bacakoran.co – empat mahasiswa dilarikan ke rumah sakit cipto mangunkusumo (rscm) usai diduga mengalami pemukulan dan diinjak aparat keamanan selama aksi di kawasan cikini, jakarta pusat, senin (15/6/2026).
peristiwa ini terjadi saat dpc gmni jakarta timur dan dpc gmni jakarta pusat menggelar demonstrasi yang berujung .
video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan suasana chaos dengan asap dan kerumunan massa.
kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar soal penanganan demonstrasi damai oleh aparat.
banyak pihak menyoroti pentingnya perlindungan hak menyampaikan pendapat mahasiswa sebagai bagian dari demokrasi.
kronologi kejadian dari video viralvideo berdurasi sekitar 2 menit 19 detik yang diunggah akun x @salam4jari pada senin, 15 juni 2026,menampilkan narasi dan rekaman langsung dari lokasi.
dalam narasi video tersebut, terlihat adegan kerumunan demonstran berbaur dengan aparat, asap tebal mengepul (diduga gas air mata), serta beberapa orang yang terjatuh dan dibantu.
salah satu adegan menunjukkan seorang petugas berpakaian dinas sedang membantu korban yang tampak kesakitan di dekat kursi roda, sementara adegan lain memperlihatkan bentrok fisik di tengah jalan malam hari.
menurut keterangan dalam unggahan tersebut, "empat mahasiswa dilarikan ke rscm usai diduga dipukul dan diinjak aparat."
aksi ini digelar oleh dpc gmni jakarta timur dan dpc gmni jakarta pusat di kawasan cikini.
sumber video asli disebut berasal dari instagram @marhaenisubk yang diambil ulang dalam kompilasi ini.
reaksi netizen dan komentar publikreaksi publik sangat masif di platform x.
“mau diliat dari mana juga ga ada pantes2nya kelakuan arogan sama masyarakat begitu," tulis @thezaym.
“sparing tanpa bawa seragam," tulis @svckryn.
banyak yang mengecam tindakan aparat dengan istilah keras seperti “biadab” dan “zionis.”
beberapa komentar lain menyoroti kehadiran penyandang disabilitas di tengah kerusuhan dan mempertanyakan kemampuan aparat membedakan demonstran dengan warga sipil.