bacakoran.co – satuan reserse kriminal (satreskrim) polres prabumulih, sumatera selatan berhasil mengungkap dengan pemberatan (curat) yang menyasar milik seorang warga di, kecamatan prabumulih timur.
berinisial fap (31) dan ta (33), warga kelurahan karang raja iii, ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan intensif.
keduanya ditangkap pada sabtu (13/6) sekitar pukul 16.30 wib, setelah petugas mendapat informasi keberadaan salah satu pelaku, fap, di jalan anggrek, kelurahan pasar prabumulih, kecamatan prabumulih barat.
kasus pencurian rumah kosong di prabumulih itu bermula saat korban, harjanah (66), sedang menjalani pengobatan di jakarta.
rumah yang berada di jalan baru rt 002 rw 004, kelurahan tugu kecil, dalam keadaan tidak berpenghuni ketika dibobol pelaku pada jumat, 29 mei 2026 sekitar pukul 20.47 wib.
peristiwa itu terungkap setelah ketua rt setempat, marsal, menghubungi korban dan mengabarkan rumahnya telah disatroni pencuri. korban kemudian meminta bantuan saksi, riadi faturrohman, untuk memeriksa kondisi rumah.
saat dilakukan pengecekan, sejumlah barang berharga berupa peralatan rumah tangga diketahui hilang. korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke polres prabumulih. kerugian korban ditaksir mencapai rp37 juta.
menindaklanjuti laporan itu, team urc tekab 11 satreskrim polres prabumulih bergerak melakukan penyelidikan.
atas perintah kasat reskrim polres prabumulih akp jon kenedi, kanit pidum ipda andika nasywa widyadhana bersama tim langsung bergerak ke lokasi. fap berhasil diamankan tanpa perlawanan.
dari hasil pemeriksaan awal, fap mengaku tidak beraksi sendirian. polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap ta di wilayah kelurahan karang raja iii.
selain menangkap kedua pelaku, polisi juga menyita enam set peralatan rumah tangga merek vicenza yang diduga merupakan hasil kejahatan. barang bukti tersebut kini diamankan di satreskrim polres prabumulih bersama kedua tersangka.
kasat reskrim polres prabumulih akp jon kenedi menegaskan pihaknya akan terus menindak tegas pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat.
"kami akan terus melakukan tindakan tegas terhadap setiap pelaku tindak pidana yang meresahkan masyarakat. ini bentuk komitmen kami dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat," tegasnya.
sementara itu, ipda andika nasywa widyadhana mengatakan pengungkapan kasus curat di prabumulih ini merupakan hasil penyelidikan intensif yang dilakukan jajarannya.
"setelah memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku, tim langsung bergerak cepat melakukan penangkapan. dari hasil pengembangan, kami berhasil mengamankan pelaku lainnya beserta barang bukti," ujarnya.
kini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. keduanya dijerat pasal 477 kuhp tentang pencurian dengan pemberatan.