Alfamart Tutup 500 Gerai di Indonesia 2026 dan Pindahkan Outlet ke Filipina, Ribuan Karyawan Bakal Kena PHK?
Alfamart tutup lebih dari 500 gerai di Indonesia sepanjang 2026 dan ekspansi besar ke Filipina.--Alfamart
BACAKORAN.CO – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) tercatat menutup lebih dari 500 gerai di Indonesia sepanjang 2026 secara bertahap.
Penutupan ini memicu kekhawatiran akan berkurangnya lapangan kerja di sektor ritel nasional di tengah persaingan yang semakin ketat.
Manajemen perusahaan menyebut sebagian besar penutupan disebabkan berakhirnya kontrak sewa, kenaikan biaya sewa, serta evaluasi lokasi yang kurang optimal.
Sementara itu, Alfamart mulai memindahkan operasionalnya ke Filipina dengan target ribuan gerai baru di negara tetangga.
BACA JUGA:Pentingnya Menyiapkan Dana Pendidikan Anak untuk Sertifikasi dan Pelatihan Khusus
Narasi dari Sumber Visual media sosial X akun @creeping5ilence pada Selasa, 9 Juni 2026, unggahan tersebut menyertakan gambar grafis berjudul “Alfamart Tutup 500 Gerai di Indonesia, Mulai Pindahkan 2400 Gerai ke Filipina."
Gambar menampilkan suasana peresmian gerai Alfamart dengan spanduk “2000th Store Opening” dan balon perayaan.
Detail Penutupan dan Alasan ResmiMenurut data yang disampaikan manajemen Alfamart, penutupan gerai dilakukan secara bertahap sepanjang tahun ini.
Faktor utama meliputi berakhirnya masa kontrak sewa lokasi dan kenaikan biaya operasional yang signifikan.
Perusahaan juga melakukan evaluasi berkala terhadap performa setiap gerai untuk memastikan efisiensi bisnis.
BACA JUGA:Duh! Ini Penyebab Pertamax Naik Tajam ke Rp16.250 per Liter, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
Di sisi lain langkah ekspansi ke Filipina menunjukkan strategi perusahaan untuk mencari pasar yang lebih ramah investasi.
Filipina dinilai menawarkan iklim bisnis yang lebih kondusif dibandingkan tantangan domestik saat ini.
Unggahan tersebut memicu beragam respons.