kabupaten pali menuju kemajuan, kemakmuran, dan keharmonisan yang lebih baik lagi di masa depan.



setelah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan oleh tim kejati sumsel,  pernyataan iwan tuaji itu langsung mengundang berbagai komentar di media sosial facebook.

@putra abab : antara mulut dgn pikiran idak sejalan????????????

@tota mysterio : dak nia ke maju pali kalu di isi pejabat2 korup ????

@aqu aqu : habis memperingati hari pancasila, sekarang sedang mendalami makna² keluhuran pancasila..kalo tidak sekarang kapan lagi..mumpung masi bisa ????



@sulhan aurel : itu lah namenye lempar batu sebunyi tangan, caknyo dio tu paling jujur paling bagus di mata masyarkat cmn kenyataan nyo bert sebertnyo tinggal tunggu berita selnjutnyo spo lgi yg akan keno proses????????

Tag
Share