Syok! Dana Operasional Damkar Yogyakarta Dipangkas, Petugas Rela Keluarkan Uang Pribadi Demi Bantu Warga
Anggaran Damkar Yogyakarta dipangkas hingga September 2026--Twitter
BACA JUGA:Riyanti Ardila, ASN Pemkab Ogan Ilir Viral Maki Kurir Paket, Kini Minta Maaf, Begini Kronologinya
Petugas Damkar merupakan garda terdepan penyelamatan nyawa, mulai dari kebakaran, evakuasi korban bencana, hingga penanganan darurat sehari-hari.
Penggunaan uang pribadi menunjukkan dedikasi tinggi, namun juga mengindikasikan adanya kesenjangan prioritas alokasi anggaran daerah.
Keunggulan manuver tim Damkar dengan armada kompak justru bisa terganggu jika kendaraan operasional tidak terawat optimal, yang pada akhirnya berisiko terhadap kecepatan respons dan nilai jual kembali aset dinas.
Netizen pun ramai bereaksi. "Semua dipangkas kecuali embegeh," tulis @wardanax19.
BACA JUGA:DPR Soroti Pemborosan Kementerian HAM: Anggaran Rp700 Miliar, Operasional Hanya Rp40 Miliar
"Najis, giliran buat loreng ijo, isilop sama embege pastiii gede sampe luber anggarannya," komentar @itsmxzoey.
"sama orang yg justru rakyat lebih taruh kepercayaan disitu... malah digituin," tulis @kebayoranbentar.
Banyak yang menyoroti ironi di mana instansi yang hasil kerjanya nyata justru mendapat perlakuan berbeda dibandingkan proyek lain.
Pemangkasan anggaran Damkar ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah melalui APBD Perubahan.
Masyarakat diimbau tetap bijak melaporkan kejadian darurat melalui call center resmi agar sumber daya tetap terjaga.