bacakoran.co

Takut Ditembak 2 Begal di Lampung Timur yang Rampas Uang dan HP Wara OKU Timur Pilih Menyerahkan Diri

Begal yang viral di Lampung Timur menyerahkan diri. (foto : ist)--

BACAKORAN.CO -- Intruksi tembak di tempat terhadap pelaku pencurian sepeda motor dan begal yang ditegaskan oleh Kapolda Lampung beberapa waktu lalu ternyata berdampak.

Dua begal yang aksinya terekam kamera dashboard (dashcam) milik warga di Kabupaten Lampung Timur hingga viral di media sosial pilih menyerahkan diri.

Kedua begal tersebut yaitu seorang yang masih berstatus anak-anak berinisial V dan pelaku lainnya berinisial RA menyerah kepada polisi karena takut ditembak.

Diketahui, aksi pembegalan yang dilakukan kedua pelaku terjadi di Jalan Raya Desa Sukadana Tengah, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur, Provinsi Lampung pada Senin 8 Juni 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.

BACA JUGA:Jadi Buronan Polisi dan TNI, Kopka Basar Bisa Ditembak di Tempat Jika Melawan

BACA JUGA:Natalius Pigai Tolak Begal Tembak Ditempat, Sebut Penyataan Kapolda Lampung Masuk 'MensRea'

Kasatreskrim Polres Lampung Timur, AKP Stefanus Boyoh mengatakan kedua pelaku menyerahkan diri ke Mapolres Lampung Timur pada Rabu 10 Juni 2026 sekira pukul 13.40 WIB.

Dijelaskan Stefanus, sebelum kejadian, korban melintas dari arah Way Jepara menuju Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.

Setibanya di Jalan Umum Desa Sukadana Tengah, Provinsi Lampung yang berbatasan dengan Sumatera Selatan, korban dipepet oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hijau.

Kedua pelaku kemudian memaksa korban berhenti. "Setelah korban menghentikan kendaraannya, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban. Pelaku meminta uang tunai serta telepon genggam milik korban," jelas Stefanus kepada wartawan, Rabu (10/6).

BACA JUGA:Honda Supra X 160 R Siap Menggemparkan Pasar? Bebek Sport 160 cc dengan Desain Agresif dan Fitur Modern Jadi S

BACA JUGA:All New Lamborghini Revuelto 2026: Supercar Sultan Bermesin Monster, Desain Jet Tempur dan Harga Fantastis

Karena diancam dengan senjata tajam, korban ketakutan dan  menyerahkan uang milknya sebesar Rp 500 ribu dan satu unit telepon genggam Redmi 13C.  Setelah memperdayai korban,  kedua pelak tancap gas  melarikan diri ke arah Way Jepara.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp1,5 juta dan melaporkannya ke Polres Lampung Timur.

Takut Ditembak 2 Begal di Lampung Timur yang Rampas Uang dan HP Wara OKU Timur Pilih Menyerahkan Diri

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- intruksi terhadap pelaku dan yang ditegaskan oleh kapolda lampung beberapa waktu lalu ternyata berdampak.

dua begal yang aksinya terekam kamera dashboard (dashcam) milik warga di kabupaten lampung timur hingga viral di media sosial pilih .

kedua begal tersebut yaitu seorang yang masih berstatus anak-anak berinisial v dan pelaku lainnya berinisial ra menyerah kepada polisi karena takut ditembak.

diketahui, aksi pembegalan yang dilakukan kedua pelaku terjadi di jalan raya desa sukadana tengah, kecamatan sukadana, lampung timur, provinsi lampung pada senin 8 juni 2026 sekitar pukul 09.30 wib.

kasatreskrim polres lampung timur, akp stefanus boyoh mengatakan kedua pelaku menyerahkan diri ke mapolres lampung timur pada rabu 10 juni 2026 sekira pukul 13.40 wib.

dijelaskan stefanus, sebelum kejadian, korban melintas dari arah way jepara menuju belitang, kabupaten ogan komering ulu (oku) timur, sumatera selatan.

setibanya di jalan umum desa sukadana tengah, provinsi lampung yang berbatasan dengan sumatera selatan, korban dipepet oleh dua pelaku yang mengendarai sepeda motor honda beat warna hijau.

kedua pelaku kemudian memaksa korban berhenti. "setelah korban menghentikan kendaraannya, salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam dan mengancam korban. pelaku meminta uang tunai serta telepon genggam milik korban," jelas stefanus kepada wartawan, rabu (10/6).

karena diancam dengan senjata tajam, korban ketakutan dan  menyerahkan uang milknya sebesar rp 500 ribu dan satu unit telepon genggam redmi 13c.  setelah memperdayai korban,  kedua pelak tancap gas  melarikan diri ke arah way jepara.

akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar rp1,5 juta dan melaporkannya ke polres lampung timur.

kasus pembegalan ini kemudian viral di media sosial. pasalnya saat kejadian, peristiwanya secara tidak sengaja terekam kamera  milik pengendara mobil yang melintas di lokasi kejadian.

pengendara itu kemudian diketahui bernsial ny. saat itu ny mengaku tengah membuat konten perjalanan bersama suami dan anaknya. dalam video yang beredar, terlihat korban dipepet dan dihentikan oleh dua pria bermotor.

curiga melihat kejadian itu, ny dan suaminya kemudian mendekati korban untuk memastikan situasi yang sebenarnya.

setelah mengetahui korban baru saja dibegal, ny dan suaminya mereka mengawal korban menuju polres lampung timur untuk membuat laporan polisi.

rekaman tersebut kemudian menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi dalam mengidentifikasi para pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan.

dari hasil pengembangan berdasarkan keterangan pelaku yang menyerahkan diri, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit ponsel milik korban, kotak ponsel, sebilah badik bersarung kulit, pakaian yang digunakan pelaku saat beraksi, serta sepeda motor honda beat yang digunakan dalam aksi pembgalan.



kepala polisi, kedua pelaku juga mengaku terlibat dalam aksi pembegalan lainnya yang juga terjadi di wilayah hukum polres lampung timur."keterangan kedua pelaku masih kita dalami guna mengungkap beberapa kasus pembegalan lainnya,"ujar stefanus.

Tag
Share