Plot Twist! Usai Minta Maaf Hina Ruben Onsu, Sarwendah Diduga Sewa Pasukan Buzzer ini Nominal Bayarannya
Beredar video Sarwendah minta maaf usai hina Ruben Onsu dan diisukan sewa pasukan buzzer--Thread/IG
BACAKORAN.CO – Sarwendah akhirnya merilis video permintaan maaf secara terbuka setelah viral rekaman yang diduga menghina mantan suaminya, Ruben Onsu.
Langkah klarifikasi ini diambil untuk meredam polemik yang terus menyudutkan keluarganya, terutama demi melindungi mental anak-anak mereka.
Namun di tengah upaya memperbaiki citra publik tersebut, jagat media sosial justru digemparkan oleh temuan akun thread yang membongkar dugaan pengerahan pasukan pendengung bayaran untuk memanipulasi opini di kolom komentar sang artis.
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, mantan personel Cherrybelle ini mengakui kekhilafannya karena telah melontarkan kalimat yang dinilai tidak pantas.
Sarwendah secara khusus menyoroti dampak skandal ini terhadap buah hatinya.
"Maaf yang terdalam kepada anak-anak saya. Apapun yang terjadi di antara kehidupan orang dewasa, mereka tidak seharusnya terbawa ke dalam pemberitaan yang beredar," ucapnya penuh penyesalan.
Diketahui, Sarwendah memegang hak asuh atas 3 anak termasuk Betrand Peto.
Selain menyasar anak-anak, permohonan maaf tersebut juga diarahkan kepada pihak keluarga besar dan basis penggemar setianya.
"Kepada keluarga besar saya yang juga turut merasakan ketidaknyamanan, beban pikiran, karena hal ini, saya juga mohon maaf," lanjutnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada penggemar dengan kalimat, "Kepada para penggemar saya yang selama ini tulus dan terus mendukung saya. Karena kalian, saya tidak pernah merasa sendirian. Besar rasa terima kasih saya ke kalian," tegasnya.
Plot Twist Dugaan Pengerahan Buzzer Di Media Sosial
Sayangnya, langkah taktis memulihkan nama baik ini justru tercoreng oleh sebuah temuan mengejutkan di platform thread.
Berdasarkan pantauan dari unggahan akun thread nat_paterson23 pada 11 jam yang lalu, muncul tudingan miring bahwa ada rekayasa opini publik.