bacakoran.co

Tegas! Mahasiswa UBK MH Thamrin Tolak Makan Malam Gibran dan Beri Tenggat 5x24 Jam untuk 6 Tuntutan

Mahasiswa UBK dan MH Thamrin Bertemu Wapres Gibran, Beri Tenggat 5x24 Jam untuk Tuntutan Ekonomi dan Politik--Twitter

BACA JUGA:Miris, 4 Mahasiswa Dilarikan ke RSCM Diduga Dipukul dan Diinjak Aparat Saat Aksi Demo GMNI Cikini Jakarta

Pada 16 Juni 2026, pihak Istana Wakil Presiden merespons melalui pernyataan bahwa “Tidak ada kesepakatan Wapres Gibran dengan Mahasiswa, kami hanya mendengar.”

Pernyataan ini disampaikan terkait tenggat waktu yang diberikan mahasiswa. 

Komentar netizen mencerminkan berbagai sikap.

“Menolak makan malam, menagih jawaban. 5x24 jam. Rakyat menunggu,” tulis @pecintareybahan

"Semoga bener bener tersampaikan dan didenger. Dan bberapa hari kedepan ada perubahan ke yang lebih baik. Udah positif thinking ini, awas aja hasilnya absurd," tulis @dairydaymee.

BACA JUGA:Syok! Dana Operasional Damkar Yogyakarta Dipangkas, Petugas Rela Keluarkan Uang Pribadi Demi Bantu Warga

"Semoga semua yg disitu dilindungi dari orang dzolim ya kak. Semoga petinggi pemerintah tergerak hatinya ngeliat mahasiswa begini tuh kepingin ada perubahan.. ya Allah," tulis @taditamalia67.

"Perlu terus di kwal, walaupun udah bisa menyampaikan aspirasi tapi kita harus liat juga sejauh mana mereka mau bebenah, atau cuma aksi yang pura2 perduli doang," tulis @alfiakhfa.

Tegas! Mahasiswa UBK MH Thamrin Tolak Makan Malam Gibran dan Beri Tenggat 5x24 Jam untuk 6 Tuntutan

Asep

Aria


bacakoran.co – mahasiswa dari universitas bina kusuma (ubk) dan universitas mohammad husni thamrin (mh thamrin) menyampaikan kepada wakil presiden gibran rakabuming raka di istana pada senin sore, 15 juni 2026. 

pertemuan ini berlangsung setelah di sekitar patung kuda.

perwakilan mahasiswa menolak undangan makan malam dan memberikan tenggat waktu 5x24 jam kepada pemerintah untuk menindaklanjuti tuntutan mereka.

jika tidak ada respons konkret, mereka mengancam akan menggelar

seperti informasi yang dikutip akun @bismillahyuk_, video menampilkan ringkasan hasil pertemuan dengan poin-poin jelas bahwa tuntutan akan diteruskan ke presiden, disertai penegasan tenggat waktu dan penolakan undangan makan malam.

suasana menunjukkan mahasiswa tetap tegas meski berada di dalam istana. 

enam tuntutan yang disampaikan meliputi: 

1. menghentikan sementara dan mengevaluasi secara menyeluruh program makan bergizi gratis (mbg) serta koperasi desa merah putih.  

2. meninjau kembali undang-undang kepolisian republik indonesia.  

3. menghentikan militerisme dan menegakkan supremasi sipil.  

4. mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ketahanan ekonomi nasional.  

5. menjamin hak pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau bagi seluruh rakyat indonesia.  

6. meninjau kembali kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak yang dinilai membebani masyarakat. 

pada 16 juni 2026, pihak istana wakil presiden merespons melalui pernyataan bahwa “tidak ada kesepakatan wapres gibran dengan mahasiswa, kami hanya mendengar.”

pernyataan ini disampaikan terkait tenggat waktu yang diberikan mahasiswa. 

komentar netizen mencerminkan berbagai sikap.

“menolak makan malam, menagih jawaban. 5x24 jam. rakyat menunggu,” tulis @pecintareybahan

"semoga bener bener tersampaikan dan didenger. dan bberapa hari kedepan ada perubahan ke yang lebih baik. udah positif thinking ini, awas aja hasilnya absurd," tulis @dairydaymee.

"semoga semua yg disitu dilindungi dari orang dzolim ya kak. semoga petinggi pemerintah tergerak hatinya ngeliat mahasiswa begini tuh kepingin ada perubahan.. ya allah," tulis @taditamalia67.

"perlu terus di kwal, walaupun udah bisa menyampaikan aspirasi tapi kita harus liat juga sejauh mana mereka mau bebenah, atau cuma aksi yang pura2 perduli doang," tulis @alfiakhfa.

Tag
Share